Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

7 Ciri-Ciri Hamil Muda yang Perlu Diketahui, Bukan Hanya Mual dan Muntah

7 Ciri-Ciri Hamil Muda yang Perlu Diketahui, Bukan Hanya Mual dan Muntah Ilustrasi hamil. ©shutterstock.com/elesuc

Merdeka.com - Kehamilan memang menjadi salah satu momen yang menggembirakan untuk setiap pasangan suami istri. Terlebih lagi bagi pasangan yang baru saja menikah, pasti momen kehamilan sang istri menjadi hal yang sangat ditunggu-tunggu. Tentu saja pada kehamilan anak pertama, istri yang sedang hamil akan menjaga kandungan sebaik mungkin sampai masa melahirkan tiba. Begitu juga dengan suami yang ikut memberikan dukungan.

Salah satu cara menjaga kandungan dengan baik adalah dengan mendeteksi kehamilan sedini mungkin. Bukan tanpa alasan, mengetahui kehamilan di awal waktu dapat menghindarkan dari risiko terjadinya hal yang membahayakan ibu maupun janin. Bahkan dengan mengetahui kehamilan sejak awal dapat menjaga kondisi kandungan tetap sehat hingga waktu persalinan tiba.

Untuk itu, ibu harus dapat mengenali ciri-ciri hamil muda yang dialaminya. Biasanya di masa kehamilan awal, ibu akan mengalami telat menstruasi atau hadi juga merasakan kondisi mual dan muntah yang mengganggu. Namun sebenarnya, ciri-ciri hamil muda tidak sebatas telat menstruasi maupun gejala mual dan muntah. Terdapat beberapa ciri-ciri kehamilan lain yang bisa menjadi tanda seseorang telah mengandung calon bayi.

Berikut kami telah merangkum ciri-ciri hamil muda yang umum terjadi dan perlu Anda ketahui.

Telat menstruasi

005 siti rutmawati

©americanpregnancy.org

Ciri-ciri hamil muda yang pertama tentu saja telat menstruasi. Biasanya setelah berhubungan seksual dan tidak mengalami haid atau menstruasi dalam 5 hari atau 1 minggu sejak tanggal seharusnya, bisa jadi ini merupakan tanda awal kehamilan. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembuahan di dalam sudah berlangsung yang kemudian akan berkembang menjadi janin.

Setelah itu, tubuh ibu hamil akan melepaskan hormon HCG yang berperan untuk menjaga kehamilan. Hormon ini juga bertugas memberi tahu indung telur untuk berhenti memproduksi sel telur baru sementara waktu, yaitu selama masa kehamilan masih berlangsung. Hal inilah yang menyebabkan, ibu atau wanita hamil tidak mengalami menstruasi selama masa kehamilan.

Meskipun begitu, perlu diketahui, telat menstruasi bukan tidak selalu menjadi tanda kehamilan. Bisa jadi terlambatnya menstruasi yang dialami disebabkan oleh beberapa faktor lain. Seperti kondisi stres maupun akibat perubahan pola makan.

Perubahan Payudara dan Puting

Terjadinya perubahan payudara dan putting juga menjadi salah satu ciri-ciri hamil muda yang tidak boleh diabaikan. Pada awal kehamilan, biasanya payudara akan berubah menjadi lebih besar, padat, keras hingga terasa lebih berat dari biasanya. Bukan hanya itu, payudara juga akan lebih sensitif, terasa nyeri, hingga sesak.

Selain daging pada payudara, bagian puting juga mengalami perubahan. Di mana akan muncul garis-garis urat di sekitar puting payudara. Bagian areola pada payudara juga akan semakin melebar dan berubah warna menjadi lebih gelap. Ciri-ciri ini biasanya terjadi pada minggu ke-4 hingga ke-6. Sedangkan perubahan pada areola akan terjadi pada minggu ke-11.

Keluar Bercak Darah dari Vagina

006 febrianti diah kusumaningrum

medicaldaily.com

Ciri-ciri hamil muda berikutnya bisa dilihat dari keluarnya bercak darah pada vagina. Keluarnya bercak darah ini disebut juga dengan pendarahan implantasi dan bukan merupakan darah menstruasi. Bercak darah ini menunjukkan bahwa embrio sudah berhasil tertanam pada rahim. Embrio yang berhasil menempel pada rahim menyebabkan terkikisnya dinding rahim sehingga mengakibatkan keluarnya bercak darah.

Bercak darah implantasi ini biasanya hanya berupa 1 – 2 tetes yang berwarna merah muda kekuningan atau kecokelatan. Hal ini bisa muncul kapan saja, namun biasanya muncul dalam 10 – 14 setelah pembuahan dan akan berlangsung selama 1 – 3 hari. Jika Anda mengalami pendarahan implantasi lebih dari 5 hari dan dalam jumlah banyak, akan lebih baik untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kram Perut

Kram perut juga termasuk salah satu ciri-ciri hamil muda yang umum terjadi. Gejala kram perut biasanya terjadi bersamaan dengan keluarnya flek darah implantasi. Meskipun begitu, kram perut di sini berbeda dengan kram perut saat menstruasi. Biasanya kram perut pada tanda-tanda kehamilan akan terjadi secara singkat dan tidak terlalu sakit, jika dibandingkan dengan kram menstruasi. Kram perut umumnya terasa setelah ovulasi dan mereda dalam hitungan jam.

Selain itu, kram perut sebagai tanda kehamilan sering kali terpusat pada satu titik lokasi saja. Jika embrio yang berhasil dibuahi menempel pada rahim sebelah kiri, maka kram akan terasa pada perut sebelah kiri saja. Jika kram perut yang dialami berlangsung dalam waktu yang lama hingga berhari-hari, bisa jadi itu adalah gejala menstruasi bukan ciri-ciri hamil muda.

Mudah Lelah dan Lemas

ilustrasi hamil

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Subbotina Anna

Tubuh yang mudah lelah dan terasa lemas juga bisa menjadi salah satu ciri-ciri hamil muda. Pada ibu atau wanita hamil bisa merasakan lelah yang luar biasa meskipun baru memasuki 1 minggu usia kehamilan. Namun hal ini sebenarnya normal terjadi. Bahkan tubuh yang merasa lelah dan lemas akan terus dialami hingga waktu melahirkan. Hal ini tidak lain karena meningkatnya hormon progesterone yang telah mengubah sistem metabolisme tubuh.

Selain itu, biasanya sistem imun pada tubuh wanita akan melemahkan diri agar proses pembuahan embrio dapat berhasil melekat pada rahim. Hal inilah yang juga menjadi alasan mengapa ibu hamil sering merasa lemas dan kelelahan. Selain faktor kadar gula dan produksi darah yang semakin rendah juga turut mempengaruhi kondisi ini. Untuk itu, bagi wanita hamil perlu menyesuaikan aktivitas agar tidak terlalu lelah. Hal ini juga harus diimbangi dengan kebutuhan istirahat yang terpenuhi secara baik.

Mual dan Muntah

Ciri-ciri hamil muda yang umum terjadi oleh sebagian besar wanita adalah mual dan muntah. Kondisi ini biasanya dirasakan di pagi hari, yang kemudian disebut dengan istilah morning sickness. Meski begitu, gejala ini bisa terjadi kapan saja baik siang, sore maupun malam.

Selain itu, perlu diketahui bahwa gejala mual dan muntah tidak selalu dirasakan bersamaan. Bisa jadi ibu yang sedang hamil hanya merasakan mual tanpa muntah. Umumnya gejala ini muncul saat kehamilan sudah memasuki minggu ke-6. Tetapi sebagian wanita ada yang merasakan morning sickness lebih cepat yaitu pada minggu ke-2.

Sensitif Terhadap Bau

tidak sedap

shutterstock

Ciri-ciri hamil muda yang terakhir yang tidak boleh dilupakan adalah sensitif terhadap bau. Diketahui bahwa ibu atau wanita hamil akan mempunyai kepekaan terhadap bau yang semakin meningkat tajam. Bahkan banyak ibu hamil yang sering merasa pusing, mual hingga muntah setelah mencium berbagai macam bau.

Hal ini juga bisa menjadi faktor yang membuat ibu hamil sering mengalami ngidam. Di mana selera makan ibu menjadi hilang setelah mencium bau makanan tertentu.

(mdk/ayi)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP