6 Makanan Pencegah Anemia yang Bisa Dikonsumsi, Salah Satunya Daging

Rabu, 25 Mei 2022 17:24 Reporter : Edelweis Lararenjana
6 Makanan Pencegah Anemia yang Bisa Dikonsumsi, Salah Satunya Daging Ilustrasi anemia. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/alexskopje

Merdeka.com - Berikut ini adalah beberapa jenis makanan pencegah anemia yang patut untuk Anda ketahui. Terlebih jika Anda adalah penderita anemia dan sering kambuh, Anda harus menjaga tubuh dengan cara memerhatikan asupan makanan selain obat-obatan.

Anemia adalah kondisi yang terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat. Kondisi ini terutama disebabkan oleh kehilangan darah, penghancuran sel darah merah, atau ketidakmampuan tubuh untuk membuat sel darah merah yang cukup.

Anemia sendiri terdiri dari beberapa jenis, dan jenis yang paling umum adalah anemia defisiensi besi. Sel darah merah mengandung protein yang disebut hemoglobin. Hemoglobin penuh dengan zat besi. Tanpa zat besi yang cukup, tubuh tidak dapat membuat hemoglobin yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah yang cukup untuk mengirimkan darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh.

Kekurangan folat dan vitamin B-12 juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk membuat sel darah merah. Diet kaya zat besi, vitamin B, dan vitamin C adalah hal yang sangat penting bagi Anda para penderita anemia. Berikut adalah beberapa jenis makanan pencegah anemia yang perlu untuk Anda konsumsi, dilansir dari laman healthline.com.

2 dari 4 halaman

1. Sayuran Hijau

Makanan pencegah anemia yang pertama adalah sayur-sayuran berdaun hijau. Sayuran berdaun hijau adalah salah satu sumber zat besi nonheme terbaik. Jenis sayuran ini adalah bayam, kubis, sawi, dan sejenisnya. Beberapa sayuran berdaun hijau seperti lobak dan sawi juga mengandung folat.

Diet rendah folat dapat menyebabkan anemia defisiensi folat. Sementara, buah jeruk, kacang-kacangan, dan biji-bijian merupakan sumber folat yang baik. Untuk itu Anda juga harus mengonsumsinya.

Beberapa sayuran hijau tinggi zat besi, seperti bayam dan kangkung, juga tinggi akan kandungan oksalat. Oksalat ini dapat mengikat dengan besi, mencegah penyerapan besi nonheme. Jadi, meskipun mengonsumsi sayuran hijau sebagai bagian dari diet anemia secara keseluruhan bermanfaat, jangan hanya bergantung pada makanan ini untuk mengobati kondisi tersebut.

Sementara itu, vitamin C diketahui dapat membantu perut menyerap zat besi. Makan sayuran berdaun hijau dengan makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, paprika merah, dan stroberi dapat meningkatkan penyerapan zat besi.

2. Daging dan unggas

Makanan pencegah anemia yang kedua adalah daging dan unggas. Semua daging dan unggas mengandung zat besi heme. Daging merah, daging domba, dan daging rusa adalah sumber terbaik.

Mengonsumsi daging atau unggas dengan makanan zat besi nonheme, seperti sayuran berdaun hijau, bersama dengan buah yang kaya vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi dengan maksimal.

3 dari 4 halaman

3. Seafood

Makanan pencegah anemia yang ketiga adalah seafood. Beberapa jenis seafood atau makanan laut menyediakan kandungan zat besi heme. Kerang seperti tiram, kepiting, dan udang adalah sumber yang baik. Sebagian besar ikan juga mengandung zat besi.

Jenis ikan dengan kadar zat besi terbaik antara lain tuna kaleng atau segar, ikan kembung, ikan kuwe, dan ikan salmon baik yang segar atau kalengan. Perlu diperhatikan, meskipun sarden kalengan adalah sumber zat besi yang baik, mereka juga tinggi kandungan kalsium.

Kalsium dapat mengikat dengan besi dan mengurangi penyerapannya. Makanan tinggi kalsium tidak boleh dimakan bersamaan dengan makanan kaya zat besi.

4. Makanan yang Diperkaya

Makanan pencegah anemia yang ke empat adalah jenis makanan yang diperkaya. Banyak makanan yang diperkaya dengan zat besi. Tambahkan makanan ini ke dalam diet Anda jika Anda seorang vegetarian atau kesulitan untuk makan sumber zat besi lainnya.

Jenis-jenis makanan yang diperkaya pun banyak sekali, di antaranya jus jeruk yang diperkaya, sereal siap saji yang diperkaya, makanan yang terbuat dari tepung halus yang diperkaya seperti roti putih, pasta yang diperkaya, makanan yang terbuat dari tepung jagung yang diperkaya, hingga nasi putih yang diperkaya.

4 dari 4 halaman

5. Kacang-Kacangan

Makanan pencegah anemia yang kelima adalah kacang-kacangan. Kacang merupakan sumber zat besi yang baik untuk vegetarian dan para pemakan daging. Terlebih, kacang juga murah dan serbaguna.

Beberapa kacang pilihan yang kaya akan zat besi dan dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita anemia adalah kacang merah, buncis, kedelai, kacang polong hitam, kacang hitam, dan kacang polong.

6. Biji-Bijian

Makanan pencegah anemia yang ke enam adalah biji-bijian. Banyak jenis biji-bijian yang merupakan sumber zat besi yang baik. Rasanya pun enak dan cocok untuk konsumsi bersama dengan bahan makanan yang lain.

Beberapa jenis biji-bijian yang mengandung zat besi dan baik untuk dikonsumsi oleh Anda yang memiliki penyakit anemia adalah biji labu, kacang mete, kacang pistachio, biji rami, kacang pinus, dan biji bunga matahari. [edl]

Baca juga:
Dampak Anemia pada Ibu Hamil, Bayi Bisa Stunting
Gejala Anemia yang Biasa Muncul beserta Penyebabnya, Wajib Diketahui
Cara Mencegah Anemia yang Menarik Diketahui, Perhatikan Asupan Makanan
Pastikan untuk Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Anak agar Terhindar dari Anemia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini