Bacaan Doa Dhuha, Lengkap Beserta Arti dan Tata Caranya
Merdeka.com - Sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang dikerjakan ketika matahari terbit hingga terasa panas atau menjelang sholat zuhur. Jumlah rakaat sholat dhuha minimal dua rakaat, sebaiknya dilaksanakan empat rakaat. Adapun yang paling sempurna dikerjakan sebanyak enam rakaat.
Melansir dari NU Online, pelaksanaan sholat dhuha sebaiknya dilakukan setelah melewati seperempat siang. Dengan kata lain, dianjurkan dilaksanakan seperempat kedua dalam satu hari, atau sekitar pukul sembilan pagi.
BACA JUGA : Doa setelah melaksanakan sholat dhuha arab latin dan artinya
Ada beberapa keutamaan sholat dhuha seperti menjadikan pribadi bersih dari dosa dan kebutuhannya dicukupi. Oleh karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk menunaikan ibadah sunnah ini. Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam salah satu hadis, yang artinya:
“Kekasihku Rasulullah SAW berwasiat kepadaku untuk melaksanakan tiga hal, yaitu puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat dhuha, shalat witir sebelum tidur. (HR Bukhari).
Setelah melaksanakan sholat dhuha, umat Muslim dianjurkan untuk berdoa kepada Allah. Berikut tata cara sholat dhuha dan doa dhuha yang merdeka.com lansir dari NU Online:
Tata Cara Sholat Dhuha

©Pixabay/SuleymanKarakas
Sebagaimana kita tahu, pelaksanaan sholat dhuha adalah setelah matahari terbit hingga sebelum sholat zuhur. Sholat dhuha bisa dilaksanakan paling sedikit dua rakaat. Namun, juga bisa dilaksanakan sebanyak 4 rakaat, 6 rakaat, hingga 8 rakaat.
Seperti sholat wajib pada umumnya, tata cara sholat dhuha dimulai dengan niat, takbirotul ihram, membaca surat, rukuk, I’tidal, sujud, hingga tasyahud akhir. Meski begitu, terdapat bacaan khusus yang perlu dilafalkan saat mengerjakan sholat dhuha. Adapun tata cara sholat dhuha adalah sebagai berikut:
1. Niat sholat dhuha
Ushalli sunnatan dhuha rak’ataini lillahi ta’ala.
(Aku niat sholat dhuha dua rakaat karena Allah).
2. Takbirotul Ihram
3. Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
4. Membaca Surah Al-Fatihah
5. Membaca Surah Was-Syamsi wa dhuhaha
6. Ruku’ dengan tuma’ninah
7. I’tidal dengan tuma’ninah
8. Sujud dengan tuma’ninah
9. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
10. Sujud kedua dengan tuma’ninah
11. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
12. Membaca Surah Al-Fatihah
13. Membaca Surah Qul ya ayyuhal kafirun
14. Ruku’ dengan tuma’ninah
15. I’tidal dengan tuma’ninah
16. Sujud dengan tuma’ninah
17.Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
18. Sujud kedua dengan tuma’ninah
19. Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
20. Salam
21. Membaca doa sholat dhuha
Doa Dhuha dan Artinya

©Shutterstock
Setelah selesai melaksanakan sholat dhuha, dianjurkan untuk membaca doa sebagaimana yang ditemukan dalam kitab-kitab fiqih Mazhab Syafi’i. Adapun doa sholat dhuha adalah seperti berikut:
"Allahumma innadhdhuha-a dhuha-uka, walbahaa-abahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwaatuka, wal qudrota qudrotuka, wal 'ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqii fissamma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu'siron fayassirhu, wainkaana harooman fa thohhirhu, wa inkaana ba'idan fa qoribhu, bihaqqidhuhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika, aatini maa ataita 'ibaadakash shoolihiin."
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih."
Keutamaan Sholat Dhuha

©Shutterstock
Sholat dhuha merupakan salah satu ibadah sunah yang memiliki banyak keutamaan dan hikmah. Seperti dikutip dari NU Online, berikut beberapa keutamaan sholat dhuha bagi umat Muslim:
Mendapat Ampunan Dosa
Salah satu keutamaan sholat dhuha adalah mendapatkan ampunan dosa. Dalam sebuah hadis riwayat At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dijelaskan bahwa umat Muslim yang membiasakan shalat dhuha, dosanya akan diampuni oleh Allah SWT. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadis berikut, Rasulullah SAWA bersabda, yang artinya:
"Siapa yang membiasakan (menjaga) shalat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan." (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Sebagai Sedekah
Shalat dhuha juga dapat dijadikan sebagai sedekah. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam salah satu hadis berikut, yang artinya:
"Setiap pagi, ruas anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya. Amar ma’ruf adalah sedekah, nahi mungkar adalah sedekah, dan semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua raka’at." (HR Muslim).
Keutamaan sholat dhuha berikutnya, yaitu membawa kecukupan rezeki. Setiap muslim yang menunaikan ibadah sunnah ini, akan diberi kecukupan rezeki. Sebagaimana yang tercantum hadis riwayat Ahmad berikut, artinya:
"Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, 'Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu'."
Mendapat Pahala Haji dan Umrah
Seseorang yang mengerjakan sholat dhuha akan mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umroh. Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.” (HR. Tirmidzi).
Dicukupkan Urusan di Akhir Siang
Keutamaan lain dari sholat dhuha dijelaskan dalam hadis dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda,“Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad, Abu Daud, At Tirmidzi, Ad Darimi).
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya