Sama seperti tahun lalu, Perayaan Iduladha tahun ini masih harus dilaksanakan dalam suasana masa pandemi COVID-19. Oleh karena itu, pelaksanaan kurban harus dibarengi dengan kewaspadaan akan penularan virus yang bisa terjadi di mana saja.
Hal inilah yang disadari oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Dengan sepedanya, Ia berkeliling Kota Semarang dan berhenti di tempat-tempat dilaksanakannya pemotongan hewan kurban. Di sana, dia mengingatkan masyarakat agar tetap menaati protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster kurban.
Lalu apa saja yang dilakukan Ganjar pada warga yang sedang melaksanakan pemotongan hewan itu? berikut selengkapnya:
Advertisement
Keliling Kampung
Selepas melaksanakan Salat Iduladha, Ganjar Pranowo keluar dari rumah dinasnya pada pukul 07.30. Dia kemudian berkeliling menggunakan sepeda.
Pertama-tama, ia mengunjungi kampung-kampung di sekitaran rumah dinasnya. Di sana ia melihat kalau prosesi penyembelihan sudah berjalan tertib. Dia melihat kalau panitia sudah memakai masker dan menjaga jarak.
Advertisement
Ingatkan Warga
Setelah dari kampung-kampung di sekitar Puri Gedeh, kunjungan Ganjar berlanjut ke kampung-kampung di sekitar Jalan MT Haryono. Di sana Ganjar mulai mendapati tempat penyembelihan hewan kurban yang ramai oleh warga. Dia pun langsung berhenti dan mengingatkan warga dan panitia.
Bahkan ketika beranjak ke lokasi selanjutnya di Masjid Darussalam, Pancakarya Semarang, Ganjar melihat ada warga yang tidak mengenakan masker. Tak hanya itu, mereka berdiri dengan jarak yang berdekatan.
“Ayo yang di sana, itu maskernya dipakai. Pak, tolong diingatkan warganya agar tetap pakai masker ya. Pokoknya yang masuk area ini harus pakai masker. Jangan sampai ada klaster kurban,” kata Ganjar pada panitia kurban, dikutip dari Jatengprov.go.id pada Selasa (20/7).
Advertisement
Susah Cari Rumah Sakit
Ketika mengunjungi tempat lain di Sawah Besar dan Muktiharjo Kidul, Ganjar kembali menemukan hal serupa. Bahkan di sana ia menemukan ada warga yang sama sekali tidak mengenakan masker.
“Mas, maskermu mana? Ayo dipakai. Jangan sampai panjenengan semua sakit atau terpapar Corona. Kalau sakit sekarang cari rumah sakit susah, cari oksigen juga susah. Jadi minta perhatiannya ya. Tolong panitia juga selalu mengingatkan,” tegas Ganjar.