Petugas dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menampilkan barang bukti saat menggelar konferensi pers terkait kasus peredaran narkotika yang melibatkan jaringan internasional dari Malaysia. Kegiatan ini berlangsung di halaman Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Rabu (6/11/2024). Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto (kanan) dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay turut menghadiri konferensi pers terkait kasus peredaran narkotika yang melibatkan jaringan internasional dari Malaysia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (6/11/2024). Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia
Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar kasus peredaran narkoba jaringan internasional yang beroperasi di Malaysia-Riau-Jakarta. Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia
Advertisement
Dari pengungkapan kasus tersebut, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil menyita sejumlah barang bukti narkoba, seperti 117 kg sabi-sabu dan 90.000 butir pil ekstasi. Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia
Ditresnarkoba Polda Metro Jaya juga melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa mata uang asing. Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia
Sejumlah orang yang diduga terlibat sebagai kurir narkoba telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia
Advertisement
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba adalah bagian dari komitmen Polri untuk merealisasikan program 'Asta Cita' yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam pernyataannya, Karyoto menyatakan bahwa tindakan tegas terhadap peredaran narkoba menjadi prioritas utama demi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi masyarakat. Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia
Irjen Pol Karyoto, yang menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, menekankan pentingnya penanganan masalah narkoba secara menyeluruh, yaitu dari hulu hingga hilir. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak hanya perlu dilakukan pada titik distribusi, tetapi juga harus mencakup semua aspek yang berkontribusi terhadap peredaran narkoba di masyarakat. Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia