Baru-baru ini kabar mengejutkan datang dari grup band Radja. Grup band Radja baru saja menggelar konser di Malaysia beberapa waktu lalu. Namun ada kejadian yang tak diinginkan usai konser tersebut.
Mereka mendapatkan ancaman usai manggung. Bahkan para personel disekap di dalam ruangan. Ini 6 fakta grup band Radja diancam usai manggung di Malaysia.
Advertisement
Diancam Usai Manggung
Vokalis grup band Radja, Ian Kasela mengungkapkan kronologi ancaman yang mereka dapatkan. Usai turun dari panggung, ada beberapa orang yang memberikan ancaman. Para personel akan menuju ke ruangan tunggu. Ian juga menjelaskan saat konser berlangsung tak ada masalah.
"Enggak ada penonton yang kecewa. Bahkan after show kita menerima penggemar untuk foto session, bikin video, ya standar lah. Mereka untuk kenang-kenangan atau apa," ucap Ian Kasela, dikutip dari Liputan6.
Disekap
Grup band Radja menerima perlakukan tak enak. Bahkan mereka disekap dalam ruangan dan didatangi 20 orang. Beberapa orang ini marah-marah dan memaki para personel grup band Radja.
"Tapi, after itu kita disekap dalam kamar, didatangi kurang lebih 20 orangan. Di luar ruangan itu pun banyak sekali (orang) ya. Karena anak gue juga ikut saat itu. Tiba-tiba orang masuk langsung marah dengan nada tinggi maki-maki kita dengan bahasa mereka, kunci pintu dikawal bodyguard besar-besar," tutur Ian.
Advertisement
Ancaman Pembunuhan
Ian Kasela menjelaskan ia dan personel yang lain tak bisa membela diri. Mereka terus dibentak oleh beberapa orang tersebut. Selain itu para personel band Radja dimaki-maki hingga diancam dibunuh.
"Gue mau coba bangkit lagi, dibentak lagi, 'You mati, you orang Indonesia tidak boleh macam-macam di sini'. Gue bilang, gue mau macam-macam apaan? Apa yang gua perbuat sampai lo kayak gini? Apa yang gua lakuin? Dia sampai bilang, kalau bahasa kita ya, 'Kalau gue denger lo masih sekitar sini, Kuala Lumpur, Johor, sekitarnya, lo semua mati'. Berkali-kali ya tanpa alasan yang jelas," terang Ian Kasela.
Pelaku Ditangkap
Pihak kepolisian Johor, Malaysia sigap mengusut kasus ini. Dua pelaku berhasil diamankan. Namun, Ian merasa kecewa karena setelah ditangkap, dua pelaku tersebut dibebaskan. Hal ini lantaran bisa membayar jaminan.
"Salut terhadap responsnya, cuman disayangkan ketentuan hukum yg berlaku berbeda, tp apa daya 😪 Sehingga 2 org pelaku yg bernama : Muremthiran a/l chandra sekaran ( pelaku utama ) Warga negara Malaysia Mohamed reezan bin mohd fadzil ( pelaku kedua )
Warga negara Singapore berdasarkan nomor paspor," tulis Ian melalui akun Instagram miliknya. "Setelah ditahan dan dimintai keterangan informasinya dilepaskan lagi karena mampu bayar jaminan 😪. Lalu bagaimana selanjutnya ? Apa ada jaminan bhw pelaku tidak akan mengambil tindakan lain lagi yg bsa mengakibatkan hal" yg tdk di inginkan kembali ???," imbuhnya.
Advertisement
Minta Perlindungan
Mereka juga mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) guna meminta perlindungan. Para personel masih merasa terancam dengan kejadian yang mereka alami di Malaysia. Personel grup band Radja meminta kasus ini mendapatkan kejelasan dan mereka mendapatkan rasa aman.
"Kita datang ke sini karena ini memang tempat kita berlindung. Kita memberikan info bahwa kita merasa kurang aman lah. Yang pasti karena dia dibebaskan, kami khawatir, kami takut dia berbuat yang kami tidak harapkan," kata Ian Kasela.
"Makanya kita kesini untuk menjelaskan lebih detail lagi. Intinya disini kami mencari perlindungan, atas orang yang memberikan ancaman pembunuhan. Dimana dia, di negeri seberang, di Malaysia, di Johor. Rasa khawatir ini yang kami sulit hilangkan," imbuhnya.
"Kami cedera mental. Yang kami sesalkan lagi ini event pemerintahan, Majestic Tourism Johor. Tapi tidak bisa melindungi, kami kan tamu. Mudah-mudahan masalah ini diusut tuntas hingga kami tau jawabannya apa alasan kami diperlakukan demikian," terang Moldy.
Dapat Perlindungan
LPSK menerima laporan perlindungan grup band Radja. LPSK resmi memberikan dukungan dan siap membantu untuk kasus ini. LPSK juga mendorong Kementerian Luar Negeri untuk melakukan pengamanan saat grup band Radja manggung di Malaysia.