Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Dampak Buruk Menyemprot Disinfektan Berlebihan Ke Tubuh, Perlu Diwaspadai

4 Dampak Buruk Menyemprot Disinfektan Berlebihan Ke Tubuh, Perlu Diwaspadai Cegah Penyebaran Corona Kemenpora Disemprot Disinfektan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Virus Corona atau Covid-19 telah menginfeksi dan mengakibatkan kematian puluhan ribu jiwa di seluruh dunia. Berbagai belahan dunia terus berupaya melakukan pencegahan. Salah satu cara pencegahan yang paling banyak dilakukan adalah penyemprotan cairan disinfektan.

Disinfektan merupakan cairan kimia yang berfungsi untuk mencegah terjadinya infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Cairan ini biasanya mengandung beberapa zat, seperti natrium hipoklorit, etanol hingga alkohol. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memaparkan bahwa cairan ini hanya dapat digunakan untuk menyemprotkan permukaan benda-benda.

WHO juga mengimbau dalam penggunaan cairan disinfektan sebaiknya tidak langsung disemprotkan pada tubuh manusia. Sebab, apabila cairan disinfektan langsung disemprotkan pada tubuh manusia dapat membahayakan kesehatan. Lantas apa saja dampak buruk cairan disinfektan pada tubuh manusia? Berikut ulasannya.

Menyebabkan Iritasi Kulit

ilustrasi jerawat di dahi

Shutterstock

Penggunaan cairan disinfektan secara berlebihan dan langsung disemprotkan ke tubuh manusia dapat menyebabkan iritasi kulit. Cairan disinfektan mengandung zat natrium hipoklorit dan etanol dapat menyebabkan kerusakan kulit. Bahkan menyemprot cairan disinfektan secara berlebihan ke tubuh manusia dapat menyebabkan kulit terbakar.

Dalam upaya pencegahan Virus Corona atau Covid-19 ini, sebaiknya seseorang selalu menjaga kebersihan dan kesehatan. Rutin mencuci dan membersihkan tangan lebih dianjurkan daripada menyemprotkan cairan disinfektan dengan kontak langsung ke tubuh.

Menganggu Saluran Pernapasan

napas

www.wikihow.com

Disinfektan mengandung gas (Cl2) dan klorin dioksida (ClO2) sehingga dapat mengakibatkan iritasi pada saluran pernapasan. WHO juga menjelaskan bahwa cairan disinfektan hanya mampu membunuh virus dan bakteri pada benda mati. Sehingga tidak efektif apabila digunakan untuk menyemprot tubuh manusia.

Menggunakan atau menyemprot cairan disinfektan ini cukup di permukaan benda-benda. Sehingga secara efektif dapat membunuh bakteri, virus serta kuman yang menempel.

Menyebabkan Iritasi Mata

kotor

womens9.com

Dampak buruk cairan disinfektan apabila langsung disemprotkan ke tubuh selanjutnya yaitu dapat menyebabkan iritasi mata. Pasalnya cairan disinfektan mengandung lysol yang dapat menimbulkan alergi pada hidung dan mata. Bahkan penggunaan dengan konsentrasi tinggi maka bisa mengakibatkan kerusakan mata.

Selain itu, bagi seseorang yang melakukan penyemprotan sebaiknya menggunakan atau penutup wajah. Hal ini untuk menghindari kotak langsung dengan cairan disinfektan dan kulit wajah.

Keracunan

011 ovan zaihnudin

2017 Merdeka.com

Menggunakan cairan disinfektan yang langsung disemprotkan ke tubuh manusia dapat mengakibatkan seseorang keracunan. Cairan disinfektan hanya efektif membunuh bakteri dan virus pada permukaan benda-benda.

Sehingga apabila cairan ini tertelan dan masuk ke dalam perut dapat membahayakan kesehatan manusia. Jadi jangan sampai salah menggunakan disinfektan, ya.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP