Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Proses Pembuatan Tempe Rumahan, Sederhana dan Mudah Dipraktikkan

5 Proses Pembuatan Tempe Rumahan, Sederhana dan Mudah Dipraktikkan Ilustrasi tempe kedelai. ©2020 Merdeka.com/indonesia.go.id

Merdeka.com - Tempe merupakan salah satu bahan makanan dari produk nabati yang mempunyai berbagai nutrisi penting untuk tubuh. Bahkan dikatakan tempe mempunyai sumber protein tinggi yang mampu membantu mencukupi asupan harian tubuh. Selain protein, tempe juga mempunyai kandungan lain yang tidak kalah penting. Mulai dari energi, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, natrium, hingga fosfor.

Tidak heran, dengan berbagai kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, tempe menjadi makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi sehari-hari. Di Indonesia, tempe banyak diolah menjadi berbagai macam menu hidangan yang lezat. Mulai dari kering tempe manis, tumis tempe pedas, sayur kuah dengan tempe sebagai bahan tambahan, hingga tempe goreng yang dijadikan lauk pendamping bersama sambal.

Rasa tempe yang gurih memang sangat pas disantap sebagai menu makanan bersama nasi hangat. Rasa gurih ini tidak lain didapatkan dari proses fermentasi dengan menggunakan ragi hingga menjadi tempe. Proses pembuatan tempe ini pun cukup mudah. Bahkan Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah.

Bahan-bahan yang dibutuhkan pun cukup sederhana, yaitu kedelai kering utuh, cuka, dan starter tempe yang berguna untuk menumbuhkan jamur tempe. Bagi yang penasaran tentang proses pembuatan tempe, bisa menyimak ulasan berikut. Dilansir dari situs Tempeh Info, berikut kami telah merangkum beberapa proses pembuatan tempe yang bisa Anda praktikkan.

Bahan yang Digunakan

ilustrasi tempe kedelai

©2020 Merdeka.com/indonesia.go.id

Sebelum masuk pada penjelasan proses pembuatan tempe, hal yang harus diketahui pertama adalah bahan-bahan yang digunakan. Dalam hal ini, Anda hanya membutuhkan 3 bahan sederhana yaitu sebagai berikut :

  • 600 gram kedelai utuh kering
  • 5 sendok makan cuka
  • 1 sendok teh atau 3 – 5 gram starter tempe
  • Starter tempe di sini merupakan bahan yang digunakan untuk membuat atau membentuk jamur pada tempe. Ini merupakan salah satu bahan kunci yang tidak boleh dilupakan. Berikut adalah proses pembuatan tempe yang bisa Anda simak.

    Memecah Biji Kedelai

    Proses pembuatan tempe yang pertama adalah memecah biji kedelai. Biji kedelai utuh kering yang sebelumnya telah disiapkan perlu dipecah atau dibelah menjadi dua bagian. Biasanya cara memecah kedelai ini dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan alat penggiling biji-bijian. Jika Anda memiliki alat penggiling ini, cukup dengan memasukkan kedelai utuh kering ke dalamnya. Secara otomatis, biji kedelai akan terbelah menjadi dua bagian dengan lebih mudah dan cepat.

    Selain menggunakan alat penggiling, tidak perlu khawatir Anda masih dapat menyiasatinya dengan cara membeli kedelai yang sudah dikupas. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan kedelai kering utuh dengan mengupas kulit dan membelah bijinya secara manual dengan tangan. Namun jika ingin sedikit lebih praktis, sebaiknya gunakan bahan kedelai yang sudah dikupas dan siap pakai.

    Merendam dan Mengupas Kulit Kedelai

    ilustrasi kedelai

    ©2019 Merdeka.com/Pixabay

    Proses pembuatan tempe selanjutnya adalah merendam dan mengupas kulit kedelai. Caranya, rendam kedelai dalam 2 liter air selama 6 – 18 jam. Jika Anda menggunakan kedelai utuh, maka kedelai perlu dibelah menjadi dua bagian dengan cara meremas atau menguleni. Aduk perlahan hingga kulit tipis kedelai naik ke permukaan. Setelah itu, saring kedelai dan tiriskan. Kemudian tambahkan air bersih dan ulangi langkah yang sama hingga sebagian besar kulit kedelai terangkat.

    Memasak Kedelai

    Proses pembuatan tempe berikutnya adalah memasak kedelai yang telah direndam. Masukkan kacang kedelai ke dalam pani dan tambahkan air secukupnya hingga dapat menutupi permukaan kedelai. Setelah itu, tambahkan 5 sendok makan cuka dan masak selama 30 menit. Tiriskan air dan keringkan kedelai dengan terus memanaskannya di dalam panci dengan api sedang. Masak selama beberapa menit, jika sudah mengering biarkan kedelai dingin hingga bersuhu di bawah 35 derajat Celcius.

    Mencampurkan Starter Tempe

    ilustrasi kedelai

    ©2019 Merdeka.com/Pixabay

    Proses pembuatan tempe langkah selanjutnya adalah menaburkan atau mencampurkan starter tempe pada kacang kedelai yang telah dimasak. Campurkan 1 sendok teh starter tempe ke dalam kacang kedelai, lalu aduk selama kurang lebih 1 menit hingga tercampur merata.

    Mengaduk kedelai dengan baik sangat penting dilakukan untuk mengurangi risiko pembusukan pada saat proses fermentasi. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan hasil tempe dengan kualitas yang baik dan bernutrisi tinggi.

    Proses Inkubasi Kedelai

    Proses pembuatan tempe langkah yang terakhir adalah proses inkubasi kedelai. Siapkan 2 kantong plastik berukuran 18 x 28 cm dan lubangi plastik dengan jarak setiap 1 cm. Dalam hal ini, sebaiknya Anda menggunakan jarum yang sedikit tebal agar lubang yang dibuat bisa lebih lebar.

    Setelah itu, bagi kedelai menjadi dua kantong dan tutup rapat. Kemudian, tekan kedelai hingga rata dan pastikan ketebalan maksimal mencapai 3 cm. Letakkan kedelai yang sudah dikemas dalam incubator bersuhu 30 derajat Celcius atau di tempat yang hangat selama 36 – 48 jam. Jangan lupa untuk mengisi wadah dengan miselium putih agar seluruh isinya dapat diangkat keluar secara keseluruhan.

    Itulah beberapa proses pembuatan tempe sederhana dan mudah. Langkah-langkah pembuatan tempe tersebut sangat mudah dipraktikkan di rumah. Dengan begitu, Anda bisa mencoba sendiri untuk membuat persediaan tempe di rumah.

    (mdk/ayi)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP