Rusun Nagrak Mulai Dioperasikan Merawat Pasien OTG Covid-19
Merdeka.com - Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengoperasikan fasilitas isolasi mandiri di Rumah Susun (Rusun) Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara mulai Senin (21/6).
"Paling lambat sore nanti sudah kami buka (fasilitas isolasi mandiri) di sini," kata Komandan Lapangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut drg M Arifin.
Arifin mengaku diperintahkan langsung oleh Kepala Satgas Covid-19 untuk membantu pembukaan tempat isolasi mandiri bagi penderita Covid-19 tanpa gejala di Jakarta itu.
"Atas saran Kepala Satgas BNPB, saya diperintahkan langsung ke sini untuk mengoordinir, membantu," kata Arifin.
Dia memastikan sejumlah papan bertuliskan kawasan zona merah telah terpasang sebagai penanda agar tidak ada yang mendekat ke lokasi isolasi mandiri.
Arifin menjelaskan penanda itu untuk meminimalkan potensi kontak antara pasien di lokasi isolasi mandiri (Tower 1-5 Rusun Nagrak) dengan penghuni non-isolasi mandiri (Tower 11-14 Rusun Nagrak) agar terhindar dari potensi penularan Covid-19.
Dia menambahkan lokasi Tower 1-5 juga jauh dari Tower 11-14. Untuk memastikan keamanan, sejumlah petugas gabungan juga dikerahkan untuk mengawasi pasien isolasi mandiri agar tidak melintas ke kawasan berpenghuni.
"Jadi pasien dilarang melintas ke kawasan penghuni," kata Arifin.
"Kita sama-sama bekerja, semua sekarang ini bekerja sama lah. Enggak usah melihat dari mana, dari mana, dari mana ya, yang penting kita bekerja sama, sama-sama bekerja mengatasi ini. Gotong royong lah," kata Arifin.
Diketahui, konfirmasi jumlah pasien positif Covid-19 harian Jakarta kembali memecahkan rekor baru dengan penambahan mencapai 5.582 kasus pada Minggu (20/6).
Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, dengan penambahan itu maka total kasus positif Covid-19 di Jakarta menjadi 474.029 kasus, meningkat dari jumlah sebelumnya sebanyak 468.447 kasus.
Penambahan 5.582 kasus ini merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada sehari sebelumnya yakni pada Sabtu (19/6). Rinciannya berasal dari tes pada 19.572 spesimen, dengan hasil 5.582 positif dan 11.054 negatif.
Penambahan kasus positif harian sebanyak 5.582 ini jauh tinggi dibanding penambahan kasus pada Jumat (18/6) 4.737 kasus, Kamis (17/6) 4.144 kasus, Rabu (16/6) 2.376 kasus, Selasa (15/6) 1.502 kasus, Senin (14/6) 2.722 kasus dan Minggu (13/6) 2.769 kasus.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyiapkan Rusun Nagrak untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Rusun tersebut terletak di Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara.
"Kita sudah siapkan Rusun Nagrak untuk bisa digunakan," kata Anies, Senin (14/6).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut Rusun Nagrak memiliki lebih dari 2.500 tempat tidur. Tempat tidur itu bisa menampung pasien Covid-19 jika Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat penuh.
"Di sana ada lebih dari 2.500 tempat tidur yang bisa dipakai. Saat ini kita masih menggunakan fasilitas di Wisma Atlet," ujar dia.
Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah menyerahkan bantuan berupa 500 unit velbed untuk fasilitas isolasi di Rusun Nagrak. Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito saat meninjau Rusun Nagrak pada Minggu (13/6).
"Kami terus memeriksa dan memantau kesiapan setiap tempat isolasi para pasien Covid-19 guna mengantisipasi lonjakan kasus, khususnya jumlah pasien terkonfirmasi positif, pada kelompok orang tanpa gejala atau OTG yang semakin meningkat," kata Ganip. (mdk/gil)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya