Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengunjungi Museum Batik Danar Hadi, Dapat Rekor MURI karena Koleksinya

Mengunjungi Museum Batik Danar Hadi, Dapat Rekor MURI karena Koleksinya Museum Batik Danar Hadi. ©2023 liputan6.com

Merdeka.com - Museum Batik Danar Hadi merupakan museum dengan koleksi batik terbanyak di seluruh Asia. Museum itu berada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 261, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

Lokasi museum itu berada di dalam kompleks Ndalem Wuryaningratan. Ndalem Wuryaningratan merupakan tempat tinggal K.R.M.H Wuryaningrat, seorang menantu sekaligus patih dari Raja Kasunanan Surakarta, Pakubuwono X.

Tak hanya melihat-lihat koleksi, di sana pengunjung juga bisa mengikuti workshop membatik. Lalu seperti apa keunikan Museum Batik Danar Hadi? Berikut selengkapnya:

Sejarah Museum Batik Danar Hadi

museum batik danar hadi

©Instagram/@museumdanarhadi

Museum Batik Danar Hadi didirikan oleh Almarhum H. Santosa Doellah pada 20 Oktober 2000. Santosa merupakan pengusaha batik asli Kota Solo. Di sana terdapat 11 ruangan batik dengan fungsi yang berbeda-beda. Satu ruangan khusus disediakan untuk memajang koleksi batik kuno Bapak H. Santosa Doellah.

Secara keseluruhan, koleksi batiknya terbagi menjadi sembilan jenis yang sesuai dengan tema dari museum itu yaitu “Batik Pengaruh Zaman dan Lingkungan”. Pemilihan tema tersebut tak lepas dari pengalaman dan pengamatan H. Santosa yang sudah menekuni, menggeluti, dan meneliti seni kerajinan batik sejak usia 15 tahun.

Punya Ribuan Koleksi Batik

museum batik danar hadi

©Instagram/@museumdanarhadi

Dilansir dari kanal YouTube Gibran Rakabuming, Museum Batik Danar Hadi merupakan museum pribadi yang memiliki ribuan koleksi batik. Keberadaannya sudah diakui oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai museum dengan koleksi terbanyak di seluruh Asia.

Koleksi batiknya berasal dari berbagai daerah seperti batik asli keraton, batik Jawa Hokokai, serta batik pesisir. Setiap batik punya nilai filosofis. Ada batik satriya manah dan semen rante yang digunakan untuk acara lamaran.

Satria manah punya makna bahwa ia tengah “memanah” hati sang kekasih. Sedangkan Semen Rante melambangkan agar cinta di antara kedua pasangan selalu bersemi.

Ada Fasilitas Belajar Membatik

museum batik danar hadi

©Instagram/@museumdanarhadi

Saat berkunjung ke Museum Batik Danar Hadi, pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan batik. Selain itu, pengunjung juga bisa mengikuti workshop pembuatan batik untuk bisa menambah wawasan dan kreativitas. Di akhir kunjungan itu, pengunjung juga bisa berbelanja berbagai jenis batik di butik yang disediakan.

Wisatawan yang ingin berkunjung ke museum itu harus memperhatikan beberapa peraturan kunjungan seperti tidak boleh menggunakan kamera dengan flash dan jumlah pengunjung yang dibatasi saat memasuki ruangan. Segala peraturan itu dibuat untuk memelihara kualitas batik agar tidak pudar tergerus zaman.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP