6 Penyebab Telapak Tangan Berkeringat, Deteksi Sedini Mungkin

Selasa, 19 Mei 2020 16:46 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda
6 Penyebab Telapak Tangan Berkeringat, Deteksi Sedini Mungkin Ilustrasi telapak tangan. ©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/file404

Merdeka.com - Pada beberapa orang, ada yang mengalami kondisi dimana pada bagian telapak tangan seringkali licin dan basah karena berkeringat. Biasanya hal tersebut terjadi saat Anda sedang dalam keadaan gugup. Namun, jika Anda sering mengalami hal tersebut, sebaiknya Anda perlu menelusuri kemungkinannya.

Telapak tangan atau telapak kaki merupakan bagian tubuh yang memang seharusnya jarang berkeringat. Namun, faktanya adalah beberapa orang mengalami tangan yang berkeringat yang muncul kapan saja dan dimana saja. Bahkan, ketika suhu di sekitar ruangan tidak panas. Keluhan tersebut diketahui sering terjadi pada 3% populasi manusia di dunia.

Di dalam dunia medis, kondisi keringat berlebih ini sering disebut juga sebagai hiperdrosis. Hiperdrosis biasanya dialami pada area tertentu saja seperti tangan, kaki, ketiak, dan terkadang juga wajah. Tak jarang juga dialami oleh seluruh tubuh. Biasanya, kondisi ini dialami setidaknya satu kali dalam seminggu tanpa adanya hal atau kondisi yang mendasarinya.

Jika keringat seringkali terjadi di telapak tangan, kondisi tersebut dikenal dengan hiperdrosis palmar. Di masyarakat, keluhan tersebut sering dikaitkan dengan penyakit jantung, padahal hal tersebut belum tentu sepenuhnya benar.

Untuk mengetahui secara rinci, berikut kami rangkum 6 penyebab telapak tangan berkeringat, yang dilansir dari berbagai sumber.

1 dari 6 halaman

1. Faktor Psikologis

Penyebab telapak tangan berkeringat yang pertama adalah dipengaruhi oleh faktor psikologis. Perasaan cemas, khawatir, stres, ataupun panik dapat berimbas kepada meningkatnya produksi keringat, khususnya di telapak tangan.

Di saat seseorang sedang mengalami masalah ataupun gugup misalnya harus berbicara di depan umum atau orang banyak, telapak tangan akan terasa basah. Hal tersebut terjadi karena tubuh telah mengeluarkan hormon stres (kortisol) yang dapat meningkatkan denyut jantung dan suhu tubuh.

Sebagai bentuk penyesuaian akan kondisi tersebut, tubuh mengeluarkan keringat untuk membuang panas.

2 dari 6 halaman

2. Faktor Makanan

ilustrasi makanan sehat

©Pixabay

Penyebab telapak tangan berkeringat yang berikutnya dipengaruhi oleh konsumsi makanan tertentu. Ada beberapa makanan yang bisa meningkatkan produksi keringat di tubuh Anda.

Makanan-makanan yang dapat memberikan pengaruh besar diantaranya adalah makanan pedas, kafein, dan alkohol. Ketiganya diketahui dapat meningkatkan suhu tubuh, sehingga keringat yang keluar jadi lebih banyak.

3 dari 6 halaman

3. Merokok

Merokok merupakan suatu kebiasaan yang sangat umum di kalangan banyak orang. Merokok seolah akan menjadi candu dan sangat sulit untuk bisa memberhentikan kebiasaan ini. Faktanya, di balik kebiasaan ini banyak sekali penyakit yang mengintai para peminatnya diantara kanker paru-paru, ataupun penyakit yang lain.

Namun, bukan hanya penyakit itu saja. Kebiasaan merokok ternyata juga memberi dampak dan penyebab telapak tangan berkeringat. Kebiasaan merokok diketahui akan dapat meningkatkan reaksi sara simpatik, yang fungsinya adalah meningkatkan denyut nadi dan keringat. Maka dari itu, telapak tangan seringkali dalam kondisi berkeringat

4 dari 6 halaman

4. Berat Badan Berlebih

013 indra cahya

© thesun.co.uk

Penyebab telapak tangan berkeringat yang selanjutnya adalah berat badan yang berlebih atau obesitas. Hiperhidrosis sangat mungkin terjadi. Tak hanya di telapak tangan, tetapi di seluruh bagian tubuh.

Penyebab dari hal ini adalah pada mereka yang memiliki berat badan berlebih akan memiiki suhu tubuh yang lebih tinggi. Penyebabnya adalah dikarenakan sel lemak yang banyak akan bersifat sebagai isolator atau penyekat panas.

Selain hal itu, obesitas juga akan membuat seseorang membutuhkan tenaga yang lebih banyak saat bergerak. Hal ini dapat menyebabkan mudahnya tubuh untuk mengeluarkan keringat.

5 dari 6 halaman

5. Penyakit Penyerta

Penyebab telapak tangan berkeringat yang selanjutnya dikarenakan oleh adanya faktor penyakit penyerta. Penyakit gondok atau hipertiroidisme juga dapat dicurigai sebagai penyebab keringat berlebih.

Hormon tiroid dari kelenjar gondok tersebut memiliki peran pada metabolisme tubuh. Jika terjadi kelainan dan menyebabkan tiroid berlebih, maka dapat dipastikan metabolisme tubuh akan berada pada level yang tertinggi. Akibatnya adalah tubuh akan menjadi panas dan banyak mengeluarkan keringat.

Selain itu, penyakit diabetes atau kencing manis juga dapat memunculkan adanya keluhan keringat dingin, yang pada akhirnya dapat menjadi penyebab telapak tangan Anda akan mengeluarkan keringat yang berlebih. Maka dari itu, deteksi sejak dini akan sangat penting untuk dilakukan.

6 dari 6 halaman

6. Genetik

008 hikmah wilda amalia

©2015 Merdeka.com

Penyebab telapak tangan berkeringat yang terakhir adalah faktor genetik. Meskipun faktor psikologis diketahui menjadi penyebab utama dari keringat yang berlebihan, tetapi peran faktor genetik tak bisa diabaikan.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada 2002, telah ditemukan adanya keterkaitan genetik pada kejadian keringat di telapak tangan. Artinya, apabila salah satu atau kedua orang tua juga sering berkeringat di telapak tangan, kemungkinan Anda akan mengalaminya juga.

Telapak tangan yang sering berkeringat memang tak selalu berbahaya. Meskipun demikian, Anda akan disarankan untuk konsultasi ke dokter jika sering berkeringat padahal kondisi psikis dalam keadaan baik.

Keringat biasanya dapat mengucur deras pada malam hari, atau gejala tersebut juga dialami di telapak kaki, ketiak, bahkan di seluruh tubuh. Dokter akan melakukan wawancara fisik dan bila perlu akan dilakukan pemeriksaan lainnya untuk menemukan penyebabnya.

[raf]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini