Cara Menurunkan Panas dan Pusing pada Anak, Mudah Dilakukan dan Efektif
Merdeka.com - Demam merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi. Biasanya orang yang mengalami kondisi demam mempunyai suhu tubuh tinggi atau lebih dari 37 derajat Celsius. Bukan hanya itu, kondisi demam juga sering kali disertai dengan berbagai macam gejala seperti sakit kepala atau pusing, tubuh lemas, dan lain sebagainya.
Gangguan panas dan pusing yang sering terjadi pada demam ini memang menyebabkan kondisi tubuh yang tidak nyaman. Bukan hanya pada orang dewasa, gangguan kesehatan ini dapat terjadi pada siapa saja, termasuk pada anak-anak. Meskipun termasuk kondisi umum, namun Anda perlu segera melakukan penanganan yang baik untuk meredakan gejala yang ada.
Terlebih lagi ketika demam terjadi pada anak. Kondisi anak yang lemas dan tidak bisa beraktivitas seperti biasanya tentu membuat Anda sebagai orang tua khawatir. Dalam hal ini, terdapat beberapa cara menurunkan panas dan pusing pada anak yang bisa membantu meredakan gejala dan mempercepat kesembuhan.
Cara menurunkan panas dan pusing pada anak ini cukup sederhana. Misalnya dengan memberikan banyak cairan, beristirahat dengan cukup, mandi air hangat, hingga memberikan obat untuk meredakan demam. Selain itu, Anda juga harus mengetahui pada kondisi seperti apa Anda harus membawa anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat guna mencegah risiko semakin parah.
Dilansir dari Medical News Today, berikut kami merangkum beberapa cara menurunkan panas dan pusing pada anak dan berbagai informasi lainnya yang perlu Anda ketahui.
Gejala Demam

©shutterstock.com
Sebelum mengetahui beberapa cara menurunkan panas dan pusing pada anak, Anda perlu mengetahui gejala apa saja yang muncul ketika terjadi demam. Saat seseorang mengalami demam ringan, biasanya suhu tubuh mencapai 100-102°F (37,8 hingga 39°C). Sedangkan pada kondisi demam tinggi suhu tubuh seseorang bisa melebihi 104°F (40°C).Selain suhu tubuh yang lebih tinggi, seseorang yang demam juga dapat mengalami:
Demam yang sangat tinggi terkadang dapat menyebabkan kejang. Ini disebut "kejang demam." Kondisi ini paling sering terjadi pada anak-anak antara usia 6 bulan dan 5 tahun. Gejala kejang demam antara lain:
Kejang demam cenderung berlangsung beberapa menit dan biasanya tidak menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Namun, seorang anak yang pernah mengalami kejang demam lebih mungkin untuk mengalaminya lagi di masa depan.
Minum Banyak Cairan
Setelah mengetahui berbagai gejala, terdapat beberapa cara menurunkan panas dan pusing pada anak dengan efektif. Cara pertama yang bisa dilakukan yaitu dengan memberikan cairan yang cukup pada anak. Seperti orang dewasa, anak yang demam juga membutuhkan banyak cairan. Namun bukan hal yang mudah mendorong anak mengonsumsi banyak minum untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Dalam hal ini, terdapat beberapa alternatif cara yang bisa dilakukan, yaitu meliputi :
Istirahat yang cukup

©www.vaccinationinformationnetwork.com
Cara menurunkan panas dan pusing pada anak selanjutnya bisa dengan memberikannya istirahat yang cukup. Perlu dipahami, jika Anda memberikan obat pereda demam pada anak, biasanya tubuhnya akan sedikit lebih baik dan merasa kembali energi.
Meskipun begitu, Anda perlu memastikan bahwa anak mendapatkan istirahat yang baik dan cukup untuk mendapatkan kesembuhan secara total. Jika Anda tidak bisa tidur dengan nyenyak, Anda bisa membantunya dengan membacakan cerita anak atau memainkan musik penghantar tidur.
Mandi Air Hangat
Cara menurunkan panas dan pusing pada anak berikutnya bisa dengan mandi air hangat. Biasanya ketika sakit, anak akan malas mandi atau membersihkan diri. Jika kondisi ini terjadi pada anak Anda, maka bisa diganti dengan memberikan waslap hangat di dahi anak untuk membantu meredakan demam. Namun jika memungkinkan, ajak anak untuk mandi air hangat agar tubuhnya bisa lebih segar dan gejala demam bisa sedikit reda.
Minum Obat Pereda Panas dan Pusing

shutterstock
Cara menurunkan panas dan pusing pada anak yang terakhir adalah dengan memberikan obat pereda demam. Seperti halnya orang dewasa, obat biasanya tidak diperlukan untuk anak yang demam. Namun, minum obat bebas dapat membantu mengurangi demam dan membuat anak merasa lebih nyaman.
Salah satu obat yang cocok untuk anak-anak dari segala usia adalah asetaminofen. Biasanya obat ini tersedia dengan nama merek Tylenol. Anda juga bisa meminta saran dokter atau apoteker tentang dosis yang tepat jika ingin memberikan obat pereda demam pada bayi yang masih kecil.
Kapan Harus ke Dokter
Setelah mengetahui beberapa cara menurunkan panas dan pusing pada anak, terdapat gejala-gejala tertentu yang mengindikasikan kondisi demam lebih serius. Anda perlu segera membawa anak ke dokter ketika menemui beberapa gejala seperti berikut:
Gejala-gejala ini dapat mengindikasikan infeksi yang lebih serius, seperti meningitis. Secara umum, Anda juga harus mencari perawatan medis untuk anak yang mengalami kondisi berikut:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya