Susu almond merupakan susu berbasis tumbuhan (plant-based) yang sering kali menjadi pilihan bagi para vegetarian. Bukan hanya itu, bagi Anda yang memiliki alergi susu sapi, susu almond juga menjadi alternatif yang bisa dikonsumsi sehari-hari.
Tak hanya berkhasiat untuk kesehatan, susu almond juga baik untuk perawatan kulit. Manfaat susu almond untuk kecantikan diketahui dapat melembapkan kulit, mengurangi garis halus dan kerutan, hingga mengurangi sebum atau minyak pada kulit. Berikut, kami rangkummanfaat susu almond untuk kecantikan, bisa disimak.
Advertisement
Manfaat Susu Almond untuk Kecantikan
Pertama, akan dijelaskan berbagai manfaat susu almond untuk kecantikan.
Selain berkhasiat untuk kesehatan, konsumsi susu almond juga baik untuk perawatan kecantikan. Berikut berbagai manfaat susu almond untuk kecantikan yang bisa didapatkan:
1. Melembapkan Kulit: Susu almond kaya akan vitamin E yang merupakan antioksidan alami. Vitamin ini membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah kulit menjadi kering. Penggunaan susu almond secara teratur dapat membuat kulit terasa lebih halus dan lembut.
3. Mencerahkan Kulit: Susu almond mengandung asam lemak esensial yang membantu meratakan warna kulit dan memberikan kilau alami. Penggunaan susu almond pada kulit dapat membantu mengurangi bintik-bintik gelap dan pigmentasi, sehingga kulit tampak lebih cerah dan bercahaya.
Advertisement
5. Membantu Mengendalikan Sebum: Bagi mereka yang memiliki kulit berminyak, susu almond dapat membantu mengendalikan produksi sebum. Asam lemak dalam susu almond membantu menyeimbangkan kadar minyak di kulit, sehingga mencegah jerawat dan komedo. 6. Membantu Regenerasi Kulit: Susu almond mengandung nutrisi penting seperti vitamin A, D, dan E yang mendukung proses regenerasi kulit. Nutrisi ini membantu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak dan mempercepat pembentukan sel-sel kulit baru, sehingga kulit tampak lebih sehat dan segar.
Advertisement
Kandungan Nutrisi
Setelah menyimak manfaat susu almond untuk kecantikan, selanjutnya dijelaskan kandungan nutrisinya, sebagai berikut:
1. Kalori Susu almond rendah kalori dibandingkan dengan susu sapi. Biasanya, secangkir susu almond tanpa pemanis mengandung sekitar 30-50 kalori.2. Protein: Susu almond mengandung sekitar 1 gram protein per cangkir, yang lebih rendah dibandingkan dengan susu sapi.
3. Lemak:
- Lemak Total: 2,5-3 gram per cangkir.
- Lemak Jenuh: 0,2 gram per cangkir.
- Lemak Tak Jenuh Tunggal dan Tak Jenuh Ganda: Lemak sehat yang membantu menjaga kesehatan jantung.
5. Serat: Susu almond mengandung sedikit serat, sekitar 1 gram per cangkir.
Advertisement
- Vitamin E: Sekitar 20-50% dari kebutuhan harian per cangkir. Vitamin E adalah antioksidan kuat yang baik untuk kulit dan kesehatan secara keseluruhan.
- Vitamin D: Susu almond yang diperkaya biasanya mengandung sekitar 25-30% dari kebutuhan harian.
- Vitamin A: Susu almond yang diperkaya biasanya mengandung sekitar 10% dari kebutuhan harian.
- Vitamin B12: Susu almond yang diperkaya biasanya mengandung sekitar 50% dari kebutuhan harian.
Kalsium: Susu almond yang diperkaya biasanya mengandung sekitar 30-45% dari kebutuhan harian per cangkir.
Magnesium: Sekitar 5% dari kebutuhan harian per cangkir.
Fosfor: Sekitar 2% dari kebutuhan harian per cangkir.
Kalium: Sekitar 1-2% dari kebutuhan harian per cangkir.
8. Gula: Susu almond tanpa pemanis mengandung sangat sedikit gula, biasanya kurang dari 1 gram per cangkir. Versi yang diberi pemanis dapat mengandung lebih banyak gula, tergantung pada jenis dan jumlah pemanis yang digunakan.
Advertisement
Risiko Efek Samping
Setelah menyimak manfaat susu almond untuk kecantikan, penting juga diperhatikan risiko efek samping.
Berikut adalah berbagai risiko efek samping konsumsi susu almond jika dikonsumsi secara berlebihan:
1. Kekurangan Protein: Susu almond mengandung lebih sedikit protein dibandingkan dengan susu sapi. Jika susu almond dikonsumsi sebagai satu-satunya sumber susu tanpa tambahan sumber protein lain, hal ini bisa menyebabkan kekurangan protein, terutama bagi anak-anak dan orang dewasa yang membutuhkan asupan protein tinggi.
3. Risiko Toksisitas dari Zat Tambahan: Beberapa produk susu almond mengandung zat tambahan seperti pengental, pengawet, dan pemanis buatan yang jika dikonsumsi dalam jumlah besar dapat memiliki efek samping kesehatan jangka panjang. Misalnya, konsumsi berlebihan dari zat tambahan seperti karagenan dapat menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan.
Advertisement
5. Kalori Tersembunyi: Versi susu almond yang diberi pemanis mengandung lebih banyak kalori dan gula tambahan, yang dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan dan risiko penyakit terkait dengan gula seperti diabetes jika dikonsumsi secara berlebihan.