Sakit HIV, penahanan sopir Mercy maut dibantarkan

Sabtu, 11 Agustus 2012 15:44 Reporter : Eko Prasetya
Sakit HIV, penahanan sopir Mercy maut dibantarkan Bangkai Mercy di Ditlantas Polri . ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Penahanan Darsan Sutrisna, pengemudi mobil Mercy maut yang menabrak tiga orang di Bundaran Hotel Indonesia (HI) beberapa dibantarkan. Hal ini karena tim medis kepolisian menyatakan bahwa Darsan terserang virus HIV.

"Darsan dibantarkan minggu lalu karena yang bersangkutan terjangkit penyakit HIV," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto di kantornya, Sabtu (11/8).

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Dwi Sigit Nurmantyas mengatakan, begitu diketahui Darshan mengidap HIV, polisi langsung membawanya ke RS Polri Sukanto untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Dibawa ke RS Polri untuk perawatannya. Masa tahanannya ditunda dulu," ucapnya.

Selain itu, pemberkasan kasus kecelakaan maut itu sudah diselesaikan tim penyidik dan sudah melimpahkan berkas perkara Darsan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

"Kami masih menunggu jawaban dari kejaksaan. Di dalam berkas itu kami tetap masukkan pasal-pasal terdahulu di antaranya pasal 311 Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tidak pakai pasal pembunuhan," kata Sigit.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi pada Senin (23/7) dini hari di Bundaran Hotel Indonesia, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Sebuah mobil sedan Mercy B 1201 BAD melaju sangat kencang dan menabrak tiga orang pengamen.

Salah seorang di antara tewas, Ariyanto Sjafri, sementara dua orang lainnya mengalami luka yakni Andri (20) dan Jamaludin (20).

Atas peristiwa ini, Darsan Sutrisna selaku sopir mobil itu langsung ditetapkan sebagai tersangka. Saat dites urine dan darahnya, ternyata Darsan positif mengkonsumsi narkoba. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Mercy Maut
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini