Jawaban Istikharah dan Tanda-Tandanya, Perlu Diketahui

Dengan sholat istikharah, Anda bisa memohon pertolongan Allah untuk menguatkan diri dalam mengambil setiap keputusan. Tentu, sholat istikharah harus dilakukan dengan niat tulus dan ikhlas, memohon kepada Allah untuk memudahkan setiap urusan yang sedang dihadapi.

Ayu Isti Prabandari
Oleh Ayu Isti Prabandari - Reporter
Jawaban Istikharah dan Tanda-Tandanya, Perlu Diketahui
ilustrasi berdoa. © pexels.com/Thirdman

Dalam agama Islam, sholat adalah ibadah wajib yang harus dilakukan oleh setiap umat Muslim. Menunaikan sholat dikatakan sebagai bentuk usaha dari setiap umat untuk berterima kasih kepada Allah karena telah diberikan kehidupan, rezeki, dan kebaikan lainnya.

Bukan hanya itu, ibadah sholat juga menjadi jalan bagi setiap umat Muslim untuk memohon pertolongan Allah ketika sedang menghadapi kesulitan. Anjuran ini bahkan telah diajarkan oleh Rasulullah SAW, bahwa hendaknya setiap umat selalu mendekatkan diri pada Allah agar senantiasa mendapatkan kemudahan.

Baca juga: Niat Shalat Istikharah Jodoh beserta Tata Caranya

Salah satu sholat sunah yang dianjurkan dalam hal ini adalah sholat istikharah. Istikharah adalah sholat sunah yang biasa dilakukan ketika mengalami kebimbangan dalam menentukan pilihan. Ini bisa mencakup hal apapun, mulai dari pendidikan, karir, hingga jodoh.

Dengan sholat istikharah, Anda bisa memohon pertolongan Allah untuk menguatkan diri dalam mengambil setiap keputusan. Tentu, sholat istikharah harus dilakukan dengan niat tulus dan ikhlas, memohon kepada Allah untuk memudahkan setiap urusan yang sedang dihadapi.

Setelah menunaikan sholat istikharah, tentu muncul pertanyaan bagaimana tanda-tanda ketika Anda telah mendapatkan jawaban istikharah dari Allah. Seperti apa dalil serta penjelasan ulama dalam hal ini. Mengutip dari berbagai sumber, berikut kami merangkum penjelasan jawaban istikharah dan tanda-tandanya, perlu dipahami.

Mengenal Sholat Istikharah

Sebelum mengetahui penjelasan tentang jawaban istikharah, perlu dipahami terlebih dahulu pengertian umum dari sholat istikharah. Istikharah adalah sholat sunah yang dilakukan untuk meminta pilihan kepada Allah SWT. Sama seperti sholat sunah pada umumnya, sholat istikharah dilakukan sebanyak dua rakaat. Meskipun tidak ada anjuran waktu khusus dalam pelaksanaannya, pelaksanaan sholat istikharah dianjurkan ketika sedang menghadapi masalah.

Dalam pelaksanaannya, tidak ada pula aturan khusus surat apa yang harus dibaca saat melakukan sholat istikharah. Referensi umum yang sering disebutkan adalah membaca Surat Al Fatihah dan Surat Al Kafirun di rakaat pertama, serta membaca Surat Al Fatihah dan Surat Al Ikhlas di rakaat kedua. Ini bisa menjadi pilihan, namun Anda tetap bisa membaca surat lainnya.

Sholat istikharah pada dasarnya dapat dilakukan ketika sedang menghadapi masalah apapun yang berkaitan dengan kebimbangan menentukan pilihan. Namun perlu dipahami, bahwa ini hanya berlaku ketika Anda sedang menghadapi perkara yang halal, seperti masalah dalam hal pekerjaan, pernikahan, perdagangan, pendidikan, dan hal baik lainnya.

Penjelasan Siapa yang Memilih

Sebelum mengetahui penjelasan tentang jawaban istikharah, penting juga untuk memahami dalil dari anjuran sholat istikharah. Dari Jabir bin Abdullah R.A. menceritakan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan sholat istikharah ketika menghadapi permasalahan.

Rasulullah menganjurkan umat Muslim untuk melaksanakan sholat dua rakaat selain sholat fardhu, kemudian membaca doa, “Ya Allah sesungguhnya aku meminta pilihanMu dengan ilmuMu, dan meminta keputusan dengan ketentuanMu, Aku meminta kemurahanMu, sesungguhnya Engkaulah yang menentukan dan aku tidak ada daya untuk menentukan, Engkaulah yang mengetahui dan aku tidaklah tahu apa-apa, Engkaulah yang Maha Mengetahui perkara gaib. Ya Allah sekiranya Engkau mengetahui bahwa perkara ini (lalu menyebutkan masalahnya) adalah baik bagiku saat ini dan di waktu yang akan datang, atau baik bagi agamaku dan kehidupanku serta masa depanku maka tentukanlah itu untukku dan mudahkanlah ia bagiku lalu berkatilah. Ya Allah apabila Engkau mengetahui bahwa perkara itu buruk bagiku untuk agamaku dan kehidupanku dan masa depan perkaraku, atau bagi urusanku saat ini dan di masa mendatang, maka jauhkanlah ia dariku dan tentukanlah bagiku perkara yang lebih baik darinya, apapun yang terjadi, lalu ridlailah ia untukku”. (h.r. Ahmad, Bukhari dan Ashabussunan).

Dari dalil tersebut, tentu muncul pertanyaan siapa yang memilih dalam hal ini. Pada bacaan doa tersebut, jelas tertulis bahwa seseorang yang sedang menghadapi masalah meminta pilihan Allah. Namun perlu dipahami, bahwa yang memilih di sini adalah tugas dari manusia, bukan Allah. Bacaan doa tersebut dipanjatkan untuk memohon kemudahan Allah agar bisa mengambil pilihan yang baik.

Ini sudah menjadi hal yang jelas, di mana Allah memberikan akal pikiran agar manusia bisa melihat hal baik dan buruk. Dengan akal, manusia dapat mempertimbangkan pilihan yang sekiranya dapat mendatangkan kebaikan dan manfaat baginya. Sehingga melaksanakan sholat istikharah, bukan berarti memohon agar Allah memberikan pilihan, melainkan lebih kepada meminta kekuatan pada Allah agar mudah dalam mengambil keputusan yang baik dan bermanfaat.

Jawaban Istikharah

Setelah mengetahui pengertian umum dan dalilnya, terakhir akan dijelaskan bagaimana tanda-tanda seseorang menerima jawaban istikharah dari Allah. Perlu dipahami, tidak ada dalil yang menyebutkan seperti apa tanda-tanda diterimanya sholat istikharah dan diberikan jawaban atas sholat istikharah.

Banyak orang beranggapan bahwa jawaban istikharah didapat melalui mimpi atau secara tidak sengaja mendapatkan jawaban dari ayat Al Quran yang dibaca secara acak. Dua hal ini sebenarnya tidak mempunyai dalil dan hadist yang kuat, sehingga diragukan kebenarannya.

Menurut ulama, jawaban istikharah didapatkan melalui sebuah keyakinan dalam mengambil suatu keputusan. Di mana seseorang yang melakukan sholat istikharah hendaknya mengambil keputusan sesuai keyakinannya. Keputusan ini diambil setelah melakukan analisa dan pertimbangan.

Dengan begitu, sebelum melakukan sholat istikharah dianjurkan untuk mengumpulkan data atau informasi, menganalisis, serta mempertimbangkan sisi manfaat dan kerugian dari setiap pilihan. Dengan begitu, Anda bisa menggunakan akal untuk memilih pilihan yang dirasa memberikan banyak kebaikan dan manfaat.

Setelah melakukan analisa dan pertimbangan serta melaksanakan istikharah, hendaknya diikuti dengan sikap tawakal. Dengan penuh harapan, agar pilihan yang telah diambil menjadi pilihan yang tepat yang diridhoi Allah. Ketika di kemudian hari kenyataan kurang atau tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka jangan menyalahkan upaya ibadah yang telah dilakukan, terlebih menyalahkan Allah.

Rekomendasi