Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Geblek, Camilan Khas Petani Kulon Progo yang Terbuat dari Singkong

Mengenal Geblek, Camilan Khas Petani Kulon Progo yang Terbuat dari Singkong Geblek Kulon Progo. ©2021 Merdeka.com/Fitria Nuraini

Merdeka.com - Geblek merupakan camilan yang terbuat dari singkong. Tak ada riwayat yang jelas mengenai sejarah asal mula makanan ini. Pertama kali dikenalkan oleh masyarakat Pengasih, Kulon Progo, di kemudian hari makanan ini sering dibawa petani sebagai bekal saat mereka bekerja di sawah.

Mengandung karbohidrat yang memadai, geblek dapat mengisi perut para petani yang lapar setelah bekerja keras di sawah. Munculnya geblek ini juga tak lepas dari salah satu komoditas yang dihasilkan petani Kulon Progo yaitu singkong.

Singkong yang telah dipanen kemudian diolah dan menghasilkan camilan itu. Lalu apa lagi keunikan camilan khas Kulon Progo yang satu ini? Berikut ulasan selengkapnya:

Proses Membuat Geblek

geblek

©wikipedia.org

Dilansir dari Kemdikbud.go.id, pembuatan geblek biasanya dilakukan di pagi hari. Terdapat pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan saat membuat geblek. Proses mencampur adonan antara pati dengan air panas dilakukan oleh laki-laki. Saat ini banyak masyarakat yang sudah menggunakan mixer saat mengaduk adonan.

Saat belum ada teknologi itu, masyarakat mengaduk adonan secara manual menggunakan tangan sehingga dibutuhkan tenaga yang besar karena adonan itu sangat lengket dan panas. Sedangkan perempuan bertugas membentuk geblek. Apalagi dalam membentuk geblek dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan.

Selain itu, setiap geblek memiliki kualitas yang berbeda, tergantung jenis pati yang digunakan dan metode proses pembuatan geblek yang dilakukan. Semakin bagus kualitas pati, maka semakin bagus pula kualitas rasa dan ketahanan geblek.

Lokasi Penjualan Geblek

geblek

©kulonprogokab.go.id

Para penjual geblek dapat mudah ditemukan di sepanjang jalan Nanggulan, Pengasih, dan Wates. Di sana, terdapat kios-kios penjual geblek yang buka sore hari. Harganya pun cukup murah. Satu renteng geblek dihargai Rp500.

Sementara itu, ada pula dari para pengusaha yang memproduksi geblek mentah yang dapat disimpan 3-4 hari di dalam kulkas. Selain di Kulon Progo, geblek juga dapat dijumpai di Yogya dan Muntilan.

Saat acara-acara budaya di Kulon Progo, geblek disajikan dengan tempe benguk di mana geblek berfungsi sebagai kudapan pokok dan tempe benguk sebagai lauknya. Seiring waktu, makanan ini makin diminati wisatawan dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat Kulon Progo.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP