Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kepanjangan UPS Adalah Uninterruptible Power Supply, Berikut Penjelasannya

Kepanjangan UPS Adalah Uninterruptible Power Supply, Berikut Penjelasannya Ilustrasi komputer. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/gyn9037

Merdeka.com - Kepanjangan UPS adalah Uninterruptible Power Supply. Selain itu, kepanjangan UPS adalah Uninterruptible Power Source. UPS merupakan perangkat elektronik yang dapat memberikan perlindungan seketika saat terjadi sumber listrik.UPS berfungsi untuk menyediakan cadangan arus listrik utama.

Kepanjangan UPS adalah Uninterruptible Power Supply juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengatur arus listrik yang diterima oleh perangkat elektronik menjadi lebih stabil. Kepanjangan UPS juga dikenal sebagai suplai daya bebas gangguan ataupasokan daya tak terputus.

Dalam kehidupan sehari-hari, tentu kita sudah tidak asing dengan UPS. Dengan adanya UPS, peralatan elektronik yang terhubung dengannya akan menjadi lebih aman dari kerusakan akibat gangguan arus listrik.

Kepanjangan UPS disebut juga dengan istilah uninterruptible power source. Perangkat ini memiliki beragam fungsi yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Berikut kepanjangan UPS dan fungsinya yang merdeka.com lansir dari nasabamedia.com dan sumber lainnya:

Mengenal Kepanjangan UPS

ilustrasi komputer

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/gyn9037

Kepanjangan UPS adalah Uninterruptible Power Supply atau yang juga dikenal dengan istilah “uninterruptible power source”. UPS merupakan sebuah perangkat elektronik yang mampu menyediakan cadangan listrik sementara saat arus listrik arus utama terputus.

Dalam kerjanya, UPS dapat memberikan perlindungan seketika saat terjadi pemutusan sumber listrik. Sederhananya, UPS bisa digunakan untuk melindungi semua jenis alat elektronik yang sensitif terhadap ketidakstablian arus dan tegangan listrik.

Kendati demikian, secara umum UPS dipakai untuk melindungi komputer agar saat kehilangan daya secara mendadak, pengguna masih bisa atau sampat mematikan komputer secara benar untuk menghindari kerusakan pada software maupun hardware.

Cara Kerja UPS

Kepanjangan UPS adalah Uninterruptible Power Supply yang memiliki tiga jenis sistem kerja, yaitu standby (offline), lineinteractive UPS, dan online UPS. Lebih jelasnya, berikut cara kerja UPS:

UPS Sistem Standbay

Cara kerja UPS ini melakukan pengisian daya secara langsung dari sumber listrik dan menyimpannya ke dalam baterai. Ketika tegangan yang masuk ke UPS ini kurang stabil, jenis UPS ini akan menyalakan sirkuit inverter DC-AC internal yang didukung oleh baterai cadangan UPS.

UPS Sistem Lineinteractive

UPS sistem lineinteractive bekerja dengan cara mempertahankan jalur inverter dan mengalihkan arus DC baterai dari mode charging ke mode penyediaan daya ketika listrik padam.

Dalam UPS tipe ini, terdapat autotransformer yang dapat mengatur mode papda UPS jenis ini dari mode charging maupun supplying melalui identifikasi kestabilan tegangan listrik yang masuk.

UPS Sistem Online

Cara kerja UPS sistem online adalah dengan menggunakan metode double conversion dari arus AC yang diterima, lalu melanjutkannya ke baterai internal baru dan dialirkan kembali ke daya 120V/240V AC untuk melindungi komputer.

Secara umum, teknologi yang dipakai pada UPS ini sama dengan sistem lineinteractive. Umumnya, sistem ini memiliki kapasitas besar sehingga harga cukup mahal.

Fungsi UPS

ilustrasi komputer

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/gyn9037

Setelah mengetahui kepanjangan UPS dan cara kerjanya, penting juga memahami fungsi UPS. Berikut sejumlah fungsi UPS dan penjelasannya, antara lain:

Menstabilkan Arus Listrik

Fungsi UPS yang pertama adalah menstabilkan arus listrik. Listrik yang mengalir ke komputer di rumah maupun kantor tidak selalu dalam keadaan konstan. Tidak jarang arus listrik yang mengalir mengalami hambatan listrik sehingga tegangannya menjadi menurun.

Tegangan yang menurun ini sangat membahayakan bagi alat elektronik, baik di rumah maupun kantor. Bila tegangan listrik naik turun beberapa kali, tentu tidak akan menjadi masalah. Tapi, jika tegangan listrik tidak stabil dalam waktu lama, akibatnya bisa fatal.

Memberikan Cadangan Listrik Sementara

Fungsi UPS selanjutnya adalah memberikan cadangan listrik sementara. Masalah listrik yang sering terjadi ini, kadang ketika tengah mengerjakan sesuatu di komputer, tiba-tiba listrik mati. Di sini peran UPS bisa diandalkan.

UPS bersifat seperti baterai yang mampu memberikan listrik cadangan sementara seperti baterai yang mampu memberikan listrik cadangan sementara sehingga pengguna sempat menyimpan file pekerjaan dan mematikan komputer tiba-tiba mati.

Back Up Data

UPS juga berfungsi sebagai alat bantu back up data. Biasanya, kantor menyediakan sumber listrik cadangan yang lebih besar, yaitu genset. Namun, listrik yang dihasilkan oleh genset seringkali tidak stabil. Maka dari itu, penggunaan UPS adalah suatu keharusan untuk menjamin keamanan perangkat komputer.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP