Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Contoh Kata Sambung dan Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia, Perlu Diketahui

Contoh Kata Sambung dan Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia, Perlu Diketahui Ilustrasi membaca buku. ©2015 Picjumbo/Victor Hanacek

Merdeka.com - Kata sambung merupakan salah satu jenis kata yang sering digunakan dalam semua bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Sesuai dengan sebutannya, kata ini berfungsi untuk menyambungkan satu kata dengan kata lainnya sehingga membentuk kalimat yang tersusun dengan baik.

Bukan hanya menghubungkan kata dengan kata, kata sambung juga digunakan untuk menghubungkan antar kalimat. Ini biasanya dilakukan ketika ingin menuliskan kalimat panjang, sehingga dengan menggunakan kata hubung kalimat yang ditulis akan lebih jelas dan mudah dipahami.

Terdapat beragam contoh kata sambung dalam Bahasa Indonesia yang sering digunakan. Mulai dari kata sambung ‘yang’, ‘dan’, ‘setelah’, ‘sejak’, ‘tetapi’, ‘maupun’, dan masih banyak lagi. Berbagai contoh kata sambung ini dibedakan dalam beberapa jenis kategori. Di mana masing-masing kategori memiliki fungsi yang berbeda.

Sebagai jenis kata yang sering digunakan dalam berbahasa, maka penting bagi Anda untuk memahami lebih jauh mengenai berbagai contoh kata sambung. Selain itu, Anda juga perlu memahami dengan baik masing-masing fungsi dan penggunaannya. Dengan pengetahuan ini, tentu membantu Anda dalam komunikasi, kegiatan tulis menulis, dan penggunaan bahasa lainnya.

Dari beragam sumber, berikut kami merangkum berbagai contoh kata sambung dan penggunaannya dalam Bahasa Indonesia, perlu diketahui.

Contoh Kata Sambung: Aditif, Waktu, Pertentangan, Pilihan, Tujuan

Kata Sambung Aditif

Contoh kata sambung yang pertama adalah kata sambung adiitif. Kata sambung ini digunakan untuk mneghubungan antar klausa, kalimat, dan paragraf. Dalam hal ini, kata sambung aditif biasanya digunakan untuk menghubungan kata atau kalimat dengan kedudukan yang sama. Contoh kata sambung aditif ini adalah ‘dan’, ‘lagipula’, ‘serta’. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • Perempuan berbaju merah dan anak kecil itu terlihat bercengkrama dengan asik.
  • Ika, Mawar, serta Ina mendapatkan hasil tes Bahasa Inggris dengan score tiga terbaik.
  • Tidak masalah bilang tidak, lagipula memang ajakan tersebut sebaiknya ditolak.
  • puisi

    ©Unsplash

    Kata Sambung Waktu

    Contoh kata sambung berikutnya adalah kata sambung waktu. Kata sambung ini digunakan untuk menambahkan keterangan waktu. Ini dapat digunakan untuk menghubungkan klausa atau kalimat yang sederajat atau tidak sederajat. Contoh dari kata sambung waktu adalah ‘setelah’, ‘sejak’, ‘selanjutnya’. Berikut penggunaannya dalam kalimat:

  • Setelah makan perut adik tentu merasa kenyang, jadi jangan langsung tiduran.
  • Sejak kapan kamu berdiri disitu? Aku sudah duduk disana sejak jam 8 tadi.
  • Langkah selanjutnya, rambut digulung ke atas lalu dijepit dengan rapi.
  • Kata Sambung Pertentangan

    Contoh kata sambung selanjutnya adalah kata sambung pertentangan. Jenis kata sambung ini digunakan untuk menghubungkan klausa atau kalimat yang sederajat namun saling bertentangan. Contoh kata sambung pertentangan adalah ‘tetapi’, ‘melainkan’, ‘sedangkan’. Berikut penggunaannya dalam kalimat:

  • Ibunya baik tetap anaknya punya karakter kurang baik.
  • Irwan bukan pilot melainkan masinis.
  • Uma ingin kurus sedangkan Ika justru ingin gemuk.
  • Kata Sambung Pilihan

    Berikutnya adalah kata sambung pilihan. Kata sambung ini digunakan untuk menghubungkan dua kalimat atau paragraf yang bertujuan menyampaikan beberapa pilihan. Contoh kata sambung pilihan adalah ‘atau’, ‘ataupun’, ‘maupun’. Berikut penggunaannya dalam kalimat.

  • Kamu ingin membeli es krim atau buku?
  • Baik ayam ataupun daging sapi dia suka keduanya.
  • Baik naik motor maupun naik mobil sepertinya Ika tidak mempermasalahkannya.
  • Kata Sambung Tujuan

    Selanjutnya adalah kata sambung tujuan. Sesuai dengan namanya, kata sambung ini digunakan untuk mengungkapkan atau menyampaian suatu tujuan oleh penutur atau penulis. Contoh kata sambung tujuan adalah ‘untuk, ‘agar’, ‘supaya’. Berikut penggunaannya dalam kalimat:

  • Anita membeli lem untuk merekatkan kertas pada paralon.
  • Polisi terlihat sibuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
  • Lampu lalu lintas terus aktif supaya tidak ada yang menerobos jalan.
  • Contoh Kata Sambung: Sebab, Akibat, Urutan, Syarat, Tak Bersyarat

    Kata Sambung Sebab

    Kata sambung berikutnya adalah kata sambung sebab. Jenis kata sambung ini digunakan untuk menjelaskan sebab dari suatu peristiwa yang terjadi. Contoh katanya adalah ‘sebab’, ‘karena’. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • Adi bisa sakit sebab dia kurang memperhatikan pola makan.
  • Hanya karena ingin kurus bukan berarti harus diet ekstrem.
  • Kata Sambung Akibat

    Contoh kata sambung lainnya adalah kata sambung akibat. Kata sambung ini berlawanan dengan kata sambung sebab, karena menjelaskan tentang akibat dari suatu peristiwa yang terjadi. Contoh katanya meliputi, ‘sehingga’, ‘sampai’, ‘akibatnya’. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • Adi sering berbohong sehingga tidak banyak yang percaya dengan kata-katanya.
  • Keasyikan bermain sampai siang membuat Adi lupa untuk pulang dan makan.
  • Sering bermain sampai lupa waktu, akibatnya dia sering ketinggalan pelajaran.
  • Kata Sambung Urutan

    Selanjutnya adalah kata sambung urutan. Sesuai namanya, jenis kata sambung ini digunakan untuk menjelaskan urutan dari antar kalimat atau paragraf. Contoh kata sambung urutan meliputi kata ‘lalu’, ‘kemudian’. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • Setelah selesai makan lalu Ika mencuci piring dan meletakkan kembali ke rak piring dengan rapi.
  • Usai adonan kue jadi, kemudian didiamkan agar sedikit mengembang.
  • Kata Sambung Syarat

    Berikutnya adalah kata sambung syarat. Kata sambung syarat digunakan untuk menjelaskan suatu kejadian bisa terjadi jika memenuhi syarat tertentu. Contoh kata sambung syarat meliputi kata ‘jika’, ‘kalau’, ‘jikalau’, ‘apabila. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • Jika ingin pandai maka harus rajin belajar.
  • Kalau adik berhasil mendapat rangking dua maka bisa mendapatkan tas baru dari ayah.
  • Kondisi Nita tidak akan memburuk jikalau mendapat pertolongan dengan cepat.
  • Rina tidak akan sakit apabila dirinya tidur yang cukup.
  • Kata Sambung Tak Bersyarat

    Kata sambung lainnya yang tak kalah sering digunakan dalah kata sambung tak bersyarat. Berkebalikan dari poin sebelumnya, kata sambung tak bersyarat digunakan untuk menjelaskan bahwa suatu hal dapat terjadi tanpa harus memenuhi syarat tertentu. Contoh kata sambung syarat adalah ‘walaupun’, ‘meskipun’, ‘biarpun’. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • Walaupun penampilannya terlihat aneh namun dia sangat percaya diri dan inspiratif.
  • Dia tetap merasa cukup meskipun nyaris setiap hari tidak memegang uang sepeserpun.
  • Hujan tetap turun dengan deras biarpun matahari masih tetap bersinar dengan cerah.
  • (mdk/ayi)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP