Pemprov DKI berencana merevitalisasi lagi kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Afan Adriyansyah Idris mengatakan, kawasan Monas akan dilakukan penghijauan secara bertahap.
"Kita dapat dari penambahan di silang-silang Monas. Empat silang itu nanti akan kita akan lebarkan untuk media hijaunya," katanya pada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/4).
Setelah empat silang tersebut, kawasan parkir IRTI menjadi lokasi penghijauan selanjutnya.
"Kemudian dilihat juga kan di sana ada parkir IRTI, kemudian ada Lenggang Jakarta ini nanti semua juga akan kita masukan ke dalam area penambahan lajur hijau. Tapi jangan khawatir untuk semua fasilitas itu sudah kita siapkan untuk mitigasinya,” ujarnya.
Advertisement
Tak hanya melakukan penghijauan, Afan menerangkan, pihaknya akan membangun amphitheater agar pengunjung bisa menikmati kawasan Monas melalui video yang sedang disiapkan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.
"Area tengah itu kita siapkan ampitheater jadi kaya terasering berundak-undak tapi ini bahaya, kita tetap kasih yang natural, yakni rumput. Jadi orang bisa duduk di rumput, memandang Monas, lalu nanti ada video mapping," ungkapnya.
Selain itu, dia menjelaskan akan ada lahan UMKM yang disediakan di sisi timur Monas Dengan revitalisasi ini, harapannya Monas akan menjadi tempat berkumpul bagi masyarakat yang penat dengan situasi ibu kota.
"Kalau untuk parkir itu ke Gambir termasuk UMKM akan kita siapkan di sisi timur daripada Monas. Jadi kembali lagi spiritnya itu kita akan menata hijau," tambahnya.
Advertisement
Adapun penataan ini akan dimulai pada April 2023 setelah berkoordinasi dengan Kementerian Sekretariat Negara. Kemudian, program ini akan menggunakan APBD dan APBN.
"Kita selesai (penataan) maksimal pertengahan tahun depan startnya di bulan 7 dan 8. Itu tahap satu ya. Untuk anggaran kita kolaborasi ada dari APBD ada APBN. Ada dari penyelesaian sanksi kewajiban dan lain-lain," tutup Afan.