Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

50 Pantun Selamat Datang Berbagai Acara, Buat Suasana Meriah

50 Pantun Selamat Datang Berbagai Acara, Buat Suasana Meriah ilustrasi pidato. edexec.co.uk

Merdeka.com - Pantun selamat datang memiliki peran penting dalam menciptakan atmosfer yang hangat dan menyenangkan saat seseorang diterima atau disambut di suatu tempat. Pantun selamat datang memiliki daya tarik yang unik dan menghibur. Dengan irama yang khas dan kata-kata yang bermain-main, pantun ini mampu membuat orang tersenyum dan merasa dihargai saat mereka tiba di suatu tempat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pantun adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi.

Pantun telah umum digunakan dalam berbagai kesempatan oleh masyarakat Indonesia, baik secara formal maupun nonformal. Sebut saja di acara-acara penyambutan kantor, universitas, dan sejenisnya, seringkali diselipkan pantun selamat datang untuk para hadirin. Pantun selamat datang akan membantu mencairkan suasana, membuatnya semakin meriah.

Jika Anda ingin menggunakan pantun dalam kata-kata sambutan di sebuah acara, maka artikel pantun selamat datang berikut ini sangat pas untuk Anda. Pilih salah satunya untuk digunakan, untuk menyapa tamu undangan agar acara dapat dimulai dengan lebih luwes dan akrab.

Ciri-Ciri Pantun

Pantun merupakan salah satu bentuk puisi asli Indonesia yang lahir dari budaya Melayu. Pantun memiliki aturan pada setiap baris dan baitnya.

Secara umum, pantun adalah jenis puisi lama yang setiap baitnya terdiri dari empat baris. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu) yang tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi.

Dalam bahasa Jawa, pantun dikenal dengan parikan. Sedangkan dalam bahasa Sunda terkenal dengan paparikan. Pantun mengandung ide kreatif dan kritis, serta padat maknanya. Pantun merupakan sastra lisan pada zaman dahulu, sekarang pantun banyak dijumpai dalam bentuk tulisan.

Lantaran termasuk puisi lama, pantun memiliki aturan terikat dalam penciptaannya. Sebuah pantun dapat dikenal dari ciri-ciri pantun itu sendiri. Ciri-ciri pantun tersebut antara lain:

1. Terdiri dari empat baris setiap baitnya

Puisi lama yang satu ini memiliki ciri-ciri pantun khas yang kuat, yaitu tiap baitnya selalu terdiri atas empat baris. Barisan kata-kata pada pantun dikenal juga dengan sebutan larik. Setiap baris terdiri dari minimal delapan kata dan maksimal 12 kata.

2. Memiliki pola

Ciri-ciri pantun lainnya yang mudah dikenali adalah pola. Ada dua pola yang biasanya terdapat dalam pantun, yakni pola a-b-a-b dan a-a-a-a.

3. Memiliki sampiran dan isi

Ciri-ciri pantun yang berikutnya adalah sampiran dan isi. Dua baris pertama disebut dengan sampiran. Sampiran biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud, selain untuk mengantarkan rima sajak. Sementara, isi berada pada baris ketiga dan keempat, yang berisi pesan atau makna utama dari sebuah pantun.

4. Tidak ada nama penulis

Ciri-ciri pantun yang selanjutnya adalah tidak terdapat nama penulis, berbeda dengan puisi atau karya sastra lainnya. Hal ini dikarenakan dahulu penyebaran pantun dilakukan secara lisan.

Adapun contoh pantun selamat datang yang dapat Anda gunakan sebagai contoh maupun inspirasi adalah sebagai berikut;

Pantun Selamat Datang Menyambut Audiens

1. Tujuh kereta kita sandarkan

Biar tak lelah mengangkut vanila

Sebelum acara kita lanjutkan

Mari sejenak tundukkan kepala.

2. Cinta perih di titik nadir

Pacar menjauh, sedihlah hati

Terima kasih berkenan hadir

Semoga Tuhan selalu memberkati.

3. Nelayan menangkap ikan tongkol

Dijual dua ke pasar raya

Saya di sini sebagai protokol

Semoga bisa membawakan acara.

4. Mendapat daun si anak dara

Di bawah sarang burung tempua

Salam santun pembuka bicara

Selamat datang untuk semua.

5. Langit petang tiada berawan

Pagi berselimut di pertigaan

Selamat datang tuan dan puan

Kami sambut dengan kebanggaan.

6. Sungai Mahakam airnya bersih

Naik rakit seorang brigadir

Kami ucapkan terima kasih

Buat hadirin yang telah hadir.

7. Tentara menginap di dalam asrama

Sudah sembahyang belajar agama

Selamat datang para tamu ternama

Segala kekurangan mohon diterima.

8. Bunga melati sedang berkembang

Tumbuh indah di atas jambangan

Gembira hati terasa riang

Hadirin datang penuhi undangan.

9. Kain dijual panjang sekilan

Bunga dipetik di dekat kolam

Selamat datang hadirin sekalian

Izinkan kami mengucapkan salam.

10. Tidur terlentang tolong dibangunkan

Karena harus mendengar wejangan

Selamat datang kami persembahkan

Jangan sungkan menikmati hidangan.

11. Air beriak tanda tak dalam

Air tenang seperti berlian

Izinkan saya ucapkan salam

Untuk para hadirin sekalian.

12. Pagi hari makan kelapa

Rasanya enak bikin tertawa

Kita di sini telah berjumpa

Untuk acara yang istimewa.

13. Biarkan kayu menjadi abu

Abunya putih bagaikan susu

Selamat datang bapak dan ibu

Tetap semangat janganlah lesu.

14. Mentari tenggelam menjelang petang

Burung kasuari mondar-mandir

Kami ucapkan selamat datang

Terima kasih berkenan hadir.

15. Wanita jelita menjadi biduan

Bingung sejenak cari alamat

Selamat datang tuan dan puan

Semoga acara ini membawa manfaat.

16. Petik sekuntum bunga pematang

Bunganya kecil dimakan ngengat

Assalamualaikum selamat datang

Ku sapa hadirin dengan hangat.

17. Tanjung Pinang Tanjung Pura

Pantainya indah dekat bandara

Hati senang jiwa gembira

Kita bersua di sebuah acara.

18. Jauh pulau dari Malaka

Pergi haji ke Kota Makkah

Dengan Bismillah acara dibuka

Semoga semuanya mendapat berkah.

19. Semua tulisan harus dirangkum

Sebelum dikirim ke Kota Belgia

Ku ucapkan assalamualaikum

Untuk hadirin hadirat yang berbahagia.

20. Petiklah mangga dengan galah

Jatuh dua menjadi terpencar

Izinkan saya ucapkan bismillah

Semoga acara berlangsung lancar.

21. Ingin rasa memakan kari

Kari cendawan batang keladi

Girang rasa tidak terperi

Bertemu rekan yang baik budi.

22. Motor rusak jangan dipukul

Nanti bisa menjadi mati

Karena semua sudah berkumpul

Mari kira buka acara ini.

23. Jarum hilang di tengah jerami

Kain kebaya di dalam peti

Selamat datang di tempat kami

Semoga bahagia melekat di hati.

24. Bunga selasih di tepi selokan

Meja makan buat angkringan

Terima kasih kami ucapkan

Kepada tamu dan para undangan.

25. Petang-petang memancing ikan

Ikan dikukus sedap rasanya.

Selamat datang kami sampaikan

Silakan duduk pada tempatnya.

Pantun Selamat Datang Meriahkan Acara

1. Mentari terbit belumlah tinggi

Jalan sendiri menunggu pacar

Assalamualaikum selamat pagi

Semoga acara ini berjalan lancar.

2. Tebing tinggi di atas gunung

Merapi hati-hati bila sedang mendaki

Hidup ini tak bisa diulangi

Mari kita mulai saja acara ini

3. Badan kekar umurnya tua

Bawa pedang bukanlah petani

Apa kabar hadirin semua

Selamat datang di acara ini.

4. Berlibur ke Tanjung Pinang naik kapal selam

Nunggunya di pinggir dermaga

Ketika ada yang mengucap salam

Harap dijawab dengan lantang dan bertenaga

5. Bertemu teman yang lama tak sua

Ternyata dia bergelar sarjana hukum

Assalamualikum kawan semua

Semoga bibir berhias senyum.

6. Duduk meja sambil makan

Pemandangannya hutan ilalang

Beribu terima kasih kami haturkan

Teruntuk saudara-saudari yang telah datang

7. Singgah sebentar di rumah Basir

Meminta tomat dan pepaya

Untuk Anda yang telah hadir

Salam hormat dari saya.

8. Sakit perut jangan ditahan

Karena banyak makan makaroni

Puji syukur kepada Tuhan

Kita bertemu di acara ini.

9. Nasi ketan ditambah ragi

Jadikan tape buat nostalgia

Hadirin sekalian selamat pagi

Semoga selalu sehat bahagia.

10. Jangan berisik naik sepeda motor

Dari kota Solo membawa gitar

Terima kasih saudara moderator

Izinkan saya berpidato sebentar.

11. Di kota Padang ada goa keramat

Letaknya dekat dari rumah Si Mamat

Selamat datang hadirin yang terhormat

Semoga senantiasa mendapat rahmat.

12. Hidung mampet berisi lendir

Bersin-bersin kaki terkilir

Terimakasih telah berkenan hadir

Semoga rezeki terus mengalir.

13. Adik mendengkur jangan ditahan

Dia bermimpi bertemu bekantan

Puji syukur panjatkan kepada Tuhan

Telah memberi nikmat berupa kesempatan.

14. Pergi ke gunung pagi hari

Di atas ada hujan petir

Selamat datang para hadirin

Beribu terimakasih karena telah hadir

15. Kopi luwak mahal sekali

Kopi hitam pahit sekali

Hormat kami untuk hadirin

Ijinkan saya mulai acara ini

16. Nelayan pergi mencari ikan

Untuk anak istrinya makan

Salam cinta saya haturkan

Untuk para hadirin sekalian

17. Taman hijau yang asri bersih

Selalu dijaga sepenuh hati

Beribu terimakasih dari kami

Telah berkenan hadir ke reuni ini

18. Air beriak tanda tak dalam

Air tenang seperti berlian

Izinkan saya ucapkan salam

Untuk para hadirin sekalian.

19. Pagi hari makan kelapa

Rasanya enak bikin tertawa

Kita di sini telah berjumpa

Untuk acara yang istimewa.

20. Wanita jelita menjadi biduan

Bingung sejenak cari alamat

Selamat datang tuan dan puan

Semoga acara ini membawa manfaat.

21. Saat berjumpa rasanya haru

Kenangan indah tak terlupakan

Kepada Anda anggota baru

Selamat datang kami ucapkan.

22. Pagi hari makan kelapa

Rasanya enak bikin tertawa

Kita di sini telah berjumpa

Untuk acara yang istimewa.

23. Cahaya lilin bertabur bintang

Lampunya redup diterangkan.

Untuk hadirin yang sudah datang

Assalamualaikum kami haturkan.

24. Buah matang dipetik kemarin

Lalu dibawa kepada umi.

Selamat datang para hadirin

Ada kekurangan harap dimaklumi.

25. Jenderal berbintang bicara hukum

Juga berbincang tetang kurikulum.

Selamat datang, assalamualaikum

Jika ada kurang, harap maklum.

(mdk/edl)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP