Tak hanya tempat-tempat yang sudah terkenal, sektor pariwisata Yogyakarta mencoba ranah baru dengan membuka kampung-kampung sebagai destinasi wisata alternatif.
Demi memajukan kampung wisata di kota itu, Dinas Pariwisata Pemkot Yogyakarta menggelar pemilihan mas dan mbak kampung wisata. Nantinya mereka akan menjadi ujung tombak promosi wisata di setiap kampung.
“Seluruh kampung wisata sudah melakukan pemilihan Mas dan Mbak sehingga total terdapat 18 pasang,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, dikutip dari ANTARA pada Senin (14/11).
Advertisement
Menurut Wahyu, Mas dan Mbak yang sudah terpilih, diharapkan mampu menjadi brand ambassador yang memiliki tugas untuk mengenalkan, mempromosikan, dan memasarkan ragam potensi yang dimiliki tiap-tiap kampung wisata.
Salah satu contohnya adalah Kampung Wisata Giwangan yang memiliki berbagai tujuan wisata seperti Embung Lepen, Dermaga Cinta, dan kebun buah.
“Nantinya Mas dan Mbak Kampung Wisata Giwangan bertugas mempromosikan wisata dengan berbagai media supaya semakin dikenal luas,” kata Wahyu.
Nantinya, Mas dan Mbak Kampung Wisata juga akan dilibatkan untuk menyambut tamu yang datang sekaligus memberikan informasi mengenai potensi wisata yang ada di kampung tersebut.
Advertisement
Selain untuk mengenalkan kampung wisata, adanya pemilihan Mas dan Mbak Kampung Wisata ini adalah sebagai batu loncatan untuk kepentingan regenerasi penerus pengelola kampung wisata.
“Sebagian besar pengurus kampung wisata sudah berusia tua. Hanya itu-itu saja. Makanya kami berupaya melakukan regenerasi dengan pemilihan Mas dan Mbak,” kata Wahyu.
Oleh karena itu, syarat untuk menjadi Mas dan Mbak Kampung Wisata pun dibatasi, yaitu 18-25 tahun. Selain itu, mereka juga merupakan warga asli kampung wisata serta aktif di organisasi kepemudaan.
Advertisement
Pada pemilihan Mas dan Mbak di salah satu kampung wisata, yaitu Kampung Wisata Warungboto, ada 11 peserta yang ikut serta. Mereka terdiri dari empat peserta putra dan tujuh peserta putri.
Namun, dari hasil seleksi tertulis hanya ada dua peserta putra dan tiga peserta putri yang lolos. Setelah seleksi lanjutan, dewan juri yang berasal dari sejumlah tokoh masyarakat menetapkan Muhammad Ikhsan sebagai Mas dan Yuli Dwi Puspa Kurnia Sari sebagai Mbak.
Saat ditanya programnya, Ikhsan mengatakan akan membuat paket wisata walking tour yang diberi nama Warto Eksplorer, yaitu mengajak wisatawan berjalan kaki keliling kampung mengenal berbagai budaya dan kerajinan di Warungboto.
Sedangkan Yuli punya program Didol Ing Kang Toto atau sedino dolan ing Kampung Wisata Warungboto (jalan-jalan seharian di Kampung Wisata Warungboto).