Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terinspirasi Kitab Injil, Intip Sejarah Rumah Sakit Bethesda yang Bertahan Sejak 1899

Terinspirasi Kitab Injil, Intip Sejarah Rumah Sakit Bethesda yang Bertahan Sejak 1899

Terinspirasi Kitab Injil, Intip Sejarah Rumah Sakit Bethesda yang Bertahan Sejak 1899

Dahulu rumah ini bernama Petronella yang merupakan sosok dermawan. Begini kisahnya

Berbicara soal Yogyakarta, tak afdol rasanya jika tidak mengupas sejarah penunjang di kota tersebut. Ada banyak bangunan kuno di sana, namun salah satu yang cukup lama bertahan adalah Rumah Sakit Bethesda.

Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No.70, Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, nuansa khas era kolonial benar-benar terasa.

Beberapa ruang masih bergaya ala ratusan tahun lalu seperti bangsal perawatan, lorong rumah sakit serta beberapa area tempat dokter berjaga.

Di balik megah dan kunonya rumah sakit ini rupanya tersimpan kisah mulia. Dahulu, pendirian Rumah Sakit Bethesda terinspirasi oleh kitab suci Injil di tahun 1899. Yuk intip sisi menarik rumah sakit lawas Bethesda yang melegenda di Yogyakarta.

Terinspirasi Kitab Injil, Intip Sejarah Rumah Sakit Bethesda yang Bertahan Sejak 1899
Didirikan di Tanah Hibah Sultan

Didirikan di Tanah Hibah Sultan

Mengutip laman resmi RS Bethesda Yogyakarta, rumah sakit ini sebelumnya sudah direncanakan untuk dibangun oleh pihak Belanda.

Di tahun 1899, pihak Kesultanan Yogyakarta melalui Sri Sultan Hamengkubuwono VII memberikan sebidang tanah hibah yang kemudian didirikan Rumah Sakit Bethesda.

Ketika itu bentuk bangunannya belum sebesar sekarang, dan hanya menyerupai rumah besar dengan beberapa ruang perawatan.

Rumah sakit ini menjadi salah satu upaya Belanda untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi yang membutuhkan.

Terinspirasi dari Kitab Suci Injil

Berdirinya Rumah Sakit Bethesda ini tidak bisa dilepaskan dari sosok inisiator bernama Dr. J.G Scheurer. Ia merupakan seorang dokter yang diutus oleh Netherlandsche Zendingsvereninging.

Ada misi kemanusiaan yang diemban dan terinspirasi dari kitab suci Injil Lukas 10:9 yang berbunyi “Dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu”. 

Ayat tersebut seakan membawa spirit bagi kemaslahatan kala itu, sehingga pendirian Rumah Sakit Bethesda terlaksana.

Melalui perawat dari kalangan Belanda, Bethesda berupaya memberikan pelayanan kesehatan maksimal yang kala itu masih sulit diakses warga.

Terinspirasi Kitab Injil, Intip Sejarah Rumah Sakit Bethesda yang Bertahan Sejak 1899
Diresmikan dengan Nama Zendingsziekenhuis “Petronella”

Diresmikan dengan Nama Zendingsziekenhuis “Petronella”

Saat awal didirikan, rumah sakit ini diberi nama Zendingsziekenhuis Petronella.

Dahulu, nama ini terinspirasi dari sosok perempuan yang merupakan istri dari pensiunan pendeta bernama Coeverden Andirani Petronella.

Sosoknya dikenal darmawan, bahkan ia menyumbangkan hartanya untuk menyokong pembangunan rumah sakit ini hingga tuntas.

Karena jasanya ini, nama Petronella disematkan menjadi rumah sakit tersebut dengan harapan mudah memberikan kesembuhan untuk masyarakat.

Dikenal Sebagai Rumah Penolong

Dengan adanya rumah sakit ini banyak masyarakat yang sebelumnya terbatas mendapat akses kesehatan bisa tertolong. Ini karena direkrutnya dokter-dokter yang profesional di kala itu, dengan pelayanan yang baik.

Saking berkesannya, masyarakat sampai menjuluki Rumah Sakit Bethesda kala itu dengan nama “Dokter Pitulungan” atau “Dokter Tulung”.

Setidaknya, pelayanan kesehatan ala pemerintahan Belanda terus berjalan sampai periode masuknya kolonialisme Jepang. Ketika itu, rumah sakit ini berpindah kepemilikan dan juga berganti nama menjadi Jogjakarta Tjuo Bjoin.

Terinspirasi Kitab Injil, Intip Sejarah Rumah Sakit Bethesda yang Bertahan Sejak 1899
RS Bethesda Sekarang<br>

RS Bethesda Sekarang

Pergantian nama kembali terjadi paska kemerdekaan.

Ketika itu Pemerintah Indonesia melalui presiden Soekarno melakukan nasionalisasi aset-aset kolonial, salah satunya Jogjakarta Tjuo Bjoin yang berganti nama menjadi Rumah Sakit Behesda.

Saat ini, kompleks RS Bethesda terdiri dari Ruang Srikandi, Ruang Politeknik, Bangsal Petronella, Ruang I Hemodialisa, Gedung TPA, dan Ruang III.

Bangunan asli dari RS Bethesda peninggalan masa silam juga masih bisa dilihat dan dilewati di gedung sebelah barat.

Sedangkan untuk gedung sebelah timur bangunannya sudah modern dan baru untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.

Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Beberapa bangunan yang masih kental dengan unsur sejarah di antaranya Gedung Petronella yang merupakan bangunan pertama dari RS Bethesda.

Sampai sekarang gaya indische masih dipertahankan yang berupa gaya Eropa dan Asia Jawa.

Kemudian ada bangsal Srikandi yang benar-benar begaya Eropa, seperti pada langit-langit ruang yang tinggi, jendela-jendela dan pintu besar berbentuk louvre/krepyak dengan ventilasi (bouvenlicht), tembok tebal, kolom-kolom di bagian muka (drop-off area), plasteran batu kali pada fondasi yang terekspos, teras terbuka di setiap kamar-kamarnya.

Kemudian, ada juga ruang terbuka berbentuk taman yang sudah ada sejak zaman dulu. Taman ini menjadi ciri khas rumah sakit khas zaman kolonial.

Menurut laman jogjacagar.jogjaprov.go.id, Rumah Sakit Bethesda kini sudah berstatus sebagai bangunan cagar budaya yang dilindungi pemerintah melalui SK Per.Men Budpar RI No. PM.89/PW.007/MKP/2011.

Terinspirasi Kitab Injil, Intip Sejarah Rumah Sakit Bethesda yang Bertahan Sejak 1899
Berusia 200 Tahun, Intip Megahnya Istana Rokan Rumah Panggung Peninggalan Kerajaan Rokan
Berusia 200 Tahun, Intip Megahnya Istana Rokan Rumah Panggung Peninggalan Kerajaan Rokan

Istana peninggalan Raja Rokan ini berbentuk seperti rumah panggung yang dibalut dengan koleksi ukiran serta masih kental dengan nuansa budaya Melayu.

Baca Selengkapnya
Sejarah Pesanggrahan Menumbing, Saksi Bisu Pengasingan Tokoh Nasional dan Perjanjian Roem-Royen
Sejarah Pesanggrahan Menumbing, Saksi Bisu Pengasingan Tokoh Nasional dan Perjanjian Roem-Royen

Bangunan yang didirikan kolonial Belanda ini pernah menjadi tempat pengasingan Soekarno dan tokoh nasional lainnya.

Baca Selengkapnya
Menengok Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu, Suasana Asri dengan Sentuhan Arsitektur Klasik
Menengok Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu, Suasana Asri dengan Sentuhan Arsitektur Klasik

Provinsi Bengkulu pernah menjadi tempat pengasingan Presiden Soekarno selama era sebelum kemerdekaan dalam rentang tahun 1938-1942.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Mengenal Sosok Dewi Tjandraningsih, Istri Kakorlantas Polri yang Inspiratif
Mengenal Sosok Dewi Tjandraningsih, Istri Kakorlantas Polri yang Inspiratif

Sosoknya menuai perhatian publik karena kisah inspiratifnya.

Baca Selengkapnya
Kisah Gereja Tua Kaliceret, Bangunan Kayu Tanpa Paku yang Telah Berusia Ratusan Tahun
Kisah Gereja Tua Kaliceret, Bangunan Kayu Tanpa Paku yang Telah Berusia Ratusan Tahun

Bangunan ini dulunya sempat miring karena tertiup angin, namun bisa tegak kembali karena tertiup angin dari arah yang berbeda

Baca Selengkapnya
15 Rumah Terbakar di Kwitang Jakpus, 1 Orang Meninggal Dunia
15 Rumah Terbakar di Kwitang Jakpus, 1 Orang Meninggal Dunia

Satu orang meninggal atas nama Amsiah usia 70 tahun, delapan orang luka ringan,

Baca Selengkapnya
Cerita Inspiratif Emak-Emak Mantan Arsitek di Bekasi, Berdayakan Ibu Rumah Tangga Lewat Usaha Catering
Cerita Inspiratif Emak-Emak Mantan Arsitek di Bekasi, Berdayakan Ibu Rumah Tangga Lewat Usaha Catering

Ibu-ibu ingin terus bergerak melalui usaha katering agar tetap berdaya

Baca Selengkapnya
Membentengi Perkampungan dari Serangan DI/TII, Cerita Pensiunan Prajurit TNI AL Ini Sampai Sekarang Tinggal di Tengah Hutan
Membentengi Perkampungan dari Serangan DI/TII, Cerita Pensiunan Prajurit TNI AL Ini Sampai Sekarang Tinggal di Tengah Hutan

Potret rumah seorang pensiunan TNI AL yang ada di tengah hutan di Sumedang, Jawa Barat.

Baca Selengkapnya
Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Ketua Komnas PA Arist Merdeka Meninggal
Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Ketua Komnas PA Arist Merdeka Meninggal

Arist Merdeka Sirait meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RS Polri

Baca Selengkapnya