Jelang KTT ASEAN di Jakarta, Satpol PP Tertibkan Manusia Silver hingga Badut

Kepala Dishub DKI mengatakan, penertiban ini sebagai bagian dari tugas dan wewenang Satpol PP untuk menjaga ketertiban dan keamanan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Jelang KTT ASEAN di Jakarta, Satpol PP Tertibkan Manusia Silver hingga Badut
Manusia silver rentan terkena penyakit. ©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP DKI Jakarta bakal menertibkan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) menjelang KTT ASEAN yang akan digelar pada 5-7 September mendatang di Jakarta.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyatakan PPKS seperti badut, manusia silver bakal ditertibkan agar tak mengganggu lalu lintas saat delegasi negara KTT ASEAN tiba di Jakarta.

"Jadi kalau misalnya ada di setiap simpang manusia silver, ada badut di jalanan yang mungkin bisa mengganggu lalu lintas, termasuk juga mengganggu keselamatan dia sendiri. Itulah peran kita di sana, tugas kami menertibkan," kata Arifin di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Kamis (25/5).

Arifin menjelaskan, penertiban ini sebagai bagian dari tugas dan wewenang Satpol PP DKI Jakarta untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Penertiban PPKS, kata Arifin, bakal difokuskan pada jalan-jalan protokol di Ibu Kota.

"Ya kalau Pol PP perannya dari sisa ketenteraman ketertiban umumnya. Ketertiban umum kan luas, misalnya berkaitan dgn bagaimana jalur bisa tertib dan lancar, tidak ada pelanggaran dari sisi PPKS-nya," terang Arifin.

Sebagai informasi, KTT ASEAN yang akan digelar di Jakarta pada September 2023 mendatang tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah membentuk panitia untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggaraan KTT ASEAN.

Pemerintah daerah (pemda), nantinya bertugas mengurusi infrastruktur yang akan dilalui gelaran KTT Asean, termasuk kemeriahan perhelatan saat konferensi dilakukan.

Reporter: Winda Nelfira

Sumber: Liputan6.com.

Rekomendasi