Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akui Sempat 'Kesurupan', Begini Cerita Seram Para Pemain KKN Desa Penari Saat Syuting

Akui Sempat 'Kesurupan', Begini Cerita Seram Para Pemain KKN Desa Penari Saat Syuting kkn di desa penari. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kisah KKN di Desa Penari sempat viral di twitter, akhir 2019 lalu. kisah itu awalnya dipublikasikan oleh @SimpleM81378523, dan membuat heboh karena diakui berasal dari kisah nyata. Karena viralnya, kisah ini kemudian diangkat menjadi sebuah film dengan judul yang sama, KKN di Desa Penari.

Film yang diproduseri Manoj Punjabi ini, direncanakan tayang di layar lebar pertengahan Maret nanti. Tidak main-main, film garapan Awi Suryadi ini menggaet beberapa artis muda berbakat, seperti Adinda Thomas, Megantara dan Tissa Biani.

Lewat wawancara dengan para pemain KKN di Desa Penari yang diunggah kanal Youtube KapanLagi.com, Selasa (3/3) kemarin, ketiganya menceritakan proses syuting film horor tersebut.

Pemain Film KKN di Desa Penari

kkn di desa penari

2020 Merdeka.com/liputan6.com

Para pemain muda yang membintangi film ini, ada Adinda Thomas sebagai Widya, Tissa Biani sebagai Nur, Aghniny Haque sebagai Ayu, Ahmad Megantara sebagai Bima dan Calvin Jeremy sebagai Anton.

Dalam kesempatan wawancara dengan KapanLagi.com, tiga pemain utama Adinda, Ahmad dan Tissa Biani menceritakan apa saja yang mereka alami selama proses syuting.

Kerap Hujan Saat Syuting

kkn di desa penari

2020 Merdeka.com/liputan6.com

Mereka menceritakan, proses pengerjaan film ini berlangsung kurang lebih 3 bulan dari proses reading hingga shooting. Lokasi yang digunakan juga terbilang menyeramkan, karena mengambil latar hutan belantara. Ada juga tiga lokasi lain di kawasan Jawa Tengah, seperti di Gunung Kidul, Ngleri dan Hutan Wanagama.

Adinda Thomas menuturkan, mereka melakukan syuting pada bulan Desember hingga Januari, bertepatan memasuki musim penghujan. Hujan deras disertai angin kencang ini menjadi salah satu halangan untuk kelancaran syuting.

"Belum lagi kan kita syuting keadaanya di Desember ke Januari yang lagi bulan hujan," tutur Adinda Thomas.

"Iya karena musim hujan juga di bulan-bulan itu, jadi kita tersendat sama cuaca. Jadi kita gak bisa sangat mulus syutingnya," tambah Megantara.

"Kadang-kadang kita udah ngeset, terus tiba-tiba ujan yang deres banget, sama angin gitu yang ngancurin segalanya. Akhirnya kita harus break sesaat, atau bahkan sampe di tunda satu hari," sambung Adinda lagi.

Berinteraksi dengan Ular

kkn di desa penari

2020 Merdeka.com/liputan6.com

Ular memegang peranan penting dalam film KKN Di Desa Penari ini. Adinda harus bisa beracting di dekat binatang melata ini. Sempat merasa risih, tapi akhirnya aktris cantik ini terbiasa.

"Ada satu dua adegan bersama ular. Ada yang dililit, ada juga yang dipeluk dan cium-cium ularnya di badan," ujar Adinda.

Adinda juga menceritakan, Megan lebih berani dengan ular. Bahkan, adegan Megan lebih menantang karena harus dikelilingi ular sebanyak 54 ekor.

"Padahal kalau ngomongin adegan nih, adegannya Megan itu lebih menantang sih. Ada ular sanca. Berapa banyak?" tanya Adinda.

"Oke jadi waktu adegan gua bareng sama 54 ular sih," jawab Megan.

Adinda Thomas Akui 'Kesurupan'

Selain gangguan alam, syuting juga sempat mengalami penundaan karena 'gangguan' lain. Adinda Thomas menceritakan, ada satu adegan di mana ia menjadi tokoh selain Widya yang ia perankan.

Tokoh yang dimaksud ini adalah Badarawuhi. Saat syuting adegan tersebut Adinda seperti mengizinkan dirinya untuk menjadi orang lain.

"Kayanya karena aku berusaha di luar tokoh aku sebagai Widya, aku ada satu adegan di mana aku kesurupan. Nah di situ sih yang kayanya aku juga mengizinkan diri aku menjadi tokoh lain di film itu. Di situ sih yang kayanya aku agak-agak beda. Dan di situ aku lagi kesurupan Badarawuhi," ungkapnya.

Tissa Ketempelan

kkn di desa penari

2020 Merdeka.com/liputan6.com

Selain Adinda, Tissa Biani juga mengalami kejadian tidak menyenangkan. Tidak cuma sekali, kejadian aneh ini terjadi hingga beberapa kali. Tissa mengaku kerap diganggu oleh hal-hal yang tak tampak.

"Ada beberapa kejadian aneh bahkan kejadian di aku. Jadi aku sempet ketempelan gitu tapi pas sudah sampai hotel tiba-tiba ngigau enggak jelas. Aku enggak tahu kondisi aku sedang drop atau apa," kenang Tissa Biani.

Setelah menjalani proses panjang syuting hingga editing, akhirnya film ini selesai dan siap menyambut penonton bulan Maret ini.

(mdk/asr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP