Tanda-Tanda Sembelit dan Risiko Komplikasinya, Jangan Diabaikan
Merdeka.com - Sembelit memang menjadi salah satu gangguan kesehatan umum yang sering terjadi. Gangguan ini biasanya ditandai dengan kondisi perut bergas dan buang air besar yang tidak lancar. Tentu hal ini menimbulkan rasa yang tidak nyaman, bahkan tidak jarang kondisi ini mengganggu aktivitas keseharian yang dilakukan.
Meski umum terjadi, namun kondisi sembelit tidak boleh dibiarkan begitu saja. Salah satunya dengan peka terhadap tanda-tanda sembelit yang muncul. Bukan hanya kondisi perut kembung dan buang air besar yang tidak lancar, tanda-tanda sembelit juga bisa berupa merasa belum sepenuhnya membuang tinja saat buang air besar, hingga kondisi tinja yang keras.
Selain itu, Anda juga perlu mengetahui batasan waktu ideal bagi tubuh untuk membuang kotoran atau feses dalam keseharian. Dengan mengetahui beberapa hal ini, Anda bisa segera melakukan penanganan yang baik dan tepat jika terjadi sembelit. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi sembelit akan bertambah parah dan menimbulkan rasa yang tidak nyaman.
Bahkan, kondisi sembelit yang dibiarkan bisa memicu adanya komplikasi lebih buruk. Sehingga, gangguan kesehatan yang sebelumnya sepele dapat berubah menjadi kondisi yang lebih parah dan membutuhkan tindakan serius untuk membantu penyembuhannya.
Melansir dari Mayoclinic, berikut kami merangkum tanda-tanda sembelit, penyebab, hingga risiko komplikasinya, perlu Anda ketahui.
Tanda-Tanda Sembelit dan Penyebabnya

©Remedies For Me
Tanda-tanda sembelit
Perlu dipahami, tubuh secara umum perlu mengeluarkan kotoran atau fases setiap hari. Artinya, Anda perlu buang air besar setiap hari agar sistem pencernaan dapat bekerja dengan baik dan normal. Ketika Anda buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu, dapat dikatakan Anda mengalami gangguan sembelit atau konstipasi.
Saat sembelit, terdapat beberapa tanda yang sering muncul. Tanda umumnya adalah perut terasa penuh dengan gas sehingga sering buang angin. Selain itu, terdapat tanda-tanda sembelit lainnya yang perlu Anda perhatikan, yaitu sebagai berikut:
Penyebab sembelit
Setelah mengetahui tanda-tanda sembelit, berikutnya terdapat beberapa faktor penyebab sembelit yang perlu Anda ketahui. Sembelit paling sering terjadi ketika kotoran atau tinja bergerak terlalu lambat melalui saluran pencernaan sehingga membuat tinja menjadi keras dan kering. Kondisi inilah yang menyebabkan Anda buang air besar tidak lancar.
Secara umum, terdapat beberapa penyebab sembelit. Mulai dari penyumbatan di usus besar atau rektum, masalah saraf sekitar anus besar dan rektum, masalah otot panggul, hingga pengaruh hormon. Berikut penjelasan lebih lengkap bisa Anda simak.
Penyumbatan di usus besar atau rektum
Penyempitan usus besar (striktur usus)
Masalah dengan saraf di sekitar usus besar dan rektum
Masalah neurologis dapat mempengaruhi saraf yang menyebabkan otot-otot di usus besar dan rektum berkontraksi dan memindahkan tinja melalui usus. Penyebabnya antara lain:
Masalah otot panggul
Pengaruh hormon
Faktor Risiko dan Komplikasi Sembelit
Faktor risiko
Setelah mengetahui tanda-tanda sembelit, berikutnya perlu diketahui faktor risiko dari gangguan sembelit. Dalam hal ini, beberapa kelompok orang memiliki risiko sembelit yang lebih besar. Faktor risiko ini meliputi:
Komplikasi
Sementara itu, sembelit yang tidak segera ditangani dengan baik dapat mengembangkan kondisi yang lebih parah. Bahkan kondisi sembelit kronis dapat menyebabkan beberapa komplikasi, yaitu sebagai berikut:
Cara Mencegah Sembelit

©ParentCircle
Setelah memahami tanda-tanda sembelit, penyebab, hingga risiko komplikasinya, terakhir penting bagi Anda untuk mengetahui cara pencegahan yang bisa dilakukan. Secara umum, cara mencegah sembelit adalah dengan memperhatikan konsumsi makanan sehari-hari. Di mana Anda perlu mencukupi kebutuhan serat dan hidrasi yang baik.
Selain itu, terdapat beberapa cara mencegah sembelit lain yang tak kalah penting untuk dilakukan, yaitu sebagai berikut:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya