7 Potret Unik Warga Jogja Menari 'Beksan Nir Corona', Ada yang Pakai Masker
Merdeka.com - Di tengah wabah Virus Corona, acara Tingalan Jumenengan Dalem atau hari kenaikan tahta Sultan terganggu. Beberapa agenda dibatalkan atau ditunda. Sri Sultan HB X juga meminta seluruh warga DIY untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.
Walau begitu, bukan berarti agenda rutin tahunan itu sepenuhnya tidak berjalan. Pihak Kraton menyiapkan sebuah even tersendiri yang bisa dinikmati Warga Jogja tanpa harus keluar rumah. Even itu adalah lomba sebuah tarian “Beksan Nir Corona”.
Dilansir dari laman Instagram Kraton Jogja, “Beksan Nir Corona” merupakan sebuah tari virtual persembahan KHP Kridhomardowo untuk mengajak warga Jogja tetap berkesenian dan “nguri-uri” budaya ketika harus tetap berada di rumah selama wabah Virus Corona belum berakhir.
Berikut adalah 7 potret unik Beksan Nir Corona, tarian ala warga Jogja di tengah mewabahnya Virus Corona.
Gerakan Cuci Tangan

Instagram/Kratonjogja
Inti dari tarian Beksan Nir Corona adalah mengajak Warga Jogja untuk rajin cuci tangan. Dalam sebuah video dari akun resmi Instagram Kraton Jogja, diperlihatkan empat penari putra Kraton duduk sambil menggerak-gerakkan tangan mereka.
Mereka menggerakkan tangan mengikuti alunan musik gamelan khas Jawa. Saat mereka hendak berdiri, para abdi dalem mendekat dengan membawa hand sanitizer.
Sambil berdiri keempat penari kraton itu membuka telapak tangan mereka dan para abdi dalem menyemprotkan hand sanitizer ke tangan mereka.
Terdiri dari Tiga Bagian

Instagram/Kratonjogja
Dikutip dari akun Instagram Kratonjogja, tarian Beksan Nir Corona terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama adalah sembahan, bagian kedua adalah cara menggunakan hand sanitizer, dan bagian yang ketiga adalah pengaplikasiannya pada tangan.
Diikuti Warga Jogja, Ada yang Pakai Masker

Instagram/alvianitaa
Tarian yang pertama kali diperagakan para penari kraton ini kemudian diikuti oleh seluruh elemen warga Jogja. Mereka mewujudkan tarian itu sesuai dengan kreativitas yang dimiliki masing-masing.
Bisa Diperagakan di Rumah

Instagram/angga febri wibowo
Warga Jogja memperagakan tarian ini di rumah masing-masing. Hal ini salah satunya dikarenakan perintah Sultan HB X untuk membatasi diri berkegiatan di luar rumah.
Tampak dalam foto itu dua orang pemuda memperagakan tarian itu di ruang tengah rumahnya yang terlihat tidak terlalu luas
Tarian Virtual

Instagram/dimasindra
Tari Beksan Nir Corona bisa diperagakan baik secara sendiri atau bersama-sama. Walaupun sedang sendiri berada di rumah, bukan berarti tarian ini tidak bisa dimainkan bersama-sama.
Tampak dalam foto itu, empat anak muda memperagakan tarian secara bersama-sama melalui layanan video call pada smartphone masing-masing.
Ayah dan Anak Kompak Menari

Instagram/handitokendil
Sering berada di rumah membuat Warga Jogja semakin dekat dengan keluarga tercinta. Kedekatan itu bisa diekspresikan salah satunya dengan memperagakan tarian Beksan Nir Corona secara bersama-sama.
Menari di Tengah Hujan

Instagram/radenbaguskusuma
Salah satu aksi kocak dalam peragaan tarian ini adalah empat orang pemuda memperagakan tarian ini di tengah hujan. Mereka menari bersama-sama di atas jalanan yang becek dengan mengenakan mantel dan masker.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya