Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sejarah 2 Desember 1804: Napoleon Bonaparte Menjadi Kaisar Prancis

Sejarah 2 Desember 1804: Napoleon Bonaparte Menjadi Kaisar Prancis Napoleon Bonaparte. ©blogspot.com

Merdeka.com - Napoleon Bonaparte merupakan jenderal dan kaisar Prancis yang sangat populer di dunia. Sebagai seorang kaisar, Ia berhasil menguasai hampir seluruh dataran Eropa baik dengan diplomasi maupun peperangan. Napoleon sangat berambisi untuk memperluas wilayah kekuasaannya sehingga selama 11 tahun bertahta, nyaris tiada bulan tanpa perang.

Pria kelahiran Prancis, 15 Agustus 1769 ini awalnya hanya seorang perwira biasa. Namun, karier militer Napoleon semakin meningkat pasca Revolusi Prancis pada 1789. Di usia 25 tahun, Ia sudah menjadi panglima perang kerajaan Prancis. Tak heran, jika nama Napoleon Bonaparte terkenal dan begitu menginspirasi di kalangan penggemarnya.

Tepat pada 2 Desember 1804, Napoleon mengangkat dirinya sebagai seorang kaisar. Perjalanan meraih puncak kekuasaan ini tidak diraihnya dengan mudah. Selama bertahun-tahun, dia harus melalui berbagai macam peperangan, sebelum akhirnya berhasil menjadi seorang kaisar.

Lantas, bagaimana kiprah Napoleon Bonaparte dalam mencapai puncak kekuasaan? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari Liputan6.com berikut:

Awal Kiprah Militer Napoleon Bonaparte

napoleon bonaparte

©blogspot.com

Napoleon lahir dari keluarga bangsawan kecil atau bisa dibilang tidak kaya. Pemimpin revolusioner satu ini merupakan anak kedua dari delapan bersaudara. Napoleon menempuh jalur pendidikan di daratan Prancis, sebuah tempat di mana dia belajar bahasa Prancis dan lulus dari akademi militer Prancis pada tahun 1785.

Setelah lulus dari akademi militer Prancis, Napoleon berhasil menjadi letnan kedua di resimen artileri tentara Prancis. Selama revolusi Prancis yang dimulai pada 1789, Napoleon memutuskan untuk cuti dari militer dan bergabung dengan Jacobin, sebuah kelompok politik yang pro-demokrasi.

Kemudian pada Juli 1794, Napoleon dimasukkan ke dalam rumah tahanan akibat hubungannya dengan Robespierre yang jatuh dari kekuasaan dan dinyatakan bersalah.

Perjalanan Napoleon Mencapai Puncak Kekuasaan

Nama Napoleon Bonaparte semakin dikenal luas oleh masyarakat dunia. Tentunya, hal ini tidak bisa dilepaskan dari peristiwa saat dia berhasil menumpas kerusuhan yang digerakkan oleh para pendukung royalis dengan cara yang mengejutkan, yaitu menembakkan meriam di kota Paris dari atas menara. Peristiwa yang mengejutkan masyarakat dunia tersebut terjadi pada tahun 1795 ketika Napoleon masih berusia 26 tahun.

Setelah berhasil memenangkan beberapa pertempuran, akhirnya Napoleon mengangkat dirinya sebagai seorang kaisar di Prancis pada 2 Desember 1804. Selama 11 tahun menjabat sebagai kaisar, Napoleon berhasil menaklukkan hampir seluruh bagian di benua Eropa.

Tak hanya itu, saudara-saudara Napoleon juga diangkat menjadi raja seperti Louis Napoleon yang diangkat menjadi raja di Belanda, Jenderal Bernadotte di Swedia, Joseph Napoleon menjadi raja di Spanyol, dan Joseph Poniatowski juga diangkat menjadi wali negara di Polandia.

Kejatuhan Napoleon Bonaparte

napoleon bonaparte

©blogspot.com

Seiring berjalannya waktu, masa kejayaan Napoleon Bonaparte mulai meredup. Pada tahun 1812, pasukan yang dipimpin Napoleon mengalami kekalahan dari Rusia. Tidak hanya itu, pasukan Prancis juga kalah saat melawan pasukan gabungan dari Austria, Inggris, dan Rusia.

Semenjak mengalami beberapa kekalahan tersebut, membuat Napoleon harus diturunkan dari tahtanya dan diasingkan ke Pulau Elba. Meski begitu, dia berhasil kabur dan kembali ke Prancis. Napoleon Bonaparte berusaha kembali melawan Inggris dalam perang Waterlo, namun hal ini tidak membuatnya meraih kemenangan.

Pada akhirnya, Napoleon dijadikan tawanan perang dan diasingkan ke Pulau Santa Helena. Setelah enam tahun diasingkan, Napoleon meninggal dunia akibat kanker lambung.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP