Sandiaga sebut pengadilan satu-satunya cara selesaikan kasus Sumber Waras

Jumat, 5 Januari 2018 18:57 Reporter : Sania Mashabi
Sandiaga sebut pengadilan satu-satunya cara selesaikan kasus Sumber Waras Rumah Sakit Sumber Waras. ©2016 Merdeka.com/ronauli

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan satu-satunya cara untuk menyelesaikan sengketa lahan Rumah Sakit Sumber Waras melalui ranah pengadilan. Sebab, sengketa itu tidak bisa hanya diatasi oleh badan Arbitrase Nasional Indonesia (BSNI).

"Nah, ternyata di klausul perjanjian jual belinya enggak ada klausul penyelesaian mengenai arbitrase. Jadi penyelesaiannya melalui pengadilan," katanya di RSUD Budi Asih, Jakarta Timur, Jumat (5/1).

Pemprov DKI, kata Sandiaga, sudah berusaha meminta Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) sebesar Rp 191 miliar. Namun YKSW tak kunjung menyelesaikan kewajibannya.

"Sumber Waras kita berusaha sekuat tenaga untuk mencoba meyakinkan bersama kepala dinas, pihak yayasan untuk mengembalikan kerugian negara Rp 191 miliar tapi kami hanya doa berharap tapi kami mengusahakan mereka posisinya sudah final," ujarnya.

"Jadi langkah satu-satunya untuk memastikan tidak terjadinya kerugian negara adalah melakukan pembatalan," ucapnya.

Hingga kini pembatalan itu tengah proses oleh biro hukum Pemprov DKI. Dalam proses tersebut juga dilibatkan komite pemberantasan korupsi.

"Dan pembatalan itu sedang di proses oleh biro hukum," tandasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini