Ketua Organizing Committee (OC) Formula E Jakarta 2023 Ananda Mikola menjelaskan, wacana pagelaran ajang balap mobil listrik Formula E tahun depan di Jalan Sudirman dan Merdeka Selatan merupakan obrolan santai antara pihaknya dengan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Adapun keduanya bertemu pada Selasa (14/3) lalu.
“Kalau itu kan masih wacana yang spontan, hanya obrolan. Istilahnya obrolan santai lah. Bukan wacana, itu obrolan dari waktu ketemu Pak Gubernur dan Pak Bamsoet. Itu bukan sesuatu yang akan diinikan (direalisasikan),” kata Ananda ketika dihubungi merdeka.com, Senin (20/3).
Ananda juga memastikan bahwa Formula E 2024 tetap diadakan di Ancol. Sebab, pembuatan sirkuit di jalan protokol perlu ada proses yang panjang dan pertimbangan yang panjang.
“2024 tetap di Ancol. Saya rasa 2024 masih di Ancol karena kan sirkuit Ancol itu sirkuit yang lumayan cukup baik. Kita kan kalau mau membangun event mesti pikirin juga ya kan positif negatifnya apa kalau dipindah. Sirkuit itu bukan kayak bikin lego ya kan harus ada prosesnya,” ujar Ananda.
Tak hanya itu, ia mengatakan bahwa pembuatan sirkuit pun membutuhkan dana yang mumpuni. Ditambah pula, jalan protokol tahun ini akan diaspal untuk menyambut Keketuaan ASEAN pada September mendatang.
“Bikin sirkuit kan ada cost-nya (biaya). Cost-nya gimana? Ya kan kan enggak bisa ‘Oke bikin di tengah jalan, bikin di tengah kota’. Kan ada cost-nya mesti dipikirin. Memang jalan protokol untuk tahun ini akan diaspal menyambut KTT ASEAN. Jadi kIta diskusi saja bukan hal yang harus pindah gitu,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia meminta seluruh pihak untuk mendukung Formula E 2023. Sebab, menurut Ananda, pertunjukan ini berguna untuk memamerkan pesona Indonesia.
“Event ini ya kan siapapun ini harus didukung karena ini adalah muka Indonesia. Intinya sirkuit 2023, 2024 masih di Ancol,” kata Ananda.
Advertisement
Sebelumnya, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) membuka peluang ajang balap Formula E 2024 diadakan di Sudirman, Jakarta Pusat dengan konsep street circuit dalam kota. Bahkan, ide tersebut sudah ia sampaikan kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
"Pada 2024 kemungkinan besar tadi kita sudah bicara dengan (Chief Championship Officer Formula E) Alberto Longo dan gubernur kita tidak lagi di sirkuit Ancol tetapi kita street circuit dalam kota. Nah ini lebih menarik," kata Bamsoet kepada awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/3).
Bamsoet menambahkan, hal ini masih dalam proses negosiasi. Sebab, masih ada kontrak penyelenggaraan Formula E sampai 2024.
"Nanti kalau negosiasinya juga oke, kita akan kontrak sampai tahun 2030. Tapi itu nanti kita bicarakan. Sekarang sampai 2024 yang sudah ada kontrak," tambah Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Olahraga Mobil IMI Ananda Mikola mengungkapkan, wilayah yang berpotensi menjadi street circuit adalah Sudirman.
"Yang potensial Sudirman. Yang 2024 masih dibicarakan tapi mungkin depan sini, depan Balai Kota," kata Ananda.