Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apa Itu Dukhan dalam Islam, Ketahui Bentuk dan Sifatnya Sebagai Tanda Akhir Zaman

Apa Itu Dukhan dalam Islam, Ketahui Bentuk dan Sifatnya Sebagai Tanda Akhir Zaman Ilustrasi Bulan dan Bumi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Bagi umat Muslim, tentu sudah memahami bahwa Al-Qur'an merupakan kitab suci yang memuat segala petunjuk dari Allah. Mulai dari petunjuk kewajiban beribadah, larangan yang harus dijauhi, serta cara menjalani kehidupan di dunia untuk mendapatkan ridho dari-Nya. Bukan hanya itu, dalam Al-Qur'an Allah juga menjelaskan mengenai keberadaan hari akhir yang harus diyakini oleh setiap umat Islam.

Dengan meyakini keberadaan hari akhir, termasuk salah satu upaya beriman kepada Allah. Meyakini bahwa Allah Yang Maha Kuasa, dapat menciptakan sekaligus menghancurkan seluruh alam semesta dan segala isinya. Dalam hal ini, umat muslim perlu memahami dan memperluas pengetahuan mengenai hari akhir melalui surat dan ayat-ayat yang disampaikan oleh Allah dalam Al-Qur'an.

Salah satu surat tentang hari akhir yang perlu dipahami adalah surat Ad Dukhan. Dalam surat ini Allah menjelaskan beberapa hal yang akan muncul di hari akhir, salah satunya adalah dukhan. Dukhan termasuk dalam beberapa tanda akhir zaman yang dapat akan terjadi di kelak kemudian hari.

Dalam surat Ad Dukhan, dijelaskan bahwa dukhan memiliki bentuk dan sifat tersendiri. Sifat dan bentuk dukhan ini pun mempunyai banyak penafsiran. Dengan begitu, umat Muslim perlu mengetahui penafsiran-penafsiran ahli yang menjelaskan apa itu dukhan serta bagaimana bentuk dan sifatnya.

Melansir dari Muslim.or.id, berikut kami merangkum penjelasan apa itu dukhan serta bagaimana bentuk dan sifatnya yang perlu Anda ketahui.

Apa Itu Dukhan

sabit baru penanda ramadan

© Al Jazeera

Untuk mengetahui apa itu dukhan, bisa dipahami melalui QS Ad Dukhan ayat 10 – 11. Dalam surat ini, Alla berifirman : “Mata tunggulah dari ketika langit membawa dukhan (kabut) yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.” (QS Ad Dukhan ayat 10 – 11)

Dalam hal ini, Imam Al Qurthubi menjelaskan penafsiran dukhan melalui 3 pendapat. Pertama, dukhan diartikan sebagai salah satu tanda hari kiamat yang belum terjadi. Pendapat ini disampaikan oleh Ali Ibnu Abbas, Ibnu ‘Amr, Abu Hurairah, Zaid bin Ali, Al Hasan, dan Ibnu Abi Mulaikah.

Pendapat kedua, menjelaskan bahwa dukhan merupakan khayalan yang menimpa kaum Quraisy ketika mengalami kelaparan ekstrem. Sehingga orang-orang di zaman itu seperti melihat dukhan (kabut asap) di atara langit dan bumi. Pendapat ini disampaikan oleh Ibu Mas’ud.

Pendapat dukhan yang ketiga adalah pendapat dari Abdurrahman Al A’raj. Menjelaskan bahwa dukhan adalah debu yang mengepul di hari Fathu Mekah, sehingga dapat menutupi langit. Dari beberapa pendapat tersebut, dapat dipahami bahwa dukhan bisa menjadi penampakan berupa kabut atau debu yang mengepul, yang akan muncul sebagai tanda hari akhir kelak.

Tanda Akhir Zaman yang Belum Terjadi

sabana taman nasional baluran

©2020 Merdeka.com/tabloidwisata.com

Setelah mengetahui apa itu dukhan secara umum, berikutnya akan dijelaskan lebih lanjut mengenai tafsir dukhan sebagai salah satu tanda akhir zaman. Dalam hadist Hudzaifah bin Usaid, Nabi Muhammad SAW bersabda :

“Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda : bencana penenggelaman manusia ke tanah di negeri barat, negeri timur dan di jazirah Arab, terjadi ad dhukan, munculnya dajjal, munculnya dabbah, munculnya Ya’juj dan Ma’juj, terbitnya matahari dari batar, munculnya api yang keluar dari cekuangan Aden yang mengusir manusia.” (HR. Muslim no.2901)

Dalam hadist tersebut, dapat dipahami bahwa Nabi Muhammad SAW telah menyebutkan bahwa ad dhukan termasuk salah satu tanda kiamat yang akan muncul di akhir zaman kelak. Munculnya ad dukhan ini bersamaan dengan beberapa tanda-tanda lain yang dapat menghancurkan bumi dan alam semesta di hari kiamat. Dengan begitu, sudah sepatutnya seluruh umat Muslim meningkatkan ibadah dan memohon perlindungan Allah dari bahaya hari akhir yang dapat mengancam seluruh umat.

Bentuk dan Sifat Dukhan

dan bumi

©2017 Merdeka.com

Setelah mengetahui pengertian apa itu ad dukhan dan tafsirnya sebagai salah satu tanda akhir zaman, berikutnya akan dijelaskan mengenai bentuk dan sifat dukhan. Dikatakan, dukhan mempunyai bentuk seperti kabut atau asap.

Jika hal ini mengenai manusia atau orang-orang Muslim, maka akan timbul gejala seperti pilek. Sedangkan jika dukhan mengenai orang kafir, akan keluar berupa cairan dari kuping dan menyebabkan rasa sakit luar biasa.

Penafsiran tersebut, sesuai dengan HR. Muslim No. 2798. Bahwa dari Abdullah bin Mas’ud, Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda : “Akan datang dukhan (asap) kepada manusia di hari kiamat, yang memasuki pernapasan mereka sehingga manusia akan merasakan seperti pilek.”

Dalam hadist lain juga dijelaskan mengenai bentuk dan sifat dukhan. HR. Thabrani, dihasankan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya 7/235, Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam bersabda : “Sesungguhnya Rabb kalian memperingatkan kalian dari tiga hal : asap yang jika mengenai orang muslim maka mereka akan merasakan pilek, sedangkan jika mengenai orang kafir akan merasakan sesak nafas dan keluar cairan dari kupingnya. Kemduian yang kedua munculnya dabbah dan ketiga munculnya dajjal.”

Dari hadist tersebut, dapat dipahami bahwa dukhan merupakan salah satu tanda akhir zaman yang akan masuk ke dalam kehidupan manusia. Bagi orang-orang Muslim maupun orang kafir, munculnya dukhan akan menimbulkan gangguan kesehatan. Namun pada orang kafir, gejala yang muncul akan lebih parah yaitu keluarnya cairan dari kuping mereka.

Dengan begitu, seluruh umat harus meyakini munculnya dukhan di hari akhir. Sehingga setiap umat manusia harus bertaubat, memohon ampun kepada Allah dan memohon pertolongan serta perlindungan dari hari akhir yang mengancam.

(mdk/ayi)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP