Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Mengatasi Duka Kehilangan Orang Terdekat, Lakukan Aktivitas Positif

Cara Mengatasi Duka Kehilangan Orang Terdekat, Lakukan Aktivitas Positif Ilustrasi sedih. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 hingga kini masih menjadi ancaman kesehatan yang terus diwaspadai. Bahkan virus Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab penyakit Covid-19 terus bermutasi yang membentuk varian-varian baru. Mulai dari varian B.1617.2 atau Delta dari India, varian B.117 dari Inggris, dan varian B.1315 atau Beta dari Afrika Selatan.

Mengutip dari Liputan6.com, beberapa varian baru virus Corona ini lebih cepat menular. Tidak heran, jika kini laju penularan Covid-19 di Indonesia semakin hari kian meningkat. Bukan hanya itu, dalam beberapa minggu terakhir, kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia juga kian meningkat. Berdasarkan catatan terakhir per 28 Juli 2021, total kematian Covid-19 mencapai 88.659 jiwa.

Tentu tidak mudah bagi setiap orang ketika anggota keluarga atau orang terdekat meninggal akibat wabah Covid-19. Di mana duka kehilangan tidak dapat dihindari, bahkan kerap kali menimbulkan gejolak kondisi mental yang buruk. Namun hal ini perlu segera diatasi dan tidak dibiarkan secara berlarut-larut.

Jika Anda sedang mengalami kondisi ini, terdapat beberapa cara mengatasi duka kehilangan orang terdekat selama pandemi yang bisa diterapkan. Beberapa cara ini membantu Anda untuk memulihkan perasaan sedih dan meningkatkan kembali semangat untuk meneruskan hidup. Meskipun bukan hal yang mudah, namun beberapa cara ini patut dicoba.

Melansir dari HelpGuide, berikut kami merangkum beberapa cara mengatasi duka kehilangan orang terdekat selama pandemi yang bisa Anda lakukan.

Gejala Kesedihan

009 tantri setyorini

©2018 Merdeka.com/Pixabay

Sebelum mengetahui beberapa cara mengatasi duka kehilangan orang terdekat, perlu diketahui terlebih dahulu apa saja gejala yang muncul ketika seseorang mengalami kesedihan yang mendalam. Beberapa gejala ini meliputi gejala mental maupun fisik yang bisa Anda perhatikan. Berikut beberapa gejala kesedihan yang sering terjadi:

  • Merasa shock atau tidak percaya
  • Merasa sedih yang sangat mendalam
  • Menyesal atau menyalahkan diri sendiri
  • Marah
  • Takut
  • Tubuh sering kelelahan
  • Mual
  • Sistem kekebalan tubuh menurun
  • Berat badan menurun atau bahkan mengalami penambahan
  • Sakit dan nyeri
  • Sulit tidur atau insomnia
  • Lima Tahap Kesedihan

    Sebelum mengetahui beberapa cara mengatasi duka kehilangan orang terdekat selama pandemi, Anda juga perlu memahami terdapat teori lima tahap kesedihan. Dalam hal ini, proses kesedihan mengalami beberapa tahap hingga akhirnya sembuh dan sudah mampu melepaskannya. Berikut lima tahap kesedihan yang perlu Anda ketahui:

  • Penyangkalan : Tahap di mana seseorang menyangkal hal yang sedang terjadi. Dalam hal ini, orang cenderung shock dan tidak percaya dengan apa yang sedang terjadi.
  • Marah : Tahap selanjutnya setelah penyangkalan adalah marah. Seseorang mungkin akan merasa marah dan menyalahkan mengapa kondisi tersebut harus terjadi padanya.
  • Tawar-menawar : Tahap tawar-menawar, di mana seseorang yang mengalami kesedihan akibat kehilangan orang terdekat mungkin akan melakukan negosiasi. Biasanya, tahap ini ditandai dengan pemikiran “buat kondisi ini tidak terjadi, sebagai imbalannya saya akan melakukan apa saja.”
  • Depresi : Tahap keempat adalah depresi, di mana seseorang akan mengalami perasan sedih yang terlalu dalam sehingga menghambat produktivitas kesehariannya. Biasanya seseorang akan kehilangan minat untuk melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan yang disukai.
  • Penerimaan : Tahap terakhir dalam kesedihan adalah penerimaan. Tahap ini ditandai dengan penerimaan kondisi yang sudah terjadi dan berusaha untuk kembali bangkit dari kesedihan.
  • Hadapi Perasaan

    011 tantri setyorini

    ©2018 Merdeka.com/Pexels

    Setelah mengetahui gejala dan teori lima tahap kesedihan, berikutnya terdapat beberapa cara mengatasi duka kehilangan orang terdekat selama pandemi yang bisa Anda praktikkan. Pertama, Anda perlu menghadapi perasaan yang sedang dialami.

    Untuk menyembuhkan rasa sakit dan sedih akibat kehilangan, Anda harus mengakui perasaan tersebut. Mencoba menyangkal hanya akan memperpanjang proses berduka. Sadari dan terima perasaan yang sedang dihadapi.

    Ekspresikan Perasaan Secara Kreatif

    Cara mengatasi duka kehilangan orang terdekat selama pandemi berikutnya dengan mengekspresikan perasaan secara kreatif. Tulis tentang kehilangan Anda dalam jurnal. Jika Anda kehilangan orang yang Anda cintai, tulislah surat yang mengatakan hal-hal yang tidak pernah Anda katakan. Dengan menuangkan segala sesuatu ke dalam tulisan bisa membantu mengurangi beban pikiran dan perasaan yang sedang dialami.

    Melakukan Hobi atau Kegiatan Positif Lainnya

    musik

    ©2015 Merdeka.com/Pixabay

    Cara mengatasi duka kehilangan orang terdekat selanjutnya dengan melakukan hobi atau kegiatan positif lainnya. Selalu ada kenyamanan saat melakukan rutinitas atau kembali ke aktivitas yang membuat Anda senang dan bahagia. Anda bisa melakukan berbagai macam kegiatan atau hobi yang Anda sukai.

    Selain itu, Anda juga bisa membangun kembali hubungan dengan orang terdekat untuk mendapatkan dukungan. Dengan begitu, proses penyembuhan duka dapat dilakukan dengan lebih mudah.

    Orang Lain Tidak Berhak Menghakimi

    Cara mengatasi duka kehilangan orang terdekat yang perlu diperhatikan berikutnya adalah sadari bahwa orang lain tidak berhak mengatakan kapan saatnya untuk move on atau melupakan kesedihan.

    Biarkan diri Anda merasakan apa pun yang Anda rasakan tanpa malu atau menghakimi. Tidak apa-apa untuk marah, berteriak, atau menangis. Anda juga berhak tertawa, menemukan saat-saat bahagia, dan melepaskan saat Anda siap.

    Jaga Kesehatan Fisik

    ilustrasi lari

    Shutterstock/Antonio Guillem

    Cara mengatasi duka kehilangan orang terdekat selama pandemi yang terakhir dengan menjaga kesehatan fisik. Perlu dipahami bahwa pikiran dan tubuh terhubung. Ketika kondisi kesehatan mental sedang memburuk tentu akan berpengaruh pada kesehatan fisik atau tubuh Anda, begitu juga sebaliknya.

    Dengan begitu, usahakan untuk tetap menjaga kesehatan fisik untuk membantu melewati proses berduka dengan lebih mudah. Penuhi kebutuhan istirahat dan konsumsi makanan dengan cukup.

    Selain itu, lakukan kegiatan olahraga secara rutin untuk membantu mengelola stres. Terakhir hindari konsumsi alkohol dan obat-obatan yang hanya akan menambah buruk keadaan.

    (mdk/ayi)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP