Sandiaga minta Dinsos fasilitasi imigran Afghanistan yang tinggal di trotoar
Merdeka.com - Puluhan imigran dari Afghanistan dan Sudan beberapa hari terakhir membuat tenda di trotoar Kalideres, Jakarta Barat. Para imigran pencari suaka ini kabur dari negaranya karena tak tahan hidup di tengah konflik perang tak berkesudahan.
Mereka terpaksa tinggal di trotoar dengan tenda seadanya karena tempat penampungan di Rumah Detensi Imigrasi yang berkapasitas 500 orang telah penuh dengan imigran lain. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno meminta agar Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi DKI Jakarta segera turun tangan memfasilitasi para imigran khususnya untuk penyediaan tempat tinggal.
Demikian disampaikan Sandi di Monas usai menghadiri Festival Keimigrasian, Minggu (21/1). Persoalan ini, kata Sandi, juga telah dibicarakan pihaknya dengan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly saat bertemu di Festival Keimigrasian.
"Tadi juga sudah dibicarakan. Kami sampaikan kerjasama ke depan," ujarnya.
Penanganan para imigran ini menurutnya sangat penting karena berkaitan dengan kemanusiaan. Trotoar, kata Sandi, fungsinya bukan buat tempat tinggal melainkan jalur bagi pejalan kaki. Untuk itu Dinsos diminta segera memfasilitasi tempat tinggal mereka.
"Karena trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan untuk tempat tinggal. Jadi kita fasilitasi dan kita akan coba dorong dengan teman-teman dari Dinas Sosial juga," tutupnya.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya