Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Makanan yang Bikin Gemuk, Kurangi Konsumsinya

6 Makanan yang Bikin Gemuk, Kurangi Konsumsinya Ilustrasi Obesitas. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Setiap orang selalu ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal. Maka tak heran jika banyak orang melakukan berbagai upaya dalam rangka memiliki tubuh yang indah.

Salah satu pemicu utama yang dapat membuat seseorang mengalami kegemukan badan adalah faktor makanan dan minuman. Jenis makanan seperti junk food dan minuman serat gula bisa memicu kenaikan berat badan yang tidak sehat.

Lemak merupakan zat negatif pada tubuh yang biasanya tertimbun dalam perut, sehingga hal ini dapat mengakibatkan badan seseorang mengalami kegemukan.

Kelebihan lemak juga dapat mendatangkan berbagai macam penyakit dalam tubuh dan mengakibatkan perut menjadi buncit. Oleh karena itu, dianjurkan setiap orang untuk memerhatikan pola makan.

Bagi sebagian orang, memiliki tubuh gemuk menjadi salah satu masalah besar. Selain dapat membuat tubuh menjadi tidak seimbang, hal ini juga dapat menyebabkan obesitas.

Lantas, apa saja makanan yang bikin gemuk dan memicu terjadinya obesitas? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari Liputan6.com berikut ini.

Penyebab Badan Gemuk

014 yoga tri priyanto

© foxnews.com

Salah satu penyebab utama kelebihan berat badan ialah mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula tambahan, garam, dan lemak. Selain itu, ada beberapa penyebab lain yang bisa bikin gemuk, di antaranya sebagai berikut:

• Kurang Istirahat

Salah satu penyebab badan gemuk ialah kurang tidur. Seseorang yang mengalami kekurangan tidur meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih, sehingga hal ini memungkinkan seseorang mempunyai banyak lemak perut. Kurang tidur sering kali disebabkan karena seseorang mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

• Stres

Seseorang yang mengalami gangguan stres juga dapat menyebabkan risiko badan menjadi gemuk. Hal ini dikarenakan saat stres tubuh melepaskan hormon kortisol untuk membantu tubuh dalam mengatasi stres. Akan tetapi, hormon kortisol dapat menyebabkan seseorang mengalami kelebihan berat badan dan menimbun banyak lemak di dalam perut.

Makanan yang Bikin Gemuk

010 tantri setyorini

©2018 Merdeka.com/Pixabay

Makanan dan minuman bisa menjadi pemicu utama seseorang mengalami obesitas. Kondisi ini akan terus berkembang secara bertahap akibat kombinasi pola makan dan gaya hidup yang buruk. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membatasi dalam mengonsumsi beberapa makanan berikut ini:

Es Krim

Salah satu jenis makanan yang bisa bikin gemuk ialah es krim. Makanan yang kerap dijadikan hidangan penutup ini, bisa menambah banyak kalori ekstra untuk makanan. Terutama es krim yang dibuat secara komersil, di mana penuh kandungan gula dan lemak.

Roti Putih

Roti putih menjadi salah satu makanan bikin gemuk karena memiliki banyak kandungan gula. Jenis roti ini tinggi indeks glikemik dan meningkatkan kadar gula darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 9.267 orang mengonsumsi 120 gram roti putih per hari dikaitkan dengan risiko 40% lebih besar pada kenaikan berat badan atau obesitas.

Daging Merah

ilustrasi daging

©Pixabay

Makanan yang bikin gemuk berikutnya yaitu daging merah. Makanan ini bisa meningkatkan risiko kegemukan karena mengandung protein dan lemak tinggi. Selain itu, daging yang telah diolah menjadi beberapa makanan seperti sosis, ham, atau kornet juga dapat menyebabkan kegemukan.

Selai Kacang

Selai kacang menjadi makanan yang bikin gemuk karena mengandung gula tambahan, minyak sayur, dan banyak garam. Selai kacang juga sangat tinggi kalori dan sangat mudah bagi sebagian orang untuk memakannya berlebihan. Sehingga, untuk menghindari kelebihan berat badan atau obesitas, sebaiknya menghindari mengonsumsi selai kacang secara berlebihan.

Kentang Goreng dan Keripik Kentang

Makanan yang bikin gemuk lainnya yaitu kentang goreng dan keripik kentang. Kentang goreng memiliki kandungan kalori yang sangat tinggi, sehingga berpotensi dimakan secara berlebihan. Dalam sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi kentang goreng dan keripik kentang selalu dikaitkan dengan penambahan berat badan.

Susu

ilustrasi susu

©Pixabay

Susu merupakan salah satu minuman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tak hanya penting untuk anak dalam masa pertumbuhan, namun susu juga sangat baik dikonsumsi orang dewasa. Namun, mengonsumsi susu secara berlebih juga dapat meningkatkan berat badan.

Susu dikenal memiliki kandungan protein dan lemak yang sangat tinggi. Oleh karena itu, untuk menghindari kelebihan berat badan, sebaiknya mengonsumsinya secara teratur dan tidak berlebihan.

Cara Menurunkan Berat Badan

badan

© elembarazo.net

Diet menjadi salah satu cara menghilangkan lemak perut yang paling ampuh. Seringkali diet diartikan mengurangi frekuensi makan sehari-hari, padahal diet yang sebenarnya ialah mengatur pola makan dan mengurangi jumlah porsi saat makan.

Saat Anda menjalankan program diet, sebaiknya diiringi dengan olahraga secara rutin. Sehingga hal ini dapat berfungsi efektif menghilangkan lemak perut. Selain itu, ada beberapa cara lain untuk menghilangkan lemak perut, di antaranya sebagai berikut:

Rutin Push Up

Salah satu jenis olahraga yang dapat menghilangkan perut buncit ialah push up dan sit up. Sudah sejak dulu push up dan sit up dikenal sebagai aktivitas yang dapat membantu membentuk perut menjadi six-pack. Pasalnya push up dan sit up sangat efektif sebagai cara menghilangkan lemak perut yang tertimbun.

Selain dapat menghilangkan lemak dan menyeimbangkan ukuran tubuh, push up dan sit up juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Sehingga aktivitas ini sangat berperan penting untuk kesehatan tubuh.

Mengonsumsi Air Lemon

Buah lemon memiliki beragam kandungan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan vitamin C tinggi pada buah lemon dapat meningkatkan sistem pencernaan sekaligus membantu fungsi hati. Selain itu, buah lemon juga berfungsi efektif membakar lemak perut berlebih, sehingga sangat cocok untuk membantu program diet.

Terus Melakukan Aktivitas

Menjalankan aktivitas sehari-hari dapat menghilangkan perut buncit. Pasalnya, saat tubuh terus bergerak dan melakukan aktivitas, dapat membantu membakar kalori dalam tubuh. Sehingga hal ini dapat memicu menghilangkan lemak perut.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, usahakan sebelum melakukan aktivitas, usahakan untuk senam sekitar 30 menit. Apabila aktivitas ini rutin Anda lakukan, maka dapat berfungsi efektif membantu menghilangkan lemak perut dan membuat tubuh Anda menjadi lebih sehat.

Di samping itu, sebaiknya saat minum air lemon untuk diet dilakukan pada pagi hari. Sebab, saat tubuh belum mengonsumsi apapun, tubuh dapat melakukan proses detoksifikasi dengan minum air lemon. Sehingga dapat membuat fungsi hati bekerja lebih ringan dan menurunkan berat badan secara optimal.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP