Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada Berapa Cuaca di Indonesia? Berikut Jenis dan Penjelasannya

Ada Berapa Cuaca di Indonesia? Berikut Jenis dan Penjelasannya Ilustrasi hujan. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Cuaca merupakan keadaan yang terjadi pada atmosfer, langit, atau udara di bumi. Berbeda dengan musim yang bisa berlangsung hingga beberapa bulan, cuaca hanya terjadi dalam hitungan jam atau kurang dari itu. Oleh karena itu, cuaca dapat berubah-ubah dalam satu hari.

Indonesia sendiri memiliki beberapa jenis cuaca, seperti cuaca cerah, berawan, dingin, panas, berangin, dan hujan. Di mana masing-masing cuaca memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Seperti cuaca berangin yang sering ditandai dengan udara bergerak cepat, bahkan mampu memindahkan benda-benda di sekitarnya.

Hingga saat ini, masih banyak orang yang menyamakan cuaca dengan iklim atau musim. Padahal, pengertian cuaca sangat berbeda dengan iklim dan musim. Untuk itu, penting mengetahui beberapa cuaca di Indonesia.

Lantas, ada berapa cuaca di Indonesia? Simak ulasannya yang merdeka.com rangkum dari Pendidikan.co.id:

Cerah

001 indra cahya

©2019 Merdeka.com

Cuaca cerah ditandai dengan sinar matahari yang terlihat jelas dan terang. Selain itu, awan juga berwarna biru terang disertai dengan awan putih tipis yang berada di sekitarnya.

Meskipun sinar matahari terlihat terang, namun udara tidak akan terasa panas. Umumnya, cuaca cerah diiringi dengan udara yang berhembus perlahan. Selain itu, pada waktu sore hari langit juga berwarna oranye kemerahan. Sedangkan di waktu malam hari akan terlihat bintang dan bulan yang terang dan jelas.

Berangin

Cuaca berangin ditandai dengan udara yang bergerak lebih cepat, bahkan mampu memindahkan benda-benda yang ada di sekitarnya. Udara yang bergerak ini disebut juga dengan angin.

Saat udara berhembus perlahan, akan menghasilkan angin yang semilir dan menyejukkan. Namun, saat udara bergerak dengan cepat dalam waktu yang lama menjadi sumber kekuatan yang dapat menimbulkan bahaya seperti pohon tumbang, rumah roboh, dan lainnya.

Hujan

Cuaca hujan sering terjadi di berbagai negara beriklim tropis, termasuk Indonesia. Cuaca hujan terjadi akibat pengaruh dari meningkatnya uap air di udara karena pemanasan yang diterima dari sinar matahari.

Saat sinar matahari mengenai bumi, air yang ada di permukaan bumi akan naik ke atas dan berubah menjadi awan. Kemudian akan terbentuk sekumpulan awan yang menghasilkan hujan.

Dingin

001 siti rutmawati

©stemjobs.com

Cuaca dingin juga menjadi salah satu jenis cuaca di Indonesia yang sering terjadi. Saat cuaca dingin terjadi, kelembapan udara biasanya mencapai angka lebih tinggi dan angin akan bertiup lebih kendang. Selain itu, suhu udara pada cuaca dingin juga cenderung berada pada angka rendah.

Umumnya, cuaca dingin terjadi di wilayah-wilayah dataran tinggi, seperti pegunungan. Tidak heran, jika Anda mengunjungi daerah pegunungan akan merasakan suasana sejuk dengan udara dingin dan embusan angin yang lebih kencang.

Berawan

Jenis cuaca di Indonesia selanjutnya yaitu cuaca berawan. Pada kondisi ini, Anda akan melihat awan mendung atau sinar matahari yang tertutup dengan sekumpulan awan. Biasanya saat kondisi ini terjadi, tidak lama akan turun hujan, walaupun memang terdapat kemungkinan hujan tidak terjadi.

Sinar matahari yang tertutup oleh sekumpulan awan, menyebabkan udara tidak terlalu panas dan suasananya juga lebih gelap. Saat awan semakin pekat dan mencapai titik suhu tertentu kemudian berubah berwarna abu-abu, inilah yang disebut awan mendung. Sebagian besar daerah yang tertutup awan mendung biasanya akan terjadi hujan.

PanasCuaca panas memang sering kali disalah artikan dengan cuaca cerah. Namun sebenarnya, kedua cuaca ini memiliki ciri-ciri yang berbeda. Cuaca panas biasanya terjadi pada musim kemarau. Ini dapat ditandai dengan sinar matahari yang sangat tinggi di siang hati. Saat posisi matahari berada lurus di atas permukaan bumi, udara akan terasa sangat panas.

Terlebih lagi di daerah yang dekat dengan laut, pada saat cuaca panas di musim kemarau umumnya suhu akan semakin tinggi dan terasa lebih panas. Cuaca panas terjadi ketika suatu tempat mendapatkan intensitas penyinaran matahari yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP