Di tengah ketidakpastian ekonomi, banyak orang mencari cara aman untuk mengelola kebutuhan keuangan, terutama saat mendesak. Salah satu pilihan yang tetap bertahan sepanjang waktu adalah emas. Dikenal sebagai aset yang stabil, emas tidak hanya menjadi instrumen investasi, tetapi juga penyelamat dalam situasi darurat. Nilainya yang relatif stabil dan mudah dicairkan membuat emas menjadi andalan banyak orang saat membutuhkan dana cepat.
Termasuk dengan Nurina Dewi (31) seorang pegawai kantoran di Yogya yang mengandalkan emas saat ada kebutuhan yang mendesak. Bagi sebagian besar perempuan, emas bukan sekadar perhiasan atau bentuk investasi jangka panjang. Di balik kilaunya, emas menyimpan fungsi praktis sebagai “tabungan darurat” yang bisa dimanfaatkan kapan saja.
Lewat layanan gadai emas Pegadaian Digital, wanita yang akrab disapa Dewi punya akses yang lebih cepat dan aman untuk mengatasi kebutuhan mendesak. Pilihan untuk menggadaikan emas menjadi solusi cerdas di tengah tuntutan finansial yang tidak terduga. Berikut kisah selengkapnya.
Advertisement
6 Tahun Gunakan Pegadaian Digital untuk Investasi
Awal mula Dewi mengenal aplikasi Pegadaian Digital bukanlah dari iklan atau promosi, melainkan dari percakapan ringan dengan teman sekantor. Ia mendengarkan cerita bagaimana temannya sudah mulai menabung emas sejak kuliah.
"Awalnya cuma ngobrol santai sama teman kerja soal investasi. Dia cerita kalau dari zaman kuliah udah rutin nabung emas, dulu masih bentuk Logam Mulia. Dari obrolan-obrolan itu aku jadi tahu, ternyata di Pegadaian juga bisa nabung emas. Praktis banget, dan jadi lebih yakin buat mulai." ujar Dewi pada Selasa (15/4/2025).
Cerita itu membekas, apalagi ketika mengetahui bahwa menabung emas ternyata bisa dilakukan secara digital dan mulai dari nominal kecil.Sebagai orang yang baru memasuki dunia kerja, ia merasa terbantu dengan kemudahan itu.
Tak perlu menunggu punya uang banyak, ia bisa memiliki emas sedikit demi sedikit. Fitur tabungan emas pun jadi fitur yang paling sering ia gunakan, apalagi setiap kali gajian tiba, ia selalu menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung dalam bentuk emas.
“Saya mulai pakai Pegadaian Digital dari 2019 pas pertama kali kerja,” ujar wanita berhijab ini.
Kebiasaan ini kemudian berlanjut dan menjadi bagian dari gaya hidup finansialnya. Perlahan tapi pasti, jumlah tabungan emasnya pun bertambah. Aplikasi ini memberinya rasa aman, karena menurutnya, perusahaan Pegadaian sudah jelas dan terpercaya.
"Saya memilih menabung emas di Pegadaian karena perusahaannya sudah jelas, legal, dan terpercaya," begitu jawabnya ketika ditanya kenapa memilih Pegadaian dibanding aplikasi keuangan lain.
Advertisement
Gadai Emas Pegadaian Digital Jadi Solusi Hadapi Kondisi Mendesak
Tahun 2024, ia dihadapkan pada kebutuhan besar yang tidak bisa ditunda: renovasi rumah. Secara tiba-tiba, plafon rumahnya ambrol, membuatnya harus segera melakukan perbaikan besar-besaran. Tabungan tunai yang ada tidak mencukupi, sementara mengambil pinjaman besar terasa bukan pilihan yang nyaman. Dalam situasi itulah, ia mengandalkan fitur gadai emas dari Pegadaian Digital. Emas yang sudah ia kumpulkan sejak beberapa tahun sebelumnya akhirnya menjadi penyelamat.
"Agustus 2024, Tiba-tiba plafon rumah ambrol, nggak ada pilihan lain selain renovasi besar. Tabungan cash jelas kurang, mau pinjam besar juga ragu. Bersyukur banget waktu itu bisa gadai lewat Pegadaian Digital."
Prosesnya pun tidak menyulitkan. Setelah menyerahkan emas di kantor Pegadaian, informasi pinjaman langsung muncul di aplikasi.Ia merasa terbantu karena semua informasi tercatat dengan rapi, dari besar pinjaman hingga jatuh tempo.
“Aku gadai Logam Mulia di kantor pegadaian yang kemudian terhubung dengan aplikasi pegadaian digital,” ceritanya.
Fitur Cicil Gadai
“Di aplikasi pegadaian digital, ada fitur cicil gadai kalo belum bisa lunasin semua. Atau perpanjangan gadai kalo belum bisa cicil atau tebus semua,” tambahnya.
Ia pun memanfaatkan fitur-fitur ini untuk tetap bisa melunasi pinjaman sesuai kemampuan. Menurutnya, pengalaman pertama menggunakan fitur gadai emas digital cukup menyenangkan.
Tidak ada proses yang rumit, dan yang paling penting, emasnya tidak hilang selama ia tetap memenuhi kewajiban membayar cicilan atau biaya titip.
Pembayaran di Pegadaian Digital Cepat dengan BRImo
Dewi mengungkapkan pembayaran gadai emas di Pegadaian Digital juga sangat mudah dan anti ribet. Tanpa harus repot pergi ke lokasi, ia menggunakan aplikasi BRImo untuk melunasi pembayaran melalui BRIVA (BRI Virtual Account). Prosesnya cepat dan mudah, membuat Dewi merasa lebih nyaman mengelola keuangan tanpa stres.
"Bayar cicilan gadai emas lewat BRImo tuh gampang banget! Cukup pakai BRIVA, semua bisa selesai langsung dari handphone. Jadi nggak perlu keluar rumah" ujar Dewi.
BRImo tidak hanya untuk melakukan pembayaran gadai emas di Pegadaian Digital , tetapi juga untuk berbagai layanan lain seperti top-up Tabungan Emas dan pembayaran cicilan. Melalui BRImo, nasabah bisa membayar cicilan Pegadaian, top-up Tabungan Emas, dan bahkan melakukan pembayaran untuk produk Pegadaian lainnya.
Advertisement
Emas, Aset Simpel dengan Proses Cepat
Bagi Dewi, emas adalah aset yang paling praktis untuk digadaikan. Harganya transparan dan sesuai harga pasar saat itu, proses penggadaian juga jauh lebih cepat dibanding aset lain seperti kendaraan atau properti. Selain itu, emas bersifat likuid dan mudah dicairkan saat dibutuhkan.
“Prosesnya lebih cepat, harga nya juga menyesuaikan dengan harga emas hari itu, pinjaman bisa diambil sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Dengan pengelolaan yang tepat, ia merasa bisa menjaga arus kas bulanan tanpa harus menjual aset atau meminjam ke orang lain. Dana hasil gadai ia gunakan untuk kebutuhan penting seperti renovasi rumah. Ia menegaskan bahwa gadai emas ini bukan untuk kebutuhan konsumtif, melainkan penyangga saat benar-benar butuh dana dalam jumlah besar. Meski demikian, ia juga merasa lebih percaya diri karena memiliki aset yang bisa diandalkan kapan saja.
“Percaya diri kalo bisa punya aset emas,” katanya sambil tersenyum. Perasaan aman itulah yang membuatnya terus konsisten menabung emas hingga sekarang.
Advertisement
Berawal dari Kebiasaan Pribadi hingga Merekomendasikan pada Orang Lain
Setelah merasakan langsung manfaat dari Pegadaian Digital, ia pun tak segan merekomendasikannya ke teman-teman. Setiap kali ada diskusi tentang investasi, ia selalu menyelipkan pengalaman pribadinya menggunakan aplikasi ini, terutama fitur tabungan emas.
“Saya selalu merekomendasikan orang-orang yang ngajak saya diskusi soal investasi untuk membuka rekening tabungan emas di Pegadaian. Dan alhamdulillah beberapa ada yg melakukannya dan sekarang mulai merasakan manfaat dan keuntungannya,” ujarnya bangga.
Ia percaya bahwa membangun kebiasaan finansial yang sehat tidak harus dimulai dari jumlah besar, yang penting adalah konsistensi. Baginya, investasi bukan sekadar tren, tetapi bagian dari tanggung jawab masa depan.
Advertisement
65 Persen Nasabah Pegadaian adalah Wanita
PT Pegadaian, sebagai lembaga keuangan non-bank yang menyediakan pinjaman dengan jaminan barang bergerak seperti emas, berperan penting dalam mendukung inklusi keuangan di Indonesia. Dilansir dari ANTARA, data pada awal 2024 menunjukkan Pegadaian tercatat memiliki 25 juta nasabah, dengan 65 persen di antaranya adalah wanita berusia produktif. Data ini menunjukkan besarnya peran perempuan dalam memanfaatkan layanan keuangan Pegadaian untuk mendukung kegiatan ekonomi mereka.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menjelaskan bahwa mayoritas pinjaman yang diajukan di Pegadaian digunakan untuk keperluan produktif, mencapai 94 persen hingga 2023. Meskipun jumlah pinjaman yang diajukan relatif kecil, seperti Rp4 juta atau Rp5 juta, pinjaman tersebut digunakan untuk kegiatan yang dapat mendukung usaha atau keperluan yang produktif. Sebanyak 82 persen pinjaman yang diberikan oleh Pegadaian adalah gadai, dan mayoritas nasabah berusia di bawah 45 tahun, yakni sekitar 63 persen, menandakan bahwa layanan ini banyak dimanfaatkan oleh generasi muda yang aktif dalam kegiatan produktif.
Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM, Pegadaian memegang peranan penting dalam mendukung pelaku UMKM, memberikan akses keuangan yang mudah dan cepat, serta menyediakan berbagai produk pinjaman dengan jaminan barang bergerak, termasuk emas. Salah satu produk unggulan Pegadaian yang semakin populer adalah layanan Gadai Emas.
Selain gadai emas, Pegadaian juga meluncurkan Deposito Emas melalui aplikasi Pegadaian Digital, yang memungkinkan nasabah untuk menabung emas dan mendapatkan imbal hasil. Hingga awal 2025, Pegadaian menargetkan saldo deposito emas dapat mencapai 1,5 ton.
Selain itu, Pegadaian juga sudah mengantongi izin usaha bulion dari OJK, menjadikannya lembaga keuangan pertama di Indonesia yang mendapatkan izin ini untuk menjalankan produk deposito emas, pinjaman modal kerja emas, serta perdagangan emas.
Dengan semakin berkembangnya layanan digital, Pegadaian memanfaatkan teknologi untuk memudahkan nasabah dalam mengakses produk keuangan, baik melalui aplikasi Pegadaian Digital maupun outlet fisik.Telah mendapat izin resmi dari OJK, Pegadaian terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan layanan keuangan yang aman dan profesional, sekaligus memberikan solusi bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan akses cepat dan mudah.
Advertisement
Cara Gadai Emas di Pegadaian Digital
1. Melalui Pegadaian Digital:
a. Download dan Registrasi Aplikasi Pegadaian Digital: Unduh aplikasi Pegadaian Digital dan lakukan registrasi akun.
b. Pilih Menu Gadai Tabungan Emas: Setelah masuk ke aplikasi, pilih menu Gadai Tabungan Emas.
c. Pilih Jangka Waktu: Tentukan jangka waktu gadai sesuai kebutuhan.
d. Input Jumlah Gram Emas yang Akan Digadai: Masukkan jumlah gram emas yang ingin Anda gadaikan.
e. Pilih Rekening Pencairan: Pilih rekening tujuan untuk pencairan dana.
f. Input PIN: Masukkan PIN untuk konfirmasi transaksi.
g. Gadai Tabungan Emas Berhasil: Setelah langkah-langkah tersebut selesai, gadai emas Anda berhasil dilakukan.
2. Melalui Outlet Pegadaian:
a. Kunjungi Outlet Pegadaian: Jika lebih memilih untuk langsung ke outlet, pastikan membawa KTP, buku tabungan emas, serta saldo tabungan emas yang cukup.
b. Isi Formulir Pengajuan dan Tandatangani Akad Gadai: Ikuti proses administrasi dengan mengisi formulir dan menandatangani akad gadai.
c. Dana Cair: Dana akan cair dalam bentuk tunai atau transfer sesuai pilihan Anda.
Advertisement
Pembayaran Cicilan dan Pelunasan Gadai Emas Melalui BRImo
1. Mendapatkan Kode BRIVA:
Buka Aplikasi Pegadaian Digital: Pilih menu pembayaran dan pilih transaksi yang ingin dibayar, seperti cicilan atau pelunasan gadai.
Pilih Metode Pembayaran BRI Virtual Account (BRIVA): Setelah memilih jenis transaksi, pilih metode pembayaran melalui BRIVA.
Salin Kode BRIVA: Kode BRIVA akan muncul di layar, salin kode tersebut.
2. Membayar di Aplikasi BRImo:
Masuk ke Aplikasi BRImo: Buka aplikasi BRImo dan login ke akun Anda.
Pilih Menu BRIVA: Pada menu utama, pilih BRIVA.
Tempelkan Kode BRIVA: Pastekan kode BRIVA yang telah disalin dari aplikasi Pegadaian Digital.
Verifikasi Detail Transaksi: Pastikan informasi pembayaran yang muncul sudah sesuai dengan transaksi Anda.
Pilih Rekening Sumber Dana: Pilih rekening yang akan digunakan untuk pembayaran.
Masukkan PIN BRImo: Setelah memilih rekening, masukkan PIN BRImo untuk menyelesaikan pembayaran.
3. Verifikasi Pembayaran:
Cek Status Pembayaran: Setelah transaksi selesai, Anda dapat memeriksa status pembayaran di aplikasi Pegadaian Digital untuk memastikan pembayaran telah berhasil.
Simpan Bukti Pembayaran: Pastikan untuk menyimpan bukti pembayaran sebagai arsip.
Dengan menggunakan Pegadaian Digital dan aplikasi BRImo, proses gadai emas dan pembayaran cicilan menjadi sangat praktis, cepat, dan aman. Anda dapat melakukan semua transaksi tanpa harus keluar rumah, cukup melalui smartphone Anda.