Kasus klitih tak hanya terjadi di Jogja. Kasus serupa juga terjadi di Boyolali. Pada Rabu (6/4), Polres Boyolali berhasil mengungkap kasus kasus geng klitih. Diduga mereka telah melakukan pembacokan dengan senjata tajam terhadap orang yang tidak dikenal. Pelakunya pun baru tertangkap seorang.
“Seorang pelaku kasus penganiayaan itu adalah AA (16), warga Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Solo. Kini ditahan di Polres Boyolali,” kata Kepala Polres Boyolali AKBP Asep Mauludin dikutip dari ANTARA.
Sementara itu, satu pelaku lainnya yaitu RA (17), warga Banyuanyar, Banjarsari, Solo, masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi masih melakukan pencarian satu pelaku yang terlibat dalam tindak kekerasan itu.
Lalu bagaimana kronologi peristiwa klitih itu? Berikut selengkapnya:
Advertisement
Kronologi Peristiwa
AKBP Asep mengatakan, cerita ini berawal saat korban, SMS (16) warga Desa Pranggon, Kecamatan Andong, Boyolali, bersama tiga orang temannya sedang berada di depat mini market di Desa Kacangan, Kecamatan Andong pada pukul 00.15.
Namun tidak lama kemudian datang sekelompok orang tidak dikenal. Mereka berboncengan mengendarai sepeda motor dan kemudian mengepung korban bersama tiga orang temannya.
Dua teman korban langsung bergegas meninggalkan lokasi. Namun korban dengan seorang temannya berinisial MZ masih berada dalam kepungan kelompok orang tidak dikenal itu.
Advertisement
Diminta Pulang
Sekelompok orang tidak dikenal itu kemudian meminta SMS dan MZ pulang. Setelah itu, SMS bergegas memboncengi MZ dengan sepeda motor meninggalkan lokasi. Namun korban dibuntuti RA dan teman-temannya dari belakang.
Setelah tiba di depan rumah makan Pitoelas Dukuh Pelemrenteng Andong, mereka tiba-tiba dipepet pelaku. Pelaku kemudian langsung menyabet pedang samurai ke arah korban sebanyak enam kali. Karena ini korban berusaha menangkis dengan tangannya hingga terluka terkena sabetan.
Korban dan temannya kemudian berhasil kabur ke kampung daerah Dukuh Tempursari untuk meminta pertolongan pada warga sekitar. Sedangkan pelaku kabur ke arah Watugede, Kecamatan Andong.
Advertisement
Pelaku Menyerang Tanpa Sebab
Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap seorang pelaku berinisial AA (16) di wilayah Andong, Boyolali. Sedangkan tersangka RA masih dalam pencarian.
“Pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban tanpa sebab. Ini modus semacam geng klitih yang pasti menjadi salah satu tindak pidana jalanan yang menjadi prioritas kami untuk penanganan,” ungkap Kapolres.