Tenaga Medis yang Tinggal Sementara di Hotel Harus Punya Surat Pengantar

Kamis, 26 Maret 2020 17:32 Reporter : Yunita Amalia
Tenaga Medis yang Tinggal Sementara di Hotel Harus Punya Surat Pengantar tenaga medis yang merawat pasien terpapar virus covid-19. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memfasilitasi hunian sementara bagi tenaga medis yang menangani pasien positif Covid-19 di Hotel Grand Cempaka. Tenaga medis yang tinggal sementara di hotel harus dilengkapi surat pengantar dari rumah sakit tempat mereka bertugas.

"Persyaratannya adalah tenaga kesehatan tersebut mendapatkan surat pengantar dari rumah sakit dan kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan," ujar Direktur Utama Jaktour, Novita Dewi, Kamis (26/3).

Novita menuturkan bahwa saat ini Pemprov DKI masih mengakomodir hunian sementara bagi tenaga medis RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu. Dia memastikan akan ada penambahan tempat tinggal tambahan lagi untuk para tenaga medis yang menangani seluruh pasien Covid-19.

Selain itu, guna menjamin tidak ada sebaran virus di tempat tinggal sementara tenaga medis, protokol ketat diberlakukan di hotel. Yaitu di setiap pintu masuk dan keluar hotel tersedia disinfektan.

Upaya steril juga diberlakukan kepada seluruh petugas hotel di tempat para tenaga medis tinggal sementara.

"Prosedur infersi dilakukan jadi dari pintu masuk sampai dia keluar baik untuk tenaga medis akan ada chamber disinfektan dan satu lagi chamber untuk umum. Jadi kita buat dua chamber. Kemudian di kamar setiap hari begitu mereka check out untuk berangkat lagi ke rumah sakit kamar kita bersihkan dan selalu semua kita semprot disinfektan," jelasnya.

1 dari 1 halaman

DKI Tambah Hotel untuk Tenaga Medis Tangani Corona

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan akan menyediakan tiga hotel tambahan milik BUMD DKI untuk tempat tinggal sementara untuk para tenaga medis yang mengurusi pasien terkait virus Corona atau Covid-19.

Hal tersebut diungkapkannya melalui postingan di media sosial Facebook resmi milik Anies Baswedan.

"Tiga hotel milik BUMD DKI juga akan segera menyusul, dengan jumlah total 261 kamar tambahan dan 361 tempat tidur," kata Anies.

Selain itu dia juga menyebut seluruh fasilitas pendukung lainnya juga disediakan. Salah satunya yakni setiap kamar akan dibersihkan dengan cairan disinfektan secara rutin.

Selain itu sejumlah bus Transjakarta dan bus sekolah akan disediakan untuk antar jemput para tenaga medis ke rumah sakit.

"Makanan disediakan dalam kotak, bilik disinfektan disediakan di luar pintu masuk dan keluar," jelasnya.

Sementara itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyebut sebanyak 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu telah mulai menempati hotel Grand Cempaka Business.

[eko]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini