Mengenal Apa Itu Empati Beserta Manfaatnya untuk Kehidupan Sehari-hari
Merdeka.com - Sebagai makhluk sosial, manusia selalu dituntut untuk saling tolong menolong satu sama lain. Saat orang-orang terdekat sedang tertimpa musibah atau menghadapi suatu masalah, sudah seharusnya kita peduli dan memberikan empati. Hal ini perlu dilakukan untuk membangun serta menjaga hubungan antara sesama manusia.
Melansir dari Merriam Webster, empati adalah kemampuan untuk memahami apa yang dirasakan orang lain, melihat dari sudut pandang tersebut, dan membayangkan diri sendiri pada posisi orang tersebut. Dengan kata lain, empati adalah munculnya rasa iba terhadap derita yang sedang dialami orang lain.
Memberikan empati kepada orang lain menjadi salah satu cara menjaga hubungan antara sesama manusia. Selain itu, berempati juga bisa meringankan beban atau masalah orang tersebut.
Lantas, apa itu empati dan bagaimana cara menumbuhkan sikap tersebut? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari Head Space:
Mengenal Apa Itu Empati

©Shutterstock/Yuri Arcurs
Seperti yang sudah diketahui, setiap orang pasti pernah mengalami suatu musibah atau masalah. Ketika orang lain sedang menghadapi suatu masalah, sebagai makhluk sosial, kita perlu memberikan empati. Selain dapat meringankan masalah tersebut, sikap ini juga bisa mempererat tali persaudaraan antar sesama manusia.
Secara bahasa, empati memiliki arti "ketertarikan fisik", yang bisa didefinisikan sebagai respon afektif dan kognitif yang kompleks ada distres emosional orang lain. Dengan kata lain, empati adalah kemampuan untuk merasakan keadaan emosional orang lain, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah tersebut. Seperti dikutip dari studiilmu.com, berikut ini pengertian empati menurut para ahli:
Adler
Empati adalah penerimaan terhadap perasaan orang lain dan bisa meletakkan diri kita pada tempat tersebut. Empati juga memiliki arti to fell ini, atau sebuah proses di mana kita berdiri sejenak pada ‘sepatu orang lain’ agar mampu merasakan bagaimana dalamnya perasan orang yang memiliki masalah tersebut.
Goleman
Empati adalah kemampuan untuk mengerti emosi yang dirasakan orang lain. Empati memiliki tingkatan yang lebih dalam mengenai pengertian, pendefinisian, dan reaksi terhadap kepedulian serta kebutuhan yang mendasari respon emosional lainnya.
Bullmer
Empati adalah sebuah proses yang terjadi saat seseorang merasakan perasaan orang lain dan menangkap arti perasaan tersebut, kemudian dikomunikasikan dengan kepekaan yang sedemikian rupa sehingga bisa menunjukkan bahwa orang tersebut sungguh-sungguh mengerti perasaan orang lain. Sederhananya, empati ialah pemahaman terhadap orang lain daripada berupa sebuah diagnosa atau evaluasi.
Manfaat Empati untuk Kehidupan Sehari-hari

©2012 Merdeka.com
Memberikan empati kepada orang yang sedang memiliki masalah merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga hubungan antar sesama manusia. Ada banyak beragam manfaat empati bagi kehidupan sehari-hari, di antaranya sebagai berikut:
Mempererat Tali Persaudaraan
Manfaat empati yang pertama yaitu bisa mempererat tali persaudaraan. Memberikan empati kepada orang lain yang sedang mengalami suatu masalah bisa membangun hubungan sosial dengan orang lain. Selain itu, berempati juga mampu memahami apa yang dipikirkan dan dirasakan orang lain, sehingga hal ini bisa melatih kepekaan seseorang terhadap lingkungan sekitar.
Melatih Perilaku Tolong Menolong
Saat memberikan empati, seseorang akan merasakan keadaan yang dialami oleh orang lain. Sikap ini bisa mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu yang bisa meringankan beban masalah orang tersebut. Sehingga, rasa empati juga bermanfaat untuk melatih perilaku tolong menolong antar sesama manusia.
Cara Menumbuhkan Rasa Empati
Empati merupakan sebuah kemampuan seseorang untuk peduli terhadap sesama. Oleh karena itu, sikap ini bisa dibentuk atau dilatih dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini beberapa cara menumbuhkan dan memperkuat rasa empati:
• Berusaha untuk selalu menjadi pendengar yang baik
• Selalu menempatkan diri sendiri pada posisi orang lain
• Berusaha untuk selalu memahami orang lain
• Memperbanyak bergaul dengan orang yang memiliki latar belakang yang berbeda
• Selalu memerhatikan bahasa tubuh dan bentuk komunikasi non verbal lainnya dari orang lain
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya