Manfaat Karbohidrat untuk Diet, Kurangi Nafsu Makan Berlebih
Merdeka.com - Seperti diketahui, berat badan masih menjadi masalah yang kerap mengganggu bagi sebagian orang. Di mana, sebagian orang yang memiliki berat badan berlebih merasa kurang percaya diri dengan bentuk tubuh yang dimiliki. Ini dapat dialami oleh siapa saja, baik pria maupun wanita.
Tak heran, jika banyak orang mulai menjalankan program diet demi menjaga berat badan yang lebih sehat dan proporsional. Program diet untuk menurunkan berat badan ini sering kali dilakukan dengan mengurangi konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, seperti nasi, ketela, hingga kentang.
Namun, sebenarnya konsumsi karbohidrat tidak selalu menimbulkan risiko kenaikan berat badan. Justru sebaliknya, konsumsi karbohidrat yang tepat dapat membantu Anda menurunkan berat badan secara efektif. Di mana manfaat karbohidrat untuk diet diketahui dapat meningkatkan rasa kenyang, mengurangi nafsu makan berlebihan, hingga membantu menghilangkan lemak.
Selain itu, manfaat karbohidrat untuk diet juga baik bagi kesehatan. Dengan asupan karbohidrat yang cukup dan seimbang dikatakan dapat membantu meningkatkan suasana hati, menjaga kesehatan jantung, hingga meningkatkan fokus dan ketajaman daya ingat.
Bagi Anda yang berencana menjalani program diet dengan mengurangi karbohidrat, beberapa manfaat ini perlu dipertimbangkan kembali. Dilansir dari laman Eating Well, berikut kami merangkum beberapa manfaat karbohidrat untuk diet yang perlu diketahui.
Manfaat Karbohidrat untuk Diet: Mencegah Kenaikan Berat Badan, Memangkas Lingkar Pinggang, Membakar Lemak
Mencegah Kenaikan Berat Badan
Manfaat karbohidrat untuk diet yang pertama yaitu dapat mencegah kenaikan berat badan. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Brigham Young di Utah, menemukan bahwa wanita yang mendapatkan asupan serat cukup mengalami penurunan berat badan yang lebih baik. Banyak makanan karbohidrat mengandung serat tinggi yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama.
Selain itu, kandungan serat pada makanan berkarbohidrat juga membantu melancarkan sistem pencernaan. Dengan konsumsi karbohidrat yang cukup, maka Anda bisa mengontrol nafsu makan berlebihan sekaligus mendapatkan fungsi pencernaan yang optimal. Secara tidak langsung, hal ini dapat mencegah risiko kenaikan berat bahan, bahkan membantu menurunkan berat badan.
Memangkas Lingkar Pinggang
Manfaat karbohidrat untuk diet berikutnya yaitu dapat memangkas lingkar pinggang. Konsumsi biji-bijian utuh yang mengandung karbohidrat diketahui dapat membantu membakar lemak tubuh total dan lemak perut dengan baik.
Ini terbukti dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang makan sekitar 3 porsi biji-bijian sehari memiliki sekitar 2,4 persen lebih sedikit lemak tubuh dan 3,6 persen lebih sedikit lemak perut daripada mereka yang makan kurang dari seperempat porsi biji-bijian.
Membakar Lemak
Manfaat karbohidrat untuk diet selanjutnya yaitu dapat menghilangkan lemak. Konsumsi makanan karbohidrat seperti oatmeal atau sereal bekatul saat sarapan atau tiga jam sebelum olahraga dikatakan dapat membantu membakar lebih banyak lemak, menurut sebuah studi dari Journal of Nutrition.
Dalam studi tersebut, makan karbohidrat jenis "slow-release" atau pelepasan lambat, tidak meningkatkan gula darah setinggi makan karbohidrat olahan, seperti roti putih. Kadar insulin dalam tubuh pun tidak melonjak setinggi makanan karbohidrat olahan. Ini karena insulin berperan dalam memberi sinyal pada tubuh Anda menyimpan lemak, memiliki kadar yang lebih rendah dapat membantu Anda membakar lemak.
Manfaat Karbohidrat untuk Diet: Meningkatkan Mood, Menjaga Kesehatan Jantung, Mempertajam Daya Ingat
Meningkatkan Mood
Manfaat karbohidrat untuk diet juga memberikan khasiat kesehatan lain, salah satunya dapat meningkatkan mood. Dikatakan, asupan karbohidrat memiliki potensi meningkatkan produksi serotonin, senyawa kimia otak yang membuat Anda merasa nyaman.
Dalam sebuah studi dari Archives of Internal Medicine, orang-orang yang mengikuti diet rendah karbohidrat selama setahun mengalami lebih banyak depresi, kecemasan, dan kemarahan, daripada mereka yang menjalani diet rendah lemak dan tinggi karbohidrat yang berfokus pada susu rendah lemak, biji-bijian, buah, dan kacang-kacangan.
Menjaga Kesehatan Jantung
Manfaat karbohidrat untuk diet lainnya juga dapat menjaga kesehatan jantung. Penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan asupan serat larut (sejenis serat yang ditemukan dalam makanan kaya karbohidrat seperti oatmeal dan kacang-kacangan) sebanyak 5 hingga 10 gram setiap hari, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat sebesar 5 persen.
Demikian pula, orang yang makan lebih banyak biji-bijian (beras merah, bulgur, quinoa) cenderung memiliki kolesterol LDL yang lebih rendah dan kolesterol HDL "baik" yang lebih tinggi. Kadar kolesterol dalam tubuh yang seimbang tentu akan mendukung fungsi dan kesehatan jantung yang lebih baik.
Mempertajam Daya Ingat
Manfaat karbohidrat untuk kesehatan yang terakhir dapat mempertajam daya ingat. Wanita yang kelebihan berat badan, kemudian mengikuti diet rendah karbohidrat selama seminggu, memiliki memori kerja otak yang lebih buruk, ini termasuk memori visuospatial (mengingat lokasi di peta).
Berbeda dengan mereka yang mengonsumsi makanan karbohidrat serat, memiliki peningkatan fokus dan daya ingat yang lebih baik. Ini menunjukkan bahwa asupan karbohidrat tidak selamanya buruk bagi tubuh. Tentu manfaat ini didapatkan dengan tetap memperhatikan nutrisi dan takaran yang seimbang.
(mdk/ayi)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya