Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Manfaat Ubi Jalar Ungu bagi Kesehatan, Sumber Antioksidan Pencegah Kanker

6 Manfaat Ubi Jalar Ungu bagi Kesehatan, Sumber Antioksidan Pencegah Kanker Ilustrasi ubi jalar. ©Pixabay

Merdeka.com - Ubi jalar merupakan salah satu jenis buah yang bisa diolah menjadi berbagai hidangan makanan lezat. Namun umumnya, ubi jalar dimasak menjadi makanan camilan seperti kue, gorengan, maupun hanya direbus dan dimakan secara langsung. Meskipun hanya sebagai makanan camilan, ubi jalar termasuk makanan yang mengenyangkan. Bahkan, ubi jalar bisa dikonsumsi sebagai pengganti nasi.

Ubi jalar mempunyai beragam jenis. Mulai dari ubi jalar biasa yang berwarna putih, ibu jalar cilembu, ubi jalar kuning, serta ubi jalar ungu. Beragam jenis ubi jalar tersebut, ubi jalar ungu bisa dikatakan mempunyai sisi penampilan yang paling menonjol dibandingkan jenis lainnya. Warna ungu yang dimiliki ubi jenis ini memang mampu menarik perhatian. Tidak heran jika banyak makanan yang dibuat dari ubi ini mempunyai penampilan yang menarik dan menggugah selera.

Saat ini pun sudah banyak beragam olahan yang terbuat dari bahan ubi jalar ungu. Mulai dari kue bolu, donat, atau camilan lainnya. Tidak jarang pula ubi jalar ungu dijadikan sebagai pewarna makanan alami yang tentu saja aman untuk dikonsumsi. Selain aman dikonsumsi, ternyata ubi jalar ungu juga mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan tubuh.

Berbagai macam kandungan yang dimiliki ubi jalar ungu dikatakan mampu mengurangi gejala masalah kesehatan, hingga mencegah risiko penyakit. Dilansir dari Liputan6.com, berikut kami telah merangkum beberapa manfaat ubi jalar ungu bagi kesehatan yang perlu diketahui.

Meringankan Gejala Asma

008 siti rutmawati

©www3.imperial.ac.uk

Manfaat ibu jalar ungu yang pertama dapat meringankan gejala asma. Menurut penelitian, para penderita asma biasanya memiliki asupan vitamin A dan C yang rendah. Dikatakan bahwa penderita asma hanya memenuhi setengah dari rata-rata asupan vitamin A yang dibutuhkan tubuh. Bukan hanya itu, risiko penyakit asma pun semakin meningkat pada mereka yang memiliki asupan vitamin C diet rendah.

Risiko tersebut dapat diminimalisir dengan mengonsumsi makanan olahan ubi jalar ungu. Bukan tanpa alasan, ubi jalar ungu diketahui mempunyai kandungan antioksidan seperti vitamin A dan C yang tinggi. Menjadikan ubi jalar ungu sebagai menu konsumsi sehari-hari, maka kebutuhan asupan vitamin A dan C bisa tercukupi. Cara ini pun dapat meringankan munculnya gejala pada penderita asma.

Menjaga Kesehatan Usus

Manfaat ubi jalar ungu selanjutnya dapat membantu menjaga kesehatan usus. Dalam sebuah penelitan ditemukan bahwa kandungan karbohidrat kompleks dan sumber pati resisten yang terdapat dalam ubi jalar ungu dapat membantu produksi Bifidobacteria. Bifidobacteria merupakan bakteri baik dalam usus yang menjalankan beberapa fungsi.

Pertama, bakteri tersebut bekerja membantu pemecahan karbohidrat kompleks dan serat. Hal ini akan membuat sistem kerja dan kesehatan usus dapat terjaga dengan baik. Selain itu, bakteri Bifidobacteria juga berperan membantu mengurangi risiko kondisi tertentu. Seperti kanker kolorektal, penyakit radang usus, dan sindrom iritasi usus besar. Di samping itu, bakteri ini juga menghasilkan asam lemak sehat dan vitamin B yang berguna untuk tubuh.

Meningkatkan Fungsi Penglihatan

ilustrasi mata

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Manfaat ubi jalar bagi kesehatan yang tidak boleh dilewatkan selanjutnya adalah meningkatkan fungsi kesehatan. Seperti telah disebutkan sebelumnya, bahwa ubi jalar ungu mempunyai kandungan vitamin A yang tinggi. Ubi berukuran sedang mempunyai 1.643 ekuivalen aktivitas retinol yang dapat menjadi bentuk vitamin A.

Kandungan tersebut tentu saja sangat dibutuhkan tubuh untuk mengoptimalkan fungsi penglihatan mata. Selain itu, ubi jalar juga mempunyai kandungan anthocyanin yang bermanfaat untuk melindungi sel-sel mata dari risiko kerusakan, dan membantu menjaga kesehatan mata secara keseluruhan.

Menstabilkan Gula Darah

Menstabilkan gula darah juga termasuk salah satu manfaat ubi jalar ungu yang tidak bisa disepelekan. Dalam hal ini, ubi jalar ungu mempunyai kandungan antioksidan flavonoid yang terbukti efektif dapat menurunkan gula darah bagi penderita diabetes tipe 2.

Kandungan ini juga dikatakan mampu mengurangi stres oksidatif dan resistensi dengan melindungi sel-sel penghasil insulin yang terdapat di dalam hati. Hal inilah yang dapat membantu mengontrol lonjakan gula darah.

Bukan hanya itu, ubi jalar ungu juga memiliki indeks glikemik 24. Ini dapat membantu memecah gula secara perlahan kemudian menghasilkan pelepasan energi yang lebih stabil. Dengan begitu, lonjakan gula semakin dapat terkontrol dengan baik.

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

ilustrasi tekanan darah

©Shutterstock

Kandungan antioksidan yang terdapat dalam ubi jalar ungu juga mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Kandungan ini dapat bekerja mirip seperti obat penurun tekanan darah umum, atau yang disebut dengan inhibitor enzim pengonversi angiotensin.

Dalam sebuah penelitian, menemukan bahwa antioksidan yang terkandung dalam ubi jalar ungu dapat mencegah konversi angiotensin 1 menjadi angiotensin 2. Jika diabaikan, proses konversi ini menjadi penyebab utama peningkatan tekanan darah dalam tubuh. Ini tentu saja merupakan salah satu manfaat ubi jalar ungu bagi kesehatan yang tidak boleh dilewatkan.

Mencegah Kanker

Manfaat ubi jalar ungu yang terakhir dapat mencegah penyakit kanker. Seperti disebutkan sebelumnya, ubi jalar ungu mempunyai kandungan antioksidan anthocyanin dan vitamin C yang tinggi. Kandungan ini dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh senyawa radikal bebas. Jika diabaikan, senyawa radikal bebas ini dapat meningkatkan risiko penyakit kanker, penyakit jantung, diabetes, dan gangguan neurodegeneratif.

Selain itu, ubi jalar ungu juga mempunyai kandungan antioksidan lain yaitu antioksidan polifenol antosianin. Kandungan ini dapat mengurangi risiko berbagai penyakit kanker menjadi lebih rendah. Lebih dari itu, kandungan cyanidin dan peonidin dalam anthocyanin dapat mengurangi pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh. Seperti kanker usus besar, paru-paru, dan prostat.

(mdk/ayi)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP