Kabupaten Banyumas punya beragam kuliner unik. Salah satunya adalah Sate Bawor. Sate kambing ini memiliki ukuran yang berbeda dibandingkan sate-sate lainnya.
Selain itu, keunikan lain pada sate ini adalah tusuk satenya yang dibuat dari pedang berukuran mini. Berbagai keunikan Sate Bawor membuat banyak pelanggan terkesan. Apalagi penyajian unik itu juga memberikan sensasi bagi para penikmat sate yang datang ke warung tersebut.
Lantas apa lagi keunikan yang ada pada sate ini? Bagaimana sensasi rasa dari daging kambingnya? Berikut selengkapnya:
Advertisement
Punya Berbagai Ukuran
Sate kambing itu dijual dengan berbagai variasi ukuran mulai dari 35 cm hingga 50 cm. Pada dasarnya, cara membuat Sate Bawor sama dengan membuat sate pada umumnya. Setelah sate ditusuk ke pedang mini, daging kambing lalu dibakar. Namun bedanya, ukuran alat pemanggang Sate Bawor harus lebih besar dibanding biasanya.
Selain itu, bumbu Sate Bawor dibuat dengan resep sendiri agar daging tetap empuk dan bumbunya bisa meresap meskipun dagingnya tebal.
“Saya itu ingin membuat sate yang berbeda dari yang lain. Nggak cuma besar, tapi rasanya juga,” ujar Maeyoso, pemilik kuliner Sate Bawor itu.
Advertisement
Bumbunya Meresap
Kelezatan Sate Bawor ini pun diakui oleh salah satu pelanggannya, Arief Adhy Kurniawan. Menurutnya sate dagingnya terasa empuk dan bumbunya meresap.
“Dagingnya empuk dan nikmatnya tidak ketinggalan. Bumbunya tetap meresap sampai ke dalam meskipun dagingnya tebal,” ujar Arief.
Harga yang ditawarkan untuk satu porsi Sate Bawor berbeda-beda, tergantung ukuran panjangnya. Untuk sate berukuran 35 cm, dijual dengan harga Rp35 ribu, sementara Sate Bawor untuk ukuran 50 cm dijual dengan harga Rp50 ribu. Pelanggan pun juga dapat memesan gulai kambing dan tongseng untuk menambah rasa nikmat Sate Bawor.
Advertisement
Terngiang Sampai ke Rumah
Sate Bawor merupakan salah satu kuliner ekstrem di Banyumas, terutama di kawasan pusat kota Purwokerto. Dikutip dari berbagai sumber, Sate Bawor itu disajikan melalui proses marinasi sehingga rasanya meresap. Sajian kuliner itupun hanya bisa dijumpai di Banyumas. Warung kuliner milik Maryoso itu beralamat di Jalan Jatisari, kelurahan Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara.
Harapannya “pengunjung itu punya pengalaman yang berkesan. Jadi setelah makan sate ini, ketika pulang itu masih terbayang-bayang, wah satenya besar, empuk, dan rasanya juga enak,” kata Maryoso dikutip dari YouTube Liputan6.