Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Situs Gunung Padang Ternyata juga Ada di Jateng, Ini 4 Faktanya

Situs Gunung Padang Ternyata juga Ada di Jateng, Ini 4 Faktanya Situs Gunung Padang Cilacap. ©2022 liputan6.com

Merdeka.com - Hingga saat ini, Situs Gunung Padang yang berada di Desa Karyamukti, Kecamatan Cempaka, Cianjur, Jawa Barat, masih menjadi misteri bagi para ilmuwan. Mereka bertanya-tanya, melakukan penelitian hingga bertahun-tahun, dan menemukan temuan baru terkait bangunan yang disebut sebagai situs megalitikum terbesar di Asia Tenggara itu.

Namun belum selesai urusan di Jawa Barat, ternyata di Jawa Tengah ada situs Gunung Padang yang lain. Situs itu tersembunyi di balik hutan belantara yang tumbuh di Kecamatan Majenang, Cilacap. Butuh perjuangan ekstra untuk mencapai situs tersebut. Untuk menuju ke sana, para peneliti harus berjalan kaki hingga satu jam lamanya.

Lantas seperti apa penampakan Situs Gunung Padang di Jateng? Apakah ada kaitannya dengan Situs Gunung Padang di Jabar yang kita kenal selama ini? Berikut selengkapnya:

Diduga Peninggalan Padjadjaran

situs gunung padang cilacap

©2022 liputan6.com

Juru Kunci Gunung Padang Cilacap, Ganda Sasmita mengatakan situs itu merupakan peninggalan Kerajaan Padjadjaran. Di situs itu terdapat batuan panjang berbentuk heksagonal yang tertumpuk begitu saja. Ia mengatakan batuan itu dulunya merupakan kayu yang akan digunakan untuk membangun Kerajaan Padjadjaran.

Namun karena tidak jadi dipakai, kayu itu teronggok begitu saja dan lambat laun berubah menjadi batu. Dulunya, batuan tersebut masih tampak indah dan membentuk latar menarik dengan tinggi 14 meter dan lebar 12 meter.

Ganda menambahkan, pada awalnya penunggu tempat itu tidak memperbolehkan keberadaan situs itu dipublikasikan. Namun lambat laun sang penunggu memperbolehkannya.

“Saya menjaga cerita ini agar lingkungan di sekitar situs tetap terjaga,” kata Ganda dikutip dari Liputan6.com pada 19 Maret 2016.

Alasan Dinamakan Gunung Padang

situs gunung padang cilacap

©2022 liputan6.com

Sebelum dinamakan “Gunung Padang”, situs itu bernama Gunung Cendana, karena banyaknya kayu cendana di tempat itu. Namun pada suatu hari warga melihat ada cahaya merah memancar di atas bukit itu.

Siti Juhariyah (58) mengatakan kalau ia biasa berdoa di tempat itu jika punya keinginan. Dia menjelaskan untuk bisa berdoa di tempat itu, pengunjung harus ambil air wudhu dari Sungai Cikahuripan untuk membersihkan diri.

“Banyak warga yang datang ke sana untuk sekedar berdoa minta rezeki, dilancarkan jodoh, dan usahanya,” kata Siti Juhariyah.

Terbentuk Jutaan Tahun Lalu

situs gunung padang cilacap

©2022 liputan6.com

Menurut Muhammad Aziz, dosen Geologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Situs Gunung Padang Cilacap terbentuk 5,2-12 juta tahun yang lalu. Ia menjelaskan situs itu merupakan batuan beku yang berupa retas andesit dengan pola struktur kekar kolom akibat adanya tegasan ketika mendingin dan mengkerut. Struktur kekar kolom itu kemudian membentuk pola prisma segi lima, empat, enam, maupun delapan yang banyak dijumpai di tempat itu.

Aziz menyebutkan, struktur batuan yang terbentuk mirip dengan batuan yang ada di Situs Gunung Padang Jawa Barat. Namun batuan yang ada di Situs Gunung Padang Cilacap murni terbentuk karena proses alam.

“Formasi ini sudah umum ditemukan dan banyak di tempat lain,” kata Gali Purnama Parikesit, mahasiswa program studi Geologi Unsoed.

Bukan Karya Manusia

situs gunung padang cilacap

©2022 liputan6.com

Aziz menegaskan kalau batuan di Situs Gunung Padang Cilacap terbentuk murni karena proses fenomena geologi. Penjelasannya, situs itu terbentuk akibat adanya tegasan ketika mendingin dan mengkerut.

Sehingga dapat disimpulkan tak ada bukti ilmiah yang mengatakan bahwa batu itu merupakan hasil peradaban manusia, khususnya di era Kerajaan Padjadjaran. Namun hingga kini situs itu disakralkan oleh warga.

“Situs batuan ini dominan berbentuk pola segi enam dan delapan. Batuan itu tidak seperti hasil karya peradaban manusia di era megalitikum,” kata Aziz.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP