Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menguak Fakta "Tuk Budoyo", Mata Air Keramat di Lereng Gunung Sumbing

Menguak Fakta

Menguak Fakta "Tuk Budoyo", Mata Air Keramat di Lereng Gunung Sumbing

Tak hanya terkenal dengan mata airnya, Tuk Budoyo nyatanya kini telah menjadi cagar budaya.

Di lereng Gunung Sumbing, tepatnya di Desa Losari, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung, terdapat sebuah sumber air yang dikeramatkan bernama Tuk Budoyo. Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, “Tuk Budoyo” artinya sumber air kebudayaan.

Menguak Fakta

Tak hanya terkenal dengan mata airnya, Tuk Budoyo nyatanya kini telah menjadi cagar budaya.

Di tempat ini banyak diadakan ritual budaya terutama yang berkaitan dengan penanaman tembakau serta budidayanya yang berhubungan erat dengan mata pencaharian masyarakat setempat.

Menguak Fakta

Dilansir dari kanal YouTube Tapak Pengembara, mata air Tuk Budoyo dipercaya bisa meningkatkan aura para seniman. Lokasinya begitu teduh, rindang, dan eksotis.

Menguak Fakta

Biasanya mata air Tuk Budoyo akan ramai pengunjung pada malam satu suro. Banyak dari mereka mengadakan kegiatan keagamaan di sana.

Menguak Fakta

Area Tuk Budoyo benar-benar disakralkan penduduk. Pengunjung tidak diperbolehkan untuk berfoto selfie di area wisata itu.
Selain itu, wisatawan juga tidak boleh mandi atau berendam di sumber mata air Tuk Budoyo.

Selain mata air, di Tuk Budoyo ada beberapa pendopo, musala, dan tempat pemandian. Biasanya pemandian itu dipakai saat malam Satu Suro. Mereka percaya dengan mandi di sana bisa mengusir roh halus. 

Menguak Fakta

Sumber mata air Tuk Budoyo sangat jernih. Tampak air muncul dan mengalir cukup deras dari celah-celah bebatuan.

Air yang muncul dari sumber air itu boleh diminum langsung tanpa dimasak. Menurut penuturan warga sekitar, air itu awet dan tetap bening walau tiga tahun disimpan di botol.

Pada tahun 2018 lalu, Kementerian PUPR turut mengembangkan kawasan wisata Tuk Budoyo. Mereka melakukan penataan lokasi dan menambah beberapa fasilitas agar wisatawan betah berlama-lama di sana.

Sejatinya tempat wisata ini buka 24 jam. Namun wisatawan disarankan datang ke tempat ini dari pagi sampai sore karena pada malam hari tempat ini sangat gelap.

Tak hanya sebagai sumber air yang dikeramatkan, kawasan wisata Tuk Budoyo juga menjadi lokasi tempat menggelar kegiatan.

Pada 26 Januari 2024 lalu misalnya, jajaran Pemkab Temanggung menggelar acara “Jumat Sehat” yang dipusatkan di area wisata TUk Budoyo. Acaranya antara lain jalan sehat serta penjelasan mengenai tempat wisata.

Dalam acara tersebut, Kepala Desa Losari, Mujiyono, menjelaskan terkait sejarah Tuk Budoyo kepada peserta kegiatan Jumat Sehat.

“Tuk Budoyo ini merupakan peninggalan sejarah dan ceritanya sudah sampai turun-temurun, terutama di kalangan seniman ataupun masyarakat yang punya hajat atau keinginan. Tuk Budoyo ini memiliki mata air yang dipercaya mengandung berkah,” kata Mujiyono dikutip dari Temanggungkab.go.id.

Menguak Fakta Bendungan Pucang Gading, Pintu Air Tua Peninggalan Belanda yang Masih Berfungsi Hingga Kini
Menguak Fakta Bendungan Pucang Gading, Pintu Air Tua Peninggalan Belanda yang Masih Berfungsi Hingga Kini

Bangunan bendungan masih tampak kokoh walau beberapa bagiannya sudah tampak tergerus arus air

Baca Selengkapnya
Mengenal Tuk Si Bedug, Sumber Mata Air Keramat di Sleman Konon Warisan Sunan Kalijaga
Mengenal Tuk Si Bedug, Sumber Mata Air Keramat di Sleman Konon Warisan Sunan Kalijaga

Sampai saat ini mata air tersebut masih terjaga kesuciannya.

Baca Selengkapnya
Kisah Mata Air Campaka Surga Tersembunyi di Bandung, Dulu Disinggahi Sunan Kalijaga
Kisah Mata Air Campaka Surga Tersembunyi di Bandung, Dulu Disinggahi Sunan Kalijaga

Airnya jernih dengan pemandangan hutan dan bukit yang memanjakan. Lokasi ini cocok untuk healing dari hiruk pikuk perkotaan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Melihat Mata Air Benoyo di Kota Salatiga, Airnya Sangat Jernih Walau di Tengah Perkampungan Penduduk
Melihat Mata Air Benoyo di Kota Salatiga, Airnya Sangat Jernih Walau di Tengah Perkampungan Penduduk

Konon pada zaman dahulu mata air tersebut digunakan untuk mandi para tentara.

Baca Selengkapnya
Disiapkan Jadi Cagar Budaya, Ini Fakta Menarik Situs Prasejarah Gunung Srobu
Disiapkan Jadi Cagar Budaya, Ini Fakta Menarik Situs Prasejarah Gunung Srobu

Secara geologi situs ini terbentuk dari batu gamping koral dengan keadaan pesisir tanjung berupa pantai bertebing karang terjal hingga landai.

Baca Selengkapnya
Fakta Unik Danau Tasikardi di Serang, Dibangun pada Abad ke-16 Sudah Gunakan Teknologi Penyaring Air
Fakta Unik Danau Tasikardi di Serang, Dibangun pada Abad ke-16 Sudah Gunakan Teknologi Penyaring Air

Dibangun pada abad ke-16, Danau Tasikardi di Banten sudah memiliki teknologi pemurnian air yang mumpuni.

Baca Selengkapnya
Langsung Menghadap Danau Toba, Ini Fakta Menarik Gunung Sibuatan di Kabupaten Karo
Langsung Menghadap Danau Toba, Ini Fakta Menarik Gunung Sibuatan di Kabupaten Karo

Ada spesies kantong semar yang membuat dua orang asal Jerman rela ke Gunung Sibuatan hanya untuk melakukan penelitian terhadap tumbuhan tersebut.

Baca Selengkapnya
Fakta Unik Bentang Alam Kabupaten Gunungkidul, Dulunya Hamparan Lautan yang Kini Jadi Deretan Pegunungan
Fakta Unik Bentang Alam Kabupaten Gunungkidul, Dulunya Hamparan Lautan yang Kini Jadi Deretan Pegunungan

Tak jarang di Gunungkidul terdapat bukit yang tersusun dari batu karang seperti yang berada di lautan.

Baca Selengkapnya
Terbentuk dari Letusan Gunung Berapi, Simak Fakta Menarik Danau Maninjau di Sumatra Barat
Terbentuk dari Letusan Gunung Berapi, Simak Fakta Menarik Danau Maninjau di Sumatra Barat

Di bagian barat Pulau Sumatra, tepatnya di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, terdapat danau yang tak kalah indahnya untuk dikunjungi, yaitu Danau Maninjau

Baca Selengkapnya