Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Upacara Adat Mitoni, Kearifan Lokal Jawa yang Dilakukan untuk Menekan Angka Stunting

Mengenal Upacara Adat Mitoni, Kearifan Lokal Jawa yang Dilakukan untuk Menekan Angka Stunting

Mengenal Upacara Adat Mitoni, Kearifan Lokal Jawa yang Dilakukan untuk Menekan Angka Stunting

Mitoni adalah upacara adat selamatan saat janin dalam kandungan berusia 7 bulan

Meskipun zaman telah berkembang sedemikian modern, namun masyarakat Jawa tidak meninggalkan budaya dari adat istiadat yang turun temurun masih berjalan hingga saat ini. Salah satunya upacara adat dan tradisi ‘Mitoni’.

Mengenal Upacara Adat Mitoni, Kearifan Lokal Jawa yang Dilakukan untuk Menekan Angka Stunting

Dilansir dari Surakarta.go.id, mitoni adalah upacara adat berupa selamatan saat janin dalam kandungan berusia 7 bulan.

Tradisi ini digelar dalam rangka untuk memohon keselamatan untuk ibu dan bayinya, serta memanjatkan doa-doa agar proses bersalin berjalan lancar dan bayi yang dilahirkan menjadi pribadi yang luhur di masa depan.

Terdapat beberapa prosesi utama dalam upacara mitoni antara lain siraman pada waktu siang hari, proses brojolan, yaitu memasukkan telur ke dalam jarik calon ibu, memasukkan sepasang kelapa gading muda ke dalam sarung dari atas perut calon ibu, lalu proses ganti pakaian sebanyak tujuh kali di mana calon ibu akan dipakaikan kemben atau kain jarik dengan tujuh motif yang berbeda oleh para sesepuh.

Tradisi ini telah berkembang secara turun-temurun khususnya di Pulau Jawa. Pemkot Yogyakarta secara khusus berencana menggelar acara ini pada 27 April 2024 nanti sebagai upaya menekan stunting.

Mengenal Upacara Adat Mitoni, Kearifan Lokal Jawa yang Dilakukan untuk Menekan Angka Stunting

Pejabat Ketua TP Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Yogyakarta, Atik Wulandari mengatakan bahwa acara ini akan melibatkan 200 orang terdiri dari ibu hamil beserta suami, remaja, calon pengantin, pasangan usia subur, serta ibu bayi di bawah usia 2 tahun.

“Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kota Yogyakarta untuk pertama kalinya dengan menggandeng seluruh pihak yang dapat membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting seperti remaja, pasangan usia subur, serta ibu hamil,”
kata Atik dikutip dari ANTARA.

antaranews.com

Terkait acara ini, Direktur Komunikasi, Informasi, dan Edukasi BKKBN Soetriningsih berharap bahwa tradisi “Mitoni” yang diadakan Pemkot Yogyakarta tak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya Jawa, namun juga untuk membantu penurunan stunting di wilayah tersebut.

“Di upacara ini kita bisa mengambil banyak sekali manfaat. Contoh saja mandi atau siraman bagi ibu hamil untuk menjaga kebersihan, serta adat makan berdampingan dengan bahan makanan yang bergizi dan bernutrisi yang harus menjadi prioritas nilai gizi dan harus seimbang,”
kata Atik dikutip dari ANTARA

ANTARA

Momen Seru Atikoh Ganjar Berbagi Cerita Penanganan Stunting hingga Beri Telur ke Ibu Hamil di Bantul
Momen Seru Atikoh Ganjar Berbagi Cerita Penanganan Stunting hingga Beri Telur ke Ibu Hamil di Bantul

Pembagian telur itu dilakukan usai Atikoh berdialog dengan ibu-ibu pengajian dan wanita hamil dari Kecamatan Banguntapan, Bantul.

Baca Selengkapnya
Turunkan Angka Stunting, Pemkab Cianjur Mengandalkan Pangan Lokal
Turunkan Angka Stunting, Pemkab Cianjur Mengandalkan Pangan Lokal

Kekayaan alam di Cianjur menjadi kunci turunnya kasus stunting.

Baca Selengkapnya
Mitos Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa, Bisa Jadi Pertanda Baik
Mitos Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa, Bisa Jadi Pertanda Baik

Mitos telinga berdenging dalam primbon Jawa mencerminkan suatu kepercayaan tradisional yang melekat dalam masyarakat Jawa.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Mengenal Tradisi Andung, Ungkapan Perasaan Duka saat Upacara Kematian Ala Suku Batak Toba
Mengenal Tradisi Andung, Ungkapan Perasaan Duka saat Upacara Kematian Ala Suku Batak Toba

Ketika seseorang telah pergi untuk selamanya, bagi kelompok Suku Batak Toba orang tersebut layak untuk mendapatkan penghormatan.

Baca Selengkapnya
Mengenal 3 Burung Unik Asli Madura, Ada yang Bersuara Aneh dan Menakutkan saat Malam Hari
Mengenal 3 Burung Unik Asli Madura, Ada yang Bersuara Aneh dan Menakutkan saat Malam Hari

Mirisnya, burung-burung endemik ini kian hari kian langka.

Baca Selengkapnya
30 Kata-kata Jawa Singkat dan Artinya, Bijak dan Penuh Makna
30 Kata-kata Jawa Singkat dan Artinya, Bijak dan Penuh Makna

Membaca kata-kata Jawa singkat memiliki keunikan tersendiri dan dapat memberikan nilai tambah dalam pemahaman budaya serta kebijaksanaan lokal.

Baca Selengkapnya
Kini Mulai Tertelan Zaman, Ini Kisah Mbah Atmo Sang Pelestari Perajin Mainan Anak Tradisional di Bantul
Kini Mulai Tertelan Zaman, Ini Kisah Mbah Atmo Sang Pelestari Perajin Mainan Anak Tradisional di Bantul

Nenek berusia 86 tahun ini merupakan satu-satunya perajin mainan tradisional yang masih eksis bertahan hingga saat ini.

Baca Selengkapnya
Mengenal Tari Kandangan Jawa Barat, Siap Tampil pada HUT RI ke-78 di Istana Merdeka
Mengenal Tari Kandangan Jawa Barat, Siap Tampil pada HUT RI ke-78 di Istana Merdeka

Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap mengirimkan keikutsertaan Tari Kandangan pada 17 Agutus di Istana Merdeka

Baca Selengkapnya
Mengenal Acara Damar Sewu Asli Kuningan, Bawa Semangat ke-Siliwangian
Mengenal Acara Damar Sewu Asli Kuningan, Bawa Semangat ke-Siliwangian

Acara Damar Sewu tak bisa dipisahkan dari kearifan lokal masyarakat Kuningan yang sarat makna

Baca Selengkapnya