Mengunjungi Masjid Jami Menggoro Temanggung, Dibangun di Era Sunan Kalijaga
Merdeka.com - Peradaban Islam di Nusantara memang sudah lama berlalu. Namun sisa-sisa kejayaan itu masih bisa dijumpai hingga sekarang. Di Temanggung, ada sebuah tempat ibadah bernama Masjid Jami Menggoro. Masjid tertua di Kabupaten Temanggung itu menjadi pilihan wisatawan yang akan melakukan wisata religi.
Dilansir dari laman resmi Pemkab Temanggung, Masjid Jami’ Menggoro dibangun pada tahun pada tahun 1272 Masehi. Imam Masjid Jami’ Menggoro, Bisrul Kahfi, mengatakan bahwa pada saat itu Sunan Kalijaga melakukan perjalanan jauh dan bertemu dengan Kyai Makukuhan Kedu.
Begini cerita selengkapnya tentang Masjid Jami Menggoro, masjid tertua di Temanggung yang kaya akan cerita sejarah Islam.
Sejarah Masjid Jami Menggoro

©YouTube/Ragam Temanggung
Saat itu, Kyai Makukuhan dijadikan menantu oleh Kyai Makukuhan dan punya anak bernama Nyai Brintik. Nyai Brintik inilah yang diberi tugas di Karesidenan Kedu dan kemudian membangun masjid di Desa Menggoro Tembarak.
Meski telah direnovasi hingga empat kali, 16 pilar atau tiang penyangga masjid itu masih asli berdiri sejak masjid itu pertama kali dibangun. Biasanya pengunjung dari berbagai daerah memadati area makam masjid untuk melakukan ziarah dan mujahadah untuk mencari keberkahan.
Kisah Kyai Pahing

©YouTube/Ragam Temanggung
Bisrul Hafi, Imam Masjid Jami Menggoro mengatakan, takmir pertama di Masjid Jami’ Menggoro bernama Kyai Pahing. Di Masjid Jami’ Menggoro, dia menciptakan tradisi mujahadahan.
Seiring waktu, peserta mujahadah itu bertambah banyak. Hal ini membuat sang istri dari Kyai Pahing menyediakan air minum dan makanan bagi para peserta mujahadahan. Inisiatif istri Kyai Pahing ini diikuti oleh para penduduk sekitar. Mereka mulai berjualan aneka makanan di sekitar masjid.
“Aktivitas ini rupanya diketahui oleh Belanda. Mereka kemudian membuatkan tempat berjualan di depan masjid,” kata Bisrul Hafi dikutip dari kanal YouTube Ragam Temanggung.
Peninggalan Hindu di Masjid Jami Menggoro

©YouTube/Ragam Temanggung
Tak hanya peninggalan Islam, di halaman Masjid Jami’ Menggoro terdapat beberapa peninggalan era Peradaban Hindu. Di sana terdapat dua buah patung nandi yang sudah terpotong kepalanya.
Selain itu bentuk pelataran masjid dinilai sama dengan dasar bangunan-bangunan ibadah atau pemujaan agama Hindu. Diduga masih ada peninggalan-peninggalan Peradaban Hindu lain yang belum terungkap di sekitar masjid itu.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya