Sampah Medis Rumah Tangga di Jakarta Hingga April Capai 202,52 Kilogram
Merdeka.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah menerapkan protokol pengelolaan limbah medis dari rumah tangga. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat. Juga untuk melindungi petugas kebersihan yang ada di garda terdepan dalam penanganan sampah selama masa pandemi Covid-19.
Kasie Pengelolaan Limbah B3 DLH DKI, Rosa Ambarsari, mengatakan bahwa hingga bulan April pihaknya telah mengumpulkan sebanyak 202,52 kilogram limbah medis dari rumah tangga di seluruh wilayah DKI Jakarta.
"Pengumpulan limbah medis dari rumah tangga di 5 wilayah kota sampai dengan bulan April 2020 totalnya 202.52 kg," kata dia, kepada wartawan, Kamis (7/5).
Dia menjabarkan, dari total jumlah tersebut, sampah medis yang berasal dari wilayah Jakarta Timur sebanyak 33 kilogram dan Jakarta Selatan sebanyak 38 kilogram.
"Limbah medis terdiri dari masker bekas, sarung tangan bekas dan baju pelindung diri," jelas dia.
Selanjutnya sampah medis yang berasal dari wilayah Jakarta Pusat sebanyak 30 kilogram, dari wilayah Jakarta Barat sebanyak 54.52 kilogram, dan dari Jakarta Utara sebanyak 47 kilogram.
"DLH (Dinas Lingkungan Hidup) bekerjasama dengan PT Wastec International untuk pemusnahan limbah medis tersebut," tandasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya