Manfaat Diet Ketogenik untuk Kulit, Mengurangi Jerawat hingga Cegah Kanker Kulit
Merdeka.com - Sebagian dari Anda tentu pernah mendengar program diet ketogenik. Diet ketogenik adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Pada diet ini, Anda mengonsumsi lebih banyak lemak dibandingkan makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi.
Dengan kata lain, diet ini mendorong tubuh untuk beralih ke simpanan lemak yang digunakan sebagai energi. Berbeda jika Anda mengonsumsi makanan berkarbohidrat, biasanya tubuh akan memproduksi glukosa dan insulin yang kemudian digunakan sebagai cadangan energi tubuh.
Ini termasuk salah satu program diet populer yang banyak diminati masyarakat. Selain dapat membantu menurunkan berat badan, diet ini juga diketahui dapat mengontrol kadar gula darah, mengendalikan kolesterol dalam tubuh, hingga mengobati epilepsi pada anak. Bahkan, diet keto juga bermanfaat untuk kesehatan kulit.
Dikatakan, diet rendah karbohidrat seperti diet keto dapat mengurangi risiko peradangan dalam tubuh, termasuk peradangan yang sering terjadi pada kulit seperti jerawat. Bukan hanya itu, manfaat diet ketogenik untuk kulit juga dapat mengurangi stres oksidatif penyebab penuaan dini, meningkatkan produksi kolagen, hingga berpotensi mengurangi risiko kanker kulit.
Dari laman Renew Alliance, berikut kami merangkum berbagai manfaat diet ketogenik untuk kulit yang perlu diketahui.
Makanan dalam Diet Keto
Sebelum mengetahui berbagai manfaat diet ketogenik untuk kulit, perlu dipahami terlebih dahulu makanan apa saja yang dapat dikonsumsi dan perlu dihindari dalam diet ini. Seperti disebutkan sebelumnya, diet ketogenik adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak.
Program diet ini bekerja dengan menghasilkan sedikit glukosa dalam tubuh, dan mendorong tubuh untuk mengandalkan simpanan lemak sebagai sumber energi. Dengan cara inilah, Anda bisa menurunkan berat badan yang lebih sehat secara efektif.
Untuk menjalankan program diet ini, terdapat beberapa jenis makanan yang dapat dikonsumsi dan beberapa makanan lainnya yang sebaiknya dihindari. Berikut penjelasan lebih lengkap yang bisa Anda simak.
Makanan yang dapat dikonsumsi pada diet keto:
Makanan yang harus dihindari pada diet keto:
Manfaat Diet Ketogenik untuk Kulit: Mengurangi Peradangan, Mengurangi Stres Oksidatif, Mengurangi Jerawat
Mengurangi Peradangan
Manfaat diet ketogenik untuk kulit yang pertama dapat mengurangi peradangan. Seperti diketahui, ketika Anda mengonsumsi makanan karbohidrat tinggi tentu risiko peradangan pada tubuh lebih tinggi, dibandingkan ketika Anda mengonsumsi rendah karbohidrat.
Kondisi ini tidak lain karena makanan berkarbohidrat memproduksi glukosa yang mendorong meningkatkan insulin pada tubuh. Tingginya kadar insulin dalam tubuh inilah yang menyebabkan kondisi peradangan.
Dengan begitu, diet keto yan rendah karbohidrat membantu mengurangi risiko peradangan yang dapat terjadi. Pada akhirnya, diet ini dapat memberikan pengaruh baik pada kondisi kulit yang lebih sehat dan bebas dari berbagai masalah peradangan seperti kemerahan, termasuk jerawat.
Mengurangi Stres Oksidatif
Manfaat diet ketogenik untuk kulit berikutnya yaitu dapat mengurangi stres oksidatif. Dalam hal ini, diet keto yang rendah karbohidrat dan tinggi lemak membantu meningkatkan kemampuan tubuh mencegah racun akibat radikal bebas. Senyawa radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan kondisi stres oksidatif yang mengakibatkan berbagai masalah kesehatan.
Salah satu efek stres oksidatif yang sering terjadi adalah munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan dan bintik-bintik hitam. Namun, ketika Anda menerapkan diet keto, dorongan glutathione yang didapatkan dari pole diet tersebut dapat mengurangi tanda-tanda penuaan serta meningkatkan pasokan kolagen dan elastin kulit. Bukan hanya itu, diet ini juga dinilai efektif mencegah munculnya gejala psoriasis.
Mengurangi Jerawat
Manfaat diet ketogenik untuk kulit juga dapat mengurangi jerawat secara efektif. Jerawat adalah masalah kulit paling umum yang disebabkan oleh kondisi peradangan pada kulit. Kondisi peradangan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa macam faktor, seperti jarang membersihkan wajah dengan baik atau produksi minyak berlebih.
Bukan hanya itu, konsumsi makanan dengan kadar gula tinggi juga dapat meningkatkan risiko peradangan yang menyebabkan jerawat. Dengan begitu, menerapkan diet keto yang rendah karbohidrat dapat membantu Anda mengurangi masalah jerawat yang ada.
Meskipun begitu, konsumsi produk susu yang kaya lemak juga dapat menyebabkan jerawat, sehingga Anda harus menemukan makanan apa yang cocok dan baik untuk dikonsumsi dalam diet keto. Anda mungkin menemukan bahwa lemak yang ditemukan dalam ikan, daging, dan telur mungkin lebih baik dalam mengurangi jerawat daripada lemak yang ditemukan dalam krim, mentega, dan keju.
Manfaat Diet Ketogenik untuk Kulit: Mendukung Produksi Kolagen, Mencegah Risiko Kanker
Mendukung Produksi Kolagen
Mendukung produksi kolagen juga termasuk salah satu manfaat diet ketogenik untuk kulit yang bisa Anda dapatkan. Kolagen adalah protein yang menyusun struktur kulit, menjaga kulit tetap kencang, fleksibel, dan bebas kerut. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen akan semakin menurun. Rendahnya produksi kolagen akan menghasilkan proses penuaan kulit yang lebih mudah.
Dalam hal ini, makanan yang dikonsumsi dalam diet keto dapat membantu Anda meningkatkan produksi kolagen dengan baik. Ini karena makanan yang disarankan dalam diet keto banyak mengandung asam lemak omega 3, lemak sehat, dan kandungan kolagen dari makanan seperti ikan, ayam, telur, dan alpukat,
Jadi jika Anda mengikuti diet keto dan mengonsumsi berbagai makanan kaya kolagen dan lemak sehat, maka Anda bisa merasakan manfaat yang optimal. Di mana kulit terasa lebih kenyal dan elastis, lebih fleksibel, garis halus dan kerutan yang lebih sedikit, wajah yang lebih cerah dan bercahaya.
Mencegah Risiko Kanker
Manfaat diet ketogenik untuk kulit yang terakhir namun tak kalah penting yaitu dapat mencegah risiko kanker kulit. Perlu diketahui, bahwa beberapa penelitian telah mengaitkan pertumbuhan sel kanker dengan proses glikolisis, di mana tubuh kita mengubah glukosa menjadi energi. Dari hal ini, jelas bahwa diet keto yang lebih mengutamakan simpanan lemak sebagai energi, dapat mencegah risiko kanker secara efektif.
Bukan hanya itu, diet keto yang rendah karbohidrat juga dapat membantu mencegah pertumbuhan tumor, mengurangi risiko pertumbuhan kanker, hingga mengurangi stres oksidatif yang berperan dalam perkembangan sel kanker. Dengan begitu, tak hanya mendapatkan tampilan kulit yang sehat tetapi Anda terlindungi dari risiko kanker kulit yang berbahaya.
(mdk/ayi)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya