Helmy Yahya mempunyai latar belakang pendidikan sebagai lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Namun, pria 58 tahun ini mengawali kariernya di dunia pertelevisian Tanah Air.
Hal ini membawa namanya semakin banyak dikenal masyarakat. Nama Helmy Yahya mulai mencuat ke publik ketika menjadi presenter program acara kuis di pertelevisian Tanah Air.
Tak banyak yang tahu, ternyata Helmy Yahya mempunyai perjuangan yang sangat berat ketika ia masih sekolah. Baru-baru ini, Ia bercerita tentang masa kecil dan perjuangannya tersebut.
Advertisement
Dipaksa Les Bahasa Inggris
Hal itu diungkapkan oleh Helmy Yahya dalam video perbincangannya bersama Sule yang diunggah di kanal Youtube Sule Channel pada Selasa (23/2). Dalam perbincangan tersebut, Helmy Yahya mencoba berbagi kisahnya.
Saat masih duduk di bangku SMP, ternyata Helmy Yahya pernah dipaksa untuk ikut les Bahasa Inggris. Baginya, didikan sang ayah tak akan pernah terlupakan.
“Saya dipaksa kursus bahasa Inggris sama ayah. Dulu kami bahkan dianggap anak dubes," ungkap Helmy Yahya.
Advertisement
Berjalan 16 Kilometer
Tak mudah, ternyata di masa tersebut, Helmy Yahya harus berjalan 16 kilometer untuk mengenyam pendidikan. Tak hanya saat les bahasa inggris saja, saat bersekolah pun ia juga harus berjalan kaki.
"Dia (ayah) guru agama, ngaji, tapi nyuruh kami bisa bahasa Inggris sampai tempuh jalan kaki 16 km. Dulu mending, saya waktu itu kelas 1 SMP, ke sekolahnya udah jalan. Kalau total sama kursus bisa 28 km sehari jalan kaki,” jelas Helmy Yahya.
Advertisement
Peran Sang Ayah
Peran ayahnya tersebut yang bisa membentuk karakter Helmy Yahya sampai sekarang. Tak hanya dirinya, apa lagi sang kakak, Tantowi Yahya sangat fasih berbahasa Inggris ketika masih SMP.
“Padahal itu luar biasa terasa dampaknya sekarang. Hasilnya, saya bisa, apalagi Tantowi kayak air bahasa Inggris-nya,” ucap Helmy Yahya.