Menulis merupakan salah satu aktivitas yang sering dilakukan oleh banyak orang, terutama pelajar. Hampir semua siwa maupun mahasiswa, pasti pernah mendapatkan tugas untuk mengerjakan sebuah makalah. Salah satu bagian pokok dalam penyusunan makalah atau karya ilmiah adalah rumusan masalah.
Rumusan masalah adalah salah satu bagian paling dalam penyusunan makalah atau karya ilmiah. Pada bagian ini, peneliti dituntut untuk bisa menjabarkan permasalahan yang akan diangkat dalam bentuk pertanyaan.
Melansir dari Pro Thesis Writer, rumusan masalah adalah tulisan singkat berupa pertanyaan-pertanyaan mengenai masalah atau kejadian. Rumusan masalah mempertanyakan beberapa hal yang berkaitan dengan suatu penelitian. Nantinya, jawaban dari pertanyaan tersebut yang akan menjadi fokus penelitian.
Lantas, apa saja jenis-jenis rumusan masalah dan bagaimana cara membuatnya? Simak ulasannya yang dirangkum dari Pro Thesis Writer dan Sosiologis:
Advertisement
Mengenal Jenis-jenis Rumusan Masalah
Sebagaimana kita tahu, rumusan masalah adalah suatu pertanyaan yang akan dicarikan jawabannya melalui pengumpulan data. Adapun bentuk-bentuk rumusan masalah penelitian dikembangkan berdasarkan penelitian menurut tingkat ekspansi.
Secara umum, rumusan masalah dibagi menjadi tiga jenis, yaitu rumusan masalah deskriptif, komparatif, dan asosiatif. Adapun penjelasan mengenai jenis-jenis rumusan masalah tersebut adalah seperti berikut:
Rumusan Masalah Deskriptif
Rumusan masalah deskriptif adalah rumusan masalah yang menggambarkan seluruh alur penelitian kualitatif, mulai dari latar belakang hingga penarikan kesimpulan. Biasanya, rumusan masalah deskriptif bersifat penelitian kualitatif. Selain itu, jenis rumusan masalah ini digunakan jika penelitian yang hendak dilakukan memiliki satu variabel.
Rumusan Masalah Komparatif
Rumusan masalah komparatif merupakan jenis rumusan masalah yang membandingkan suatu variabel atau beberapa variabel pada sebuah penelitian. Sehingga, bisa dikatakan bahwa jenis rumusan masalah ini merupakan kebalikan dari rumusan masalah deskriptif.
Rumusan Masalah Asosiatif
Rumusan masalah asosiatif adalah suatu rumusan masalah penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih. Setidaknya ada tiga bentuk hubungan, yakni hubungan kausal, hubungan simetris, dan interaktif.
Advertisement
Cara Membuat Rumusan Masalah
Karya ilmiah sering digunakan untuk memenuhi tugas tertentu seperti tugas akademik dan tugas non akademik. Selain itu, makalah juga sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan studi. Berikut ini langkah-langkah membuat rumusan masalah pada suatu penelitian:
- Tulis satu kalimat atau paragraf pengantar rumusan masalah.
- Rumusan masalah atau pertanyaan penelitian bisa ditulis dalam bentuk daftar pertanyaan atau paragraf.
- Rumusan masalah ditulis dengan menanyakan hubungan antar variabel dalam konteks tertentu, khususnya untuk penelitian sosial.
- Libatkan beberapa kalimat tanya yang relevan seperti "apa", "mengapa", atau "bagaimana" yang sering muncul dalam penelitian sosial.
- Pastikan untuk mengakhiri pertanyaan dengan spesifik.
Advertisement
Fungsi Rumusan Masalah
Seperti yang sudah diketahui, makalah merupakan salah satu sarana komunikasi tertulis yang sering dikerjakan oleh para sarjana atau ilmuwan untuk merealisasikan ide-idenya.
Berdasarkan sifat dan jenisnya, makalah bisa disajikan melalui artikel ilmiah, seminar, maupun laporan penelitian yang nantinya dipublikasikan dalam jurnal nasional maupun internasional.
Dalam penulisan karya ilmiah, harus ada rumusan masalah yang berfungsi sebagai pedoman pada sebuah penelitian. Selain itu, rumusan masalah juga dapat membuka pikiran pembaca terhadap suatu masalah.