Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

10 Mitos Tentang Kucing, Dipercaya dapat Membawa Rejeki

<b>10 Mitos Tentang Kucing, Dipercaya dapat Membawa Rejeki</b>

10 Mitos Tentang Kucing, Dipercaya dapat Membawa Rejeki

Kucing telah menjadi teman setia manusia sejak ribuan tahun lalu, tak heran ada banyak mitos mengenainya.

Kucing merupakan salah satu hewan berbulu yang menggemaskan dan imut hingga membuat cukup banyak orang jatuh hati. Tak heran kucing menjadi binatang peliharaan favorit. Ada berbagai jenis kucing dengan ciri khas masing-masing mulai dari bulu hingga perbedaan ukuran yang beragam.

Kucing merupakan salah satu hewan berbulu yang menggemaskan dan imut hingga membuat cukup banyak orang jatuh hati. Tak heran kucing menjadi binatang peliharaan favorit. Ada berbagai jenis kucing dengan ciri khas masing-masing mulai dari bulu hingga perbedaan ukuran yang beragam.

Bukan saja menggemaskan dengan wajah yang imut, perawatan kucing terbilang cukup mudah dan anti ribet. Sebab itulah binatang berbulu ini jadi favorit banyak orang untuk jadi peliharaan.

Kucing telah menjadi teman setia manusia sejak ribuan tahun lalu. Dan selama itu pula, mereka telah menjadi sumber berbagai mitos kucing dan kepercayaan menarik. Mitos tentang kucing tersebut bahkan menjamur di berbagai negara dengan variasi masing-masing. Namun, seberapa banyak mitos tentang kucing yang benar-benar berdasarkan fakta? Dalam artikel ini, merdeka.com akan membahas beberapa mitos tentang kucing yang populer beredar di masyarakat.

<b>1. Kucing Punya 9 Nyawa</b>

1. Kucing Punya 9 Nyawa

Mitos tentang kucing yang pertama adalah hewan ini diyaniki memiliki 9 nyawa. Tidak diketahui secara pasti kapan kabar kucing punya 9 nyawa ini muncul sebenarnya, tetapi ada beberapa kemungkinan mulai dari William Shakespeare hingga Mesir kuno.

Dalam drama Romeo and Juliet, William Shakespeare menyebutkan tentang kucing memiliki sembilan nyawa, sebagaimana dilansir Bluecross.

Sementara itu, sebuah peribahasa lama mengatakan, "Kucing memiliki sembilan nyawa. Tiga untuk bermain, tiga untuk berkeliaran, dan tiga terakhir untuk tinggal."

Di masa Mesir kuno, kucing dianggap sebagai hewan suci dan disembah sebagai makhluk ilahi dengan kekuatan supranatural. Berdasarkan hal ini, banyak pihak mengira anggapan kucing punya 9 nyawa tersebut karena pandangan mereka tentang kucing.

2. Kucing Hitam Membawa Sial

Mitos tentang kucing yang kedua adalah kucing hitam yang dipercaya membawa sial. Kucing hitam selalu menjadi objek mitos dan cerita rakyat selama berabad-abad, dan di beberapa negara mereka dianggap membawa sial. Sementara dibelahan dunia lain, kucing hitam dianggap sebagai makhluk membawa keberuntungan.

Di Jepang, Anda akan beruntung jika seekor kucing hitam melintas di depan. Tapi di sebagian besar Eropa dan AS, kemunculan kucing hitam berarti akan bernasib buruk. Saking banyaknya mitos kucing hitam ini, wajar bila banyak yang terlantar di jalan dan sulit untuk mendapatkan tempat tinggal.

3. Semua Kucing Benci Air

Mitos tentang kucing yang etiga adalah kucing dipercaya takut pada air. Banyak mitos mengatakan, si meong tidak suka air. Namun, bila Anda menyempatkan waktu googling internet, banyak pula kucing tidak benci kena air.

Peneliti menganggap, salah satu alasan kebanyakan kucing benci air adalah karena bulu mereka lama kering ketika basah. Mereka menjadi kurang nyaman dan kedinginan, juga berat dari bulu basah akan membuat pergerakan hewan yang terkenal gesit ini sulit bergerak saat ada bahaya.

<b>4. Kucing Selalu Mendarat dengan Kakinya</b><br>

4. Kucing Selalu Mendarat dengan Kakinya

Lebih sering daripada tidak, kucing akan mendarat dengan kakinya saat jatuh dari ketinggian. Ini karena mereka memilihi apa yang disebut "righting reflex" atau "refleks meluruskan"

Di mana refleks ini membuat kucing merubah atau memutar badan mereka dengan cepat di udara saat jatuh. Tak hanya itu, kucing juga sudah didukung dengan tulang punggug fleksibel untuk membantu aksi righting reflex ini.

Sayangnya, hal ini tidak selalu terjadi. Berdasarkan Insider, setiap tahun ada saja kucing yang terjatuh dari tempat tinggi.

5. Kucing Bisa Lihat di Kondisi Gelap Gulita

Mitos tentang kucing yang kelima adalah bahwa kucing mampu melihat dalam gelap. Anggapan kucing bisa melihat dengan sempurna dalam kondisi gelap gulita ternyata tidak sepenuhnya benar. Laman Insider menjelaskan, kucing bisa melihat dengan baik saat ada sedikit cahaya.

"Mata mereka dapat mengumpulkan cahaya dan meningkatkannya ke bagian belakang membran mata bernama tapetum," mengutip Insider.

Diketahui, mata kucing didesain untuk membantu mereka berburu mangsa dalam kondisi cahaya minim bukan gelap total.

6. Mudah dan Murah untuk Dirawat

Mitos tentang kucing selanjutnya yang umum beredar adalah bahwa hewan yang satu ini cenderung mudah dan murah untuk dirawat. Faktanya, kucing bukanlah hewan peliharaan yang mudah dan murah untuk dirawat. Bagi kucing rumahan, Anda harus mengeluarkan dana lebih untuk merawat mereka.

Selain butuh perhatian, kucing rumahan butuh makanan berkualitas, kotak kotoran bersih, dan rutin dibawa ke dokter hewan.

7. Kucing Hewan Penyendiri

Sebagian besar kucing di alam liar hidup menyendiri, mereka hanya bersosialisasi dengan lain untuk kawin. Tetapi kucing peliharan telah berevolusi untuk membentuk ikatan, dengan manusia atau hewan lainnya--termasuk anjing dan kucing lain.

Baik untuk mendapatkan makanan, berlindung, atau dukungan emosional, jelas si anabul menikmati interaksi sosial. Walau memang sesekali mereka juga menikmati waktu sendiri, seperti kita manusia saja.

8. Kucing Menyukai Susu

Mitos tentang kucing ini muncul berdasarkan ilustrasi dan gambaran yang disajikan oleh media di berbagai platform untuk anak-anak, seperti buku cerita, kartun, dan film. Sehingga, akhirnya tumbuh kepercayaan bahwa kucing menyukai susu.

Faktanya adalah kucing sebenarnya memiliki intoleransi laktosa saat mereka mulai tumbuh dewasa. Anak kucing tetap memiliki enzim laktase untuk membantu proses pencernaan laktosa yang didapatkan dari susu induknya. Tetapi saat mereka mulai tumbuh menjadi kucing dewasa, enzim tersebut mulai menghilang.

Sehingga, mereka tidak mampu memproses kandungan laktosa yang ada pada susu. Jika tetap ingin memberikan susu pada kucing peliharaan, maka sebaiknya gunakan susu khusus untuk kucing.

10 Mitos Tentang Kucing, Dipercaya dapat Membawa Rejeki

9. Kucing Adalah Hewan Nokturnal

Mitos tentang kucing ini tidak dapat dibuktikan kebenarannya karena secara umum kucing menghabiskan waktu 23 jam setiap harinya untuk tidur. Kucing biasanya bangun untuk mencari makan kemudian kembali tidur hingga mereka kembali merasa lapar.

Selain itu, kucing sebenarnya adalah hewan yang aktif saat pagi dan sore hari. Waktu tersebut digunakan untuk mencari makan. Perilaku ini sama dengan perilaku singa yang aktif berburu mangsa saat petang dan dini hari. Oleh karena itu, kucing bukanlah hewan nokturnal.

10. Kucing Melihat Pemilik Sebagai Induknya

Daripada induk, akan lebih tepat jika kucing melihat pemiliknya sebagai sumber mereka mendapatkan makanan, kenyamanan, serta tempat tinggal. Hal tersebut muncul dari kebiasaan pemilik kucing yang akan merawat peliharaannya, seperti memberikan tempat tinggal yang nyaman, memberikan makanan, hingga meluangkan waktu untuk bermain.

Terlepas dari anggapan tersebut, sebenarnya tidak ada yang salah dengan mitos ini. Jika kucing memang melihat pemilknya sebagai induknya, maka hal tersebut adalah hal yang baik karena pemilik mampu memberikan dan memenuhi kebutuhan kucing dengan baik.

Mitos Memelihara Kucing, Dianggap Penambah Rezeki hingga Pembawa Sial
Mitos Memelihara Kucing, Dianggap Penambah Rezeki hingga Pembawa Sial

Kucing sudah menjadi hewan peliharaan sejak lama. Namun, keberadaan kucing ini juga memunculkan mitos-mitos di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya
10 Mitos Menabrak Kucing Menurut Primbon, Bisa Jadi Pertanda Buruk
10 Mitos Menabrak Kucing Menurut Primbon, Bisa Jadi Pertanda Buruk

Mitos menabrak kucing merupakan suatu kepercayaan atau kebiasaan yang umumnya dianggap sebagai suatu bentuk takhayul atau mitos di beberapa budaya.

Baca Selengkapnya
Mitos Kucing 3 Warna yang Umum Dipercaya, Berikut Penjelasannya
Mitos Kucing 3 Warna yang Umum Dipercaya, Berikut Penjelasannya

Kucing 3 warna atau belang 3 ternyata juga lekat dengan mitos unik di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Mitos Kembang Sereh, Diyakini Dapat Membuat Tubuh Kuat dan Kebal
Mitos Kembang Sereh, Diyakini Dapat Membuat Tubuh Kuat dan Kebal

Kembang sereh dikaitkan dengan beberapa mitos kepercayaan.

Baca Selengkapnya
Mitos Tokek yang Umum Dipercaya, Simak Ulasannya
Mitos Tokek yang Umum Dipercaya, Simak Ulasannya

Tokek adalah hewan dengan suara khas yang keberadaannya mengandung mitos tersendiri di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya
Mitos Burung Cucak Keling dalam Kepercayaan Indonesia, Ini Ulasannya
Mitos Burung Cucak Keling dalam Kepercayaan Indonesia, Ini Ulasannya

Cucak keling adalah burung dengan bunyi kicauan tajam nan keras, membuatnya mudah dikenali.

Baca Selengkapnya
Mitos Perkutut Putih Mata Merah, Ini Kisah yang Beredar Tentangnya
Mitos Perkutut Putih Mata Merah, Ini Kisah yang Beredar Tentangnya

Burung perkutut putih mata merah telah lama menjadi objek mitos dan kepercayaan masyarakat Indonesia.

Baca Selengkapnya
Mitos Cicak Jatuh di Kepala, Pertanda Baik atau Buruk?
Mitos Cicak Jatuh di Kepala, Pertanda Baik atau Buruk?

Mitos ini mengatakan bahwa kejatuhan cicak di kepala memiliki makna tertentu, bisa menjadi tanda akan sesuatu yang buruk, atau baik.

Baca Selengkapnya
Mitos Burung Perkutut, Bisa Jadi Pertanda Baik dan Buruk
Mitos Burung Perkutut, Bisa Jadi Pertanda Baik dan Buruk

Burung perkutut adalah salah satu jenis burung yang memiliki makna dan mitos yang kaya dalam budaya Jawa

Baca Selengkapnya